Penelitian ini berfokus pada pengaruh pengawasan terhadap kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Serang. Tujuan dilakukannya penelitian ini, yaitu guna mengetahui apakah pengawasan berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Badan Pengawasan Pembangunan Daerah Kota Serang serta seberapa besar pengaruhnya. Permasalahan pada penelitian ini, yaitu lemahnya pengawasan pimpinan mengenai perilaku pegawai, lemahnya sanksi yang diberikan kepada pegawai yang melanggar kedisiplinan, juga tidak berjalan dengan baiknya sistem absensi pegawai, dan menurunnya realisasi kinerja dalam perencanaan pembangunan daerah. Teori yang digunakan adalah teori pengawasan dari Robbins dan Coulter (2016:163). Selain itu juga digunakan teori Kinerja Pegawai dari Bernaddin, Russel dalam Priansa (2017:55). Metode yang digunakan peneliti adalah metode deskriptif asosiatif dengan pendekatan kuantitatif, dimana sampel yang digunakan adalah sampel jenuh dengan total 31 responden. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai Negeri Sipil yang bekerja di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Serang. Hasil penelitian melalui bantuan SPSS versi 26 diketahui bahwa nilai dengan hasil uji hipotesis t 16,649 > 1,697 dengan nilai signifikansi yaitu 0,000 (0,000 < 0,05). Berdasarkan pada kolom r square adalah 0.905 yang berarti 90,5% variabel pengawasan dapat mempengaruhi variabel kinerja pegawai. Diketahui pula bahwa setiap adanya upaya kenaikan satu atau satuan variabel pengawasan, maka akan menyebabkan kenaikan kinerja pegawai sebesar 1,385. Maka, Hasil penelitian diketahui terdapat pengaruh positif yang kuat dan signifikan antara pengawasan dan kinerja Pegawai Negeri Sipil di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Serang.