Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Designing Local Wisdom-Oriented IPAS Learning Worksheets to Enhance Learning Relevance in Tanah Bumbu Elementary Schools Yudha Adrian; Arina Wulandari; Dodiet Enggar Wibowo; Mutia Ulvah
Proceeding International Conference on Digital Education and Social Science Vol. 3 No. 1 (2025): Proceeding International Conference on Digital Education and Social Science 202
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah (APPI) PT PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/icdess.v3i1.146

Abstract

Potential-based education and local wisdom are important approaches to improving the quality of contextual and meaningful learning. In the context of IPAS learning in elementary schools, the use of Student Worksheets (LKS) that are relevant to the surrounding environment is still very limited. Many of the LKS used do not showcase local potential, so students are unable to connect the subject matter with their real lives. Therefore, the development of IPAS SWLs with a perspective of the potential and local wisdom of Tanah Bumbu Regency is a strategic effort to strengthen students' understanding of concepts, character, and love for their own region by testing the validity and practicality. This type of research is development research using the 4D development model (Define, Design, Develop, Disseminate). The define stage includes analyzing the needs, materials, and characteristics of the students. The design stage involves compiling the initial design of the worksheets based on local potential and wisdom. Validation is carried out by experts in materials, language, media, and practicing teachers, as well as limited trials involving 12 fifth-grade students at SDN Muara Pagatan Ujung. The data obtained were classified into two types: qualitative and quantitative. Qualitative data consisted of criticism and suggestions from experts, while quantitative data were obtained from questionnaires, which were then converted into qualitative form using the Likert and Guttman scales to determine the practicality of the product. The results showed that the IPAS worksheets The results show that the IPAS worksheets, which focus on the potential and local wisdom of Tanah Bumbu Regency, have a validity rate of 81.25% among subject matter experts, 72.91% among language experts, 95.83% among media experts, 97.91% among classroom teachers, and 96% among students. These data indicate that the developed worksheets are suitable for use in IPAS learning because they meet the criteria of validity and practicality for improving students' understanding of environment-based material.
Persepsi Mahasiswa terhadap Implementasi Kegiatan Market Day Berbasis Kearifan Lokal pada Mata Kuliah Prakarya di Sekolah Dasar Muhammad Yasin; Noormaliah Noormaliah; Yudha Adrian
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 1 : INTEGRASI (JANUARI-JUNI 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i01.354

Abstract

Pendidikan tinggi memiliki tantangan untuk mencetak lulusan calon pendidik Sekolah Dasar yang tidak hanya unggul secara akademis, melainkan juga memiliki keterampilan hidup, jiwa kewirausahaan, serta penguatan karakter yang berbasis pada kebudayaan bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mendeskripsikan secara objektif persepsi mahasiswa terhadap internalisasi aspek kewirausahaan serta efektivitas penerapan aspek kearifan lokal Kalimantan Selatan dalam kegiatan Market Day pada mata kuliah Pendidikan Prakarya dan Keterampilan di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini berlokasi di Program Studi PGSD Universitas PGRI Kalimantan dengan populasi sekaligus sampel penelitian sebanyak 41 mahasiswa aktif (Kelas 01 dan Kelas 02) yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner daring (Google Form) dengan Skala Pengukuran Likert 5 poin serta teknik dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan statistik deskriptif yang meliputi tabulasi skor, analisis persentase, dan kategorisasi interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan tiga simpulan utama: (1) Persepsi mahasiswa terhadap aspek kewirausahaan menunjukkan hasil sangat positif, di mana kegiatan Market Day dinilai efektif sebagai instrumen internalisasi karakter wirausaha (growth mindset), kemandirian, tanggung jawab, dan pembentukan aspek kejujuran yang mencatatkan angka tertinggi sebesar 63,4% pada kategori Sangat Setuju. (2) Persepsi mahasiswa terhadap integrasi nilai kearifan lokal Kalimantan Selatan berada pada kualifikasi sangat baik (63,4% Sangat Setuju), karena pengemasan identitas budaya Banjar pada komoditas kuliner dan kriya mampu memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus memicu rasa bangga kultural. (3) Kegiatan Market Day memiliki tingkat relevansi kependidikan yang sangat tinggi, di mana 61% mahasiswa menyatakan sangat setuju bahwa pengalaman praktis ini menjadi bekal konkret keterampilan psikomotorik dan manajerial untuk diaplikasikan kembali sebagai model pembelajaran berbasis proyek (PjBL) saat bertugas menjadi guru kelas di sekolah dasar.