Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Masyarakat dalam Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Pidana Terorisme di Indonesia Yasmirah Mandasari Saragih; Christian Antonio Pardamean Tarigan; Nugraha Manuella S. Meliala; Rachel Agatha Crysti Hutabarat
Ethics and Law Journal: Business and Notary Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : CV. Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/eljbn.64

Abstract

Terrorist crimes have become a significant threat to national security in Indonesia. Facing these challenges, the role of society in the prevention and eradication of terrorist crimes is becoming increasingly important. This article aims to analyze the role of society in combating terrorism from a legal point of view in Indonesia. This analysis concerns the role of society in identifying signs of terrorism, providing relevant information to the authorities and raising awareness of the dangers of terrorism in society. In addition, the article also emphasizes the role of social institutions, non-governmental organizations and cooperation between government and society in building effective strategies to prevent and combat terrorism. With reference to relevant legal documents and existing policies, this article emphasizes the importance of active public participation to address the threat of terrorism. The results of the analysis confirmed that cooperation between the government and the public, as well as increased awareness of the role of individuals in reporting potential threats, are key factors in reducing the risk of terrorist crimes in Indonesia. In conclusion, the role of society in preventing and controlling terrorist crimes in Indonesia cannot be ignored. Special efforts are needed to increase community participation in order to create a safer environment from the threat of terrorism. Abstrak Kejahatan teroris telah menjadi ancaman signifikan terhadap keamanan nasional di Indonesia. Menghadapi tantangan tersebut, peran masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan kejahatan teroris menjadi semakin penting. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran masyarakat dalam pemberantasan terorisme dari sudut pandang hukum di Indonesia. Analisis ini menyangkut peran masyarakat dalam mengidentifikasi tanda-tanda terorisme, memberikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang dan meningkatkan kesadaran akan bahaya terorisme di masyarakat. Selain itu, artikel ini juga menekankan peran lembaga sosial, organisasi non-pemerintah dan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun strategi yang efektif untuk mencegah dan memerangi terorisme. Dengan mengacu pada dokumen hukum terkait dan kebijakan yang ada, pasal ini menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat untuk mengatasi ancaman terorisme. Hasil analisis menegaskan bahwa kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, serta peningkatan kesadaran akan peran individu dalam melaporkan potensi ancaman, merupakan faktor kunci dalam mengurangi risiko terjadinya kejahatan teroris di Indonesia. Kesimpulannya, peran masyarakat dalam mencegah dan mengendalikan kejahatan teroris di Indonesia tidak bisa diabaikan. Diperlukan upaya khusus untuk meningkatkan partisipasi masyarakat guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dari ancaman terorisme.   Kata kunci: Tindak Pidana Terorisme, Peran Masyarakat, Pencegahan, Penanggulangan
Restorative Justice Sebagai Bentuk Hukum Progresif Dalam Peraturan Perundang Undangan Indonesia Tidak Untuk Menggantikan Keadilan Retributif Syaiful Asmi Hasibuan; Christian Antonio Pardamean Tarigan; Nugraha Manuella S. Meliala; Rachel Agatha Christi Hutabarat
Indonesian Journal of Law Vol. 1 No. 1 (2024): INLAW - JANUARI 2024
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keadilan restoratif berarti melibatkan semua pihak terkait dalam proses tersebut, memperhatikan kebutuhan korban, mengakui kekerasan dan kerugian, memungkinkan pihak-pihak terkait untuk kembali ke masyarakat, dan mendorong pelaku untuk bertanggung jawab. Restorative Justice adalah jenis hukum progresif yang diterapkan di Indonesia dan bertujuan untuk melengkapi, bukan menggantikan, prinsip keadilan retributif yang telah lama menjadi dasar sistem hukum. Restorative Justice menawarkan pendekatan yang fokus pada pemulihan kerugian, rekonsiliasi, dan keterlibatan aktif pelaku, korban, dan masyarakat dalam penyelesaian konflik kriminal. Sambil mempertahankan keadilan retributif sebagai landasan hukum yang kuat, implementasi Restorative Justice di Indonesia menghadapi tantangan untuk menggabungkan konsep-konsep yang sejalan dengan prinsip-prinsip hukum yang telah ada. Penelitian ini melihat bagaimana Restorative Justice dapat diterapkan dalam kerangka hukum yang ada dan bagaimana masyarakat dan lembaga hukum siap menerima ide ini. Studi ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam tentang kemungkinan, hambatan, dan cara untuk memasukkan Restorative Justice sebagai bagian dari hukum progresif di Indonesia tanpa merusak aspek penting keadilan retributif yang telah ada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menganalisis literatur yang relevan.