Saldan Manufa
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemikiran Muhammed Arkoun tentang Al-Qur’an : Rekonstruksi Pemikiran Islam Abad 21 Saldan Manufa
Al-Tadabbur Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/altadabbur.v9i2.1177

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah membahas gagasan-gagasan Muhammed Arkoun dalam merekonstruksi pemikiran islam dalam Al-Qur’an di abad 21. Secara metodologi, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode library research. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukan dalam perkembangan islam, tradisi kemushafan atau skriptual masih menjadi sebuah pegangan yang kuat dilakukan oleh intelektual islam klasik dengan menekankan pada doktrin tafsiran yang statis, tanpa melihat sebuah perkembangan dunia yang telah berubah. Ketika dalam menafsirkan al-qur’an, Arkoun menggunakan pendekatan kritis ilmu-ilmu sosial (dekonstruksi, hermeneutika dan pascastrukturalis). Dengan demikian perlunya sebuah pemahaman tradisi islam yang terbuka, pintu gerbang ijtihad belum terkunci sehingga pemaknaan terhadap penafsiran al-quran terus berkembang mengikuti zaman  Dapat disimpulkan dalam penelitian ini kekakuan dalam menafsirkan teks al-qur’an membuat Arkoun untuk menemukan makna yang tersembunya dibalik teks al-qur’an yang dikodifikasi. Dengan demikian, untuk menganalisis teks-teks al-qur’an, ia menggunakan metode sosial seperti  historis-antropologi, lingustik-semiotik, dan Teologi-religius. Agar al-qur’an dapat disesuikan dengan tantangan dan  perkembangan dunia abad 21.