Dewi Susanti
Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Amuntai

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tren Produksi, Konsumsi dan Kesejahteraan Petani Padi di Provinsi Kalimantan Selatan Dea Edna Adinda; Nurul Wahdah; Dewi Susanti
Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai Vol. 15 No. 2 2025 Edisi Desember 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36589/rs.v15i2.315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren dan peramalan produksi padi serta konsumsi beras, serta mengkaji pengaruh keduanya terhadap kesejahteraan petani padi di Provinsi Kalimantan Selatan. Data yang digunakan merupakan data sekunder deret waktu periode 2015–2024 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik. Metode analisis meliputi analisis tren dan peramalan menggunakan metode kuadrat terkecil serta analisis regresi linier berganda dengan Nilai Tukar Petani (NTP) sebagai indikator kesejahteraan petani. Hasil analisis tren menunjukkan bahwa produksi padi memiliki kecenderungan menurun secara signifikan dengan koefisien tren sebesar –0,176 (p < 0,05), sedangkan konsumsi beras menunjukkan tren menurun namun tidak signifikan dengan koefisien sebesar –0,137 (p > 0,05). Hasil peramalan menunjukkan bahwa produksi padi diproyeksikan mengalami penurunan sepanjang periode proyeksi, sementara konsumsi beras relatif stabil pada kisaran 93,9–93,3 kg/kapita/tahun. Perbandingan antara hasil peramalan dan realisasi produksi padi tahun 2025 yang digunakan sebagai data pembanding out-of-sample menunjukkan adanya perbedaan antara nilai proyeksi dan kondisi aktual, yang mengindikasikan pengaruh faktor eksternal dan intervensi kebijakan jangka pendek yang belum sepenuhnya tertangkap oleh model. Hasil regresi menunjukkan bahwa produksi padi dan konsumsi beras secara simultan berpengaruh signifikan terhadap NTP dengan nilai Fhitung sebesar 8,309 (p < 0,05) dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,704. Secara parsial, kedua variabel berpengaruh negatif dan signifikan terhadap NTP petani padi. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan produksi dan konsumsi beras tidak secara otomatis meningkatkan kesejahteraan petani pada tingkat regional, serta memberikan kontribusi empiris dalam menjelaskan paradoks pembangunan pertanian dan perumusan kebijakan yang lebih berorientasi pada perlindungan pendapatan dan keberlanjutan usaha tani padi.
PROFITABILITAS USAHA SEDOTAN ORGANIK DARI TANAMAN PURUN DI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Mahdalena Mahdalena; Dewi susanti
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51 No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.22274

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam perekonomian Indonesia, termasuk melalui pengembangan produk ramah lingkungan seperti sedotan organik berbahan purun (Echinochloa sp.) yang tumbuh di rawa Kabupaten Hulu Sungai Utara. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keuntungan dan menganalisis rasio profitabilitas usaha sedotan purun pada Kelompok Usaha Kembang Ilung di Desa Banyu Hirang. Menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data primer dan sekunder, penelitian menghitung biaya, penerimaan, pendapatan bersih, serta rasio profitabilitas (NPM, ROA, dan ROE). Hasil menunjukkan kapasitas produksi 6.000 pcs per bulan menghasilkan penerimaan Rp 1.200.000, biaya Rp 920.833, dan laba bersih Rp 279.167, dengan NPM 23,26%, ROA 12,86%, dan ROE 22,33%. Usaha ini layak dijalankan disecara finansial dan berkontribusi pada pengurangan plastik, meski terkendala modal dan teknologi. Dukungan pemerintah dan inovasi diharapkan meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha purun.