This Author published in this journals
All Journal Ulil Albab
Shofiyullah Muzammil
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Spiritual Turn al-Ghazālī: Tasawuf sebagai Solusi atas Krisis Epistemologi dalam Kitab al-Munqiḏ min al-Ḍalāl Arif Shofiullah; Akmal Dzakwan; Shofiyullah Muzammil
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 10: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i10.18275

Abstract

Krisis epistemologi merupakan salah satu tema penting dalam pemikiran al-Ghazālī yang mendorong transformasi intelektual dan spiritualnya sebagaimana tertuang dalam al-Munqiḏ min al-Ḍalāl. Penelitian ini bertujuan menganalisis krisis epistemologi yang dialami al-Ghazālī serta menjelaskan tasawuf sebagai solusi epistemologis yang ditawarkannya. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan epistemologis-filosofis. Data primer berasal dari kitab al-Munqiḏ min al-Ḍalāl karya al-Ghazālī, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, artikel ilmiah, dan penelitian terdahulu yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui identifikasi, klasifikasi, interpretasi filosofis, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Ghazālī mengalami krisis epistemologi setelah meragukan validitas pengetahuan yang bersumber dari indera, akal, ilmu kalam, dan filsafat. Keraguan tersebut membawanya pada pencarian sumber pengetahuan yang mampu menghasilkan keyakinan yang bersifat pasti (yaqīn). Al-Ghazālī kemudian menempatkan tasawuf sebagai jalan epistemologis yang memungkinkan tercapainya pengetahuan melalui pengalaman spiritual, kashf, dan żauq. Temuan ini menunjukkan bahwa tasawuf dalam pemikiran al-Ghazālī tidak hanya berfungsi sebagai praktik spiritual, tetapi juga sebagai sistem pengetahuan yang memberikan fondasi bagi pencapaian kebenaran yang meyakinkan.