Bulan Ramadhan merupakan periode meningkatnya intensitas interaksi umat Islam dengan al-Qu’an, termasuk melalui kegiatan tadarus yang kini turut bertransformasi ke ruang digital. Salah satu bentuknya adalah program tadarus online tanpa suara yang diselenggarakan oleh akun “Sahabat FAQEH” Bagi penyandang tunarungi dan tunawicara. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran penggunaan caption hadis pada unggahan promosi kegiatan tersebut serta makna yang dibangun melalui penggunaannya. Kebaruan penelitian ini terletak pada kajian mengenai penggunaan hadis sebagai caption dalam program tadarus digital yang berorientasi pada komunitas penyandang disabilitas, suatu aspek yang masih jarang dibahas dalam studi hadis dan media digital. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis isi terhadap unggahan kegiatan tadarus online tanpa suara pada akun Tiktok “Sahabat FAQEH” periode 2024-2025. Data penelitian berupa caption hadis, poster kegiatan, dokumentasi program, serta literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis dalam caption berfungsi sebagai penguat pesan religius, legitimasi keagamaan, sekaligus pendukung narasi inklusivitas dalam aktivitas tadarus digital bagi penyandang disabilitas. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan hadis di media digital tidak hanya berfungsi sebagai media dakwah, tetapi juga sebagai sarana representasi partisipasi keagamaan kelompok difabel dalam ruang digital yang iklusif
Copyrights © 2026