Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mindfulness untuk Mengatasi Kecemasan Ibu-ibu Penyintas Bencana Gempa Cianjur Sri Mulyani Nasution; Astri Dwi Andriani; Erry Indriani; Esiyannera; Mukti Utama; Rizky Purnomo Adji Churnawan
KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ka.v6i1.6709

Abstract

The earthquake disaster that devastated Cianjur on November 21, 2022, has left various problems for the people affected by the earthquake. Not only material losses, but psychological problems also arise and are felt by survivors who face difficult situations as a result of the disaster. As a form of community service, the Faculty of Psychology at Jayabaya University Jakarta in collaboration with Putra Indonesia Cianjur University (UNPI) participates in providing psychosocial assistance for disaster survivors. Through field observations which were followed up by measuring stress levels, the results showed that it was necessary to provide training to the community with a community approach in the form of Mindfulness training. The training has been given in 8 locations with different participants from 21 December 2022 to 4 January 2023.
Pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) terhadap Kesejahteraan Psikologis Generasi Z dengan Dukungan Sosial sebagai Moderator Mukti Utama
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3833

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah mengubah pola komunikasi, interaksi sosial, serta pembentukan identitas Generasi Z yang lahir dan tumbuh dalam era digital. Media sosial tidak hanya digunakan sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai ruang untuk memperoleh informasi, membangun relasi, serta mencari pengakuan sosial. Namun, keterikatan berlebihan pada media sosial menjadikan Generasi Z lebih rentan mengalami Fear of Missing Out (FoMO), yaitu perasaan cemas atau skhawatir karena takut tertinggal dari pengalaman, aktivitas, maupun informasi yang dimiliki orang lain. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa FoMO berkontribusi pada peningkatan stres, kecemasan, depresi, rendahnya harga diri, serta penurunan dimensi psychological well-being seperti penerimaan diri, otonomi, tujuan hidup, dan pertumbuhan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fenomena FoMO pada mahasiswa Generasi Z, dampaknya terhadap kesejahteraan psikologis, serta menguji peran dukungan sosial sebagai moderator. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan melibatkan 45 mahasiswa Universitas X yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, Focus Group Discussion (FGD), dan observasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dari keluarga, teman sebaya, dan komunitas kampus terbukti efektif memperlemah pengaruh negatif FoMO terhadap kesejahteraan psikologis. Temuan ini menegaskan bahwa dukungan sosial merupakan faktor protektif yang esensial, sekaligus memberikan implikasi praktis bagi pengembangan strategi intervensi kesehatan mental Generasi Z di era digital.