This Author published in this journals
All Journal BroadComm
Dylan Esfandiary
Fakultas Ilmu Komunkasi, Universitas Gunadarma

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS JARINGAN GERAKAN OPINI DIGITAL MENGENAI KEBIJAKAN ELON MUSK DI MEDIA SOSIAL X PADA TAGAR #TWITTERLAYOFFS Ahmad Yazid Lubis; Dylan Esfandiary; Prasetyo Bonifasius S
BroadComm Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/bcomm.v6i1.350

Abstract

Kontroversi PHK massal menjadi fenomena yang banyak diperbincangkan oleh masyarakat di media sosial X yang akhirnya membentuk gerakan opini digital. Masyarakat maya beramai-ramai membicarakan PHK massal tersebut dengan mentautkan tagar #TwitterLayoffs di media sosial X. Fenomena penggunaan tagar #TwitterLayoffs di media sosial X dapat menggambarkan opini publik di masyarakat baik berupa dukungan maupun kritikan. Selain itu, tagar #TwitterLayoffs juga berperan dalam menggerakan opini digital mengenai kebijakan PHK massal di media sosial X. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jaringan komunikasi yang terbentuk, aktor penting, dan level sistem pada tagar #TwitterLayoffs di media sosial X dengan menggunakan metode social network analysis dengan menggunakan Netlytic dan perangkat lunak Gephi. Penelitian ini juga menggunakan konsep digital movements of opinion untuk menjelaskan gerakan opini digital yang terbentuk dari tagar tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @thisiskyler merupakan aktor penting dalam penyebaran informasi jaringan sosial tagar #TwitterLayoffs. Selain menjadi aktor terpopuler karena pusat informasi, akun @thisiskyler juga menjadi aktor terpenting karena besarnya relasi-relasi yang diterima oleh aktor tersebut. Hal ini menunjukkan peran akun @thisiskyler sebagai aktor dalam penggerak opini digital di media sosial X yang cukup penting dalam melakukan counter opini tagar #TwitterLayoffs yang mulanya ditujukan untuk mengkritik kebijakan PHK yang dilakukan Elon Musk di media sosial X.