Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Hedonic Shopping Motives terhadap Impulse Buying Penjualan Online pada Kerukunan Pelajar Mahasiswa Tanah Bumbu Kalimantan Selatan Makassar Muhammad Naufal; Risma Niswaty; Muh Rizal S; Andi Aslinda; Andi Caezar To Tadampali
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 3, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jab.v3i3.65737

Abstract

Penelitian ini tertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh hedonic shopping motivesterhadap impulse buying penjualan online terhadap Kerukunan Pelajar Mahasiswa Tanah Bumbu Kalimantan Selatan Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah melalui observasi, kuesioner dan dokumentasi. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh sebanyak 60 responden Kerukunan Pelajar Mahasiswa Tanah Bumbu Kalimantan Selatan Makassar. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji validitas dan uji reliabilitas untuk menguji kuesioner, analisis deskriptif, uji normalitas, uji regresi linear sederhana untuk menguji hipotesis serta uji korelasi product moment untuk menguji ada tidaknya hubungan yang signifikan dan seberapa besar pengaruh hedonic shopping motives terhadap impulse buying. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Hedonic shopping motives Kerukunan Pelajar Mahasiswa Tanah Bumbu Kalimantan Selatan Makassar berada pada kategori baik ditinjau dari aspek advanture shopping, social shopping, gratification shopping, ideal shopping, dan role shopping. (2) Impulse buying pada Kerukunan Pelajar Mahasiswa Tanah Bumbu Kalimantan Selatan Makassar berada pada kategori baik ditinjau dari aspek spontanitas, kekuatan kompulasi dan intensitas, kegairahan dan stimulus serta ketidakpedulian akan akibat. (3) sebesar 0,711 pengaruh hedonic shopping motives terhadap impulse buying pada Kerukunan Pelajar Mahasiswa Tanah Bumbu Kalimantan Selatan Makassar yang berkorelasi kuat/tinggi.Kata Kunci: Hedonic Motives, Impulse Buying
Development The Discord-Based Learning Media as a Digital Platform for Communication, Collaboration, and Student Interaction Muhammad Alif; Munawwarah Munawwarah; Muhammad Naufal
International Journal of Active Learning Vol. 11 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijal.v11i1.47297

Abstract

This study aimed to develop Discord-based learning media as a digital platform for communication, collaboration, and student interaction in the learning process. The study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The developed product was organized as a structured Discord server containing channels for announcements, discussion, quizzes, assignment submission, and learning materials. The product was evaluated through expert validation and a limited trial involving students of Class XII 2 at SMAN 3 Polewali. Data were collected through questionnaires, supported by observation and interviews, and analyzed using descriptive qualitative and quantitative techniques based on a five-point Likert scale. The results showed that the developed media were considered feasible for learning use. Media expert validation yielded an average score of 4.2 (84%), categorized as good, while material expert validation yielded 4.6 (92%), categorized as very good. Student responses also indicated positive acceptance, with an average score of 4.02 (80.8%), categorized as good. The highest student rating was found in interest in the media, whereas ease of use received the lowest score. These findings imply that Discord has potential as an alternative digital learning medium that can support communication, collaboration, and student interaction, although technical guidance and accessibility support are needed to optimize its implementation in educational settings.