This Author published in this journals
All Journal Jawahir Al-Ahadis
Nurun Najwah
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Caption Hadis pada Tadarus Online Tanpa Suara: Studi Kasus Akun "Sahabat FAQEH" Qhoirin Anisa; Nurun Najwah; Maghfiroh
Jawahir Al-Ahadis Vol. 2 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/jawahir.v2i1.10500

Abstract

Bulan Ramadhan merupakan periode meningkatnya intensitas interaksi umat Islam dengan al-Qu’an, termasuk melalui kegiatan tadarus yang kini turut bertransformasi ke ruang digital. Salah satu bentuknya adalah program tadarus online tanpa suara yang diselenggarakan oleh akun “Sahabat FAQEH” Bagi penyandang tunarungi dan tunawicara. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran penggunaan caption hadis pada unggahan promosi kegiatan tersebut serta makna yang dibangun melalui penggunaannya. Kebaruan penelitian ini terletak pada kajian mengenai penggunaan hadis sebagai caption  dalam program tadarus digital yang berorientasi pada komunitas penyandang disabilitas, suatu aspek yang masih jarang dibahas dalam studi hadis dan media digital. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis isi terhadap unggahan kegiatan tadarus online tanpa suara pada akun Tiktok “Sahabat FAQEH” periode 2024-2025. Data penelitian berupa caption hadis, poster kegiatan, dokumentasi program, serta literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis dalam caption berfungsi sebagai penguat pesan religius, legitimasi keagamaan, sekaligus pendukung narasi inklusivitas dalam aktivitas tadarus digital bagi penyandang disabilitas. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan hadis di media digital tidak hanya berfungsi sebagai media dakwah, tetapi juga sebagai sarana representasi partisipasi keagamaan kelompok difabel dalam ruang digital yang iklusif