Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Perubahan Tarif Pajak Pertambahan Nilai Terhadap Perilaku Konsumtif Generasi Z Wida Arindya Sari; Murti Puspita Rukmi; Haryati Haryati; Fiorintari Fiorintari
MEASUREMENT : Jurnal Program Studi Akuntansi Vol 18, No 1 (2024): MEASUREMENT : JURNAL AKUNTANSI JUNI 2024
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/mja.v18i1.5795

Abstract

Penerapan tarif PPN dari 10 persen menjadi 11 persen membuat masyarakat harus bersikap bijak dalam mengelola keuangan, masyarakat seharusnya dapat semakin selektif terkait barang atau jasa apa saja yang akan dibeli. Penerapan tarif PPN menjadi 11 persen atas barang dan jasa kena pajak tentunya dapat menurunkan perilaku konsumtif masyarakat terutama kalangan Generasi Z, maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dampak perubahan tarif PPN terhadap perilaku konsumtif Generasi Z yang dimoderasi oleh pemahaman terhadap Perpajakan. Bentuk penelitian yang digunakan yaitu metode survei eksplanasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh mahasiswa Akuntansi, Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Pontianak. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria tertentu. Data dalam penelitian ini diperoleh dari jawaban responden dan sumber-sumber lain. Teknik analisis data menggunakan aplikasi SmartPLS 3.0 dengan pendekatan Structural Equation Modelling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Berdasarkan analisis SEM-PLS, penerapan PPN 11% tidak berpengaruh terhadap perilaku konsumtif generasi Z, Literasi Perpajakan berpengaruh terhadap perilaku konsumtif generasi Z, serta Literasi Perpajakan berpengaruh terhadap hubungan antara penerapan PPN 11% dan perilaku konsumtif pada Generasi Z Dapat disimpulkan bahwa penerapan PPN 11% tidak berdampak pada perilaku konsumtif Generasi Z hal ini dapat dikarenakan kenaikan PPN 11% yang diterapkan oleh Kementerian Keuangan hanya dikenakan pada beberapa jenis barang dan jasa tertentu yang tidak secara rutin dikonsumsi oleh Generasi Z, sehingga tidak dapat memengaruhi perilaku konsumtif Generasi Z.
Penyusunan Standar Operasional Prosedur Resiko Bisnis Bentuk Implementasi Peraturan Daerah Kalimantan Barat Nomor 3 Tahun 2023 pada Perusahaan Umum Daerah Aneka Usaha Provinsi Kalimantan Barat Rizky Adithya; Linda Suherma; Kartawati Mardiah; Yani Riyani; Susan Andriana; Baidhillah Riyadhi; Agus Widodo; Endang Kusmana; Haryati Haryati
JURPIKAT Vol 6 No 2 (2025): Vol. 6 No. 2
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i2.2131

Abstract

Perumda Aneka Usaha Provinsi Kalimantan Barat merupakan BUMD milik Provinsi Kalimantan Barat yang menjalankan kegiatan usaha pada bidang penjualan lumbung pangan, penyediaan barang dan jasa dan jasa lainnya. Namun belum terdapat pedoman pengukuran kinerja dan standar operasional untuk menjalankan usaha tersebut. Hal ini dikarenakan banyak aset tetap milik perumda yang disewakan kepada masyarakat sehingga bertentangan dengan Perda Kalbar Nomor 3 Tahun 2023 dan menjadi temuan dalam audit kinerja yang dilakukan oleh BPKP. Tujuan dilaksanakan PKM ini : 1). Meningkatkan peran manajemen Perumda Aneka Usaha Provinsi Kalimantan Barat dalam melakukan penyusunan pedoman audit kinerja; 2). Penyusunan SOP resiko bisnis diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan mencegah terjadinya resiko yang dihadapi oleh Perumda Aneka Usaha Provinsi Kalimantan Barat serta sebagai tindak lanjut yang belum dilaksanakan. Pelaksanaan PPM ini dilakukan dengan berkoordinasi unit terkait. Hasil dari kegiatan PPM ini yakni tersusunnya pedoman audit kinerja dan SOP pengukuran kinerja.