Deden Maulana Ibrahim
Universitas Bung Hatta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mandi Balimau Sebagai Tradisi Masyarakat di Minangkabau Sulis Anggraini Lopa; Darwianis Darwianis; Etereda Beyete; Deden Maulana Ibrahim
Jurnal Ilmiah Langue and Parole Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Langue and Parole
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36057/jilp.v7i1.611

Abstract

Balimau adalah tradisi turun temurun yang diwariskan nenek moyang Minangkabau dan biasanya dilakukan masyarakat di air sungai yang mengalir dan sekarang banyak dilakukan di tempat-tempat pemandian umum. Tradisi mandi Balimau yang dipercaya sejak dulu sampai sekarang masih banyak melakukan mandi Balimau menggunakan jeruk di sungai dan tempat pemandian untuk tujuan membersihkan diri menjelang bulan suci Ramadhan. Dulu, masyarakat Minangkabau, Sumatera Barat ada tradisi Balimau, mandi di sungai menggunakan Jeruk membersihan diri menjelang Ramadhan. Karena ketika itu belum ada sabun untuk mandi. Di Riau dan Lampung juga ada tradisi mandi Taubat menjelang memasuki bulan suci Ramadhan. Tradisi Balimau semata-mata untuk membersihkan diri, sebelum memasuki bulan Puasa. Namun kini, akibat perkembangan zaman, momen Balimau dijadikan untuk pergi main-main ke tempat wisata serta mandi mandi bertentangan dengan adat dan agama Islam. Dulu membaca atau berniat mandi Balimau dan meluruskan hati, semata-mata untuk membersihkan diri dan mensucikan jiwa memasuki bulan Puasa.