Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluation of The Effectiveness of Die Casting Machines Using Overall Equipment Effectiveness (OEE) Eko Tamas Prasetio; Adriyani Oktora
Jurnal Teknologi dan Manajemen Vol. 22 No. 1 (2024): JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN (FEBRUARY)
Publisher : Politeknik STMI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52330/jtm.v22i1.239

Abstract

PT YKK Zipco Indonesia is a manufacturing company that produces zipper components, namely chains and sliders. The manufacture of slider products goes through several departments, namely die casting, assembling, painting and plating. The process of making slider products begins with the die casting department which carries out the production process using 17 machines. The problem that exists in the die casting department is that the level of productivity is quite low, so an analysis of the effectiveness of the die casting machine is needed. The aim of this research is to evaluate the performance of the production process in order to increase the efficiency and effectiveness of the company as a whole. The method used in this research is overall equipment effectiveness (OEE) and six Big Losses. The Overall Equipment Effectiveness (OEE) method is used to measure the effectiveness of production process machine performance in manufacturing companies using the parameters availability, performance and quality. In OEE there are six big losses which are categorized into 3 main categories, namely quality loss, downtime loss and speed loss. Then an analysis was carried out using the Pareto diagram and fishbone diagram to find the root causes of the problems that occurred. The results of this research, namely the results of OEE calculations on the C – 07 Die Casting machine, obtained an average OEE value of 78.6%. Based on the six big losses calculation, breakdown losses occupy the highest value with a percentage of 23.1%, making it the losses that most influence the value of machine effectiveness.
Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Pembuatan Kerajinan di Lingkungan Sekolah Al Fathimiyah Bethriza Hanum; Defi Norita; Hayu Kartika; Adriyani Oktora
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1992

Abstract

Kerajinan adalah suatu bentuk seni yang melibatkan pembuatan barang-barang dengan tangan. Melalui pembuatan kerajinan, anak dapat belajar tentang berbagai bahan, alat, dan teknik, serta bagaimana menggunakannya untuk menciptakan sesuatu yang indah dan bermanfaat. Selain itu, kerajinan juga dapat membantu anak untuk mengembangkan keterampilan motorik halus dan koordinasi mata-tangan(Nasrul Musta et al., 2023). Alasan utama meneliti hal ini adalah untuk memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas hidup anak di seolah Al Fathimiyah. Dengan meningkatkan kreativitas dan keterampilan mereka, maka dapat membantu mereka untuk meraih kesuksesan di masa depan dan menjadi anggota masyarakat yang produktif dan mandiri. Metode yang digunakan untuk pengabdian Masyarakat ini yaitu Metode Pembelajaran Prakarya. Metode pembelajaran prakarya adalah salah satu pendekatan dalam proses pembelajaran yang fokus pada pengembangan keterampilan praktis siswa melalui kegiatan kreatif dan produktif. Metode ini bertujuan untuk mengajarkan siswa untuk berpikir kritis, berinovasi, dan mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam menciptakan produk nyata. Hasilnya adalah dapat memotivasi siswa dengan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, interaktif, dan relevan. Melalui pembuatan produk nyata, siswa dapat melihat hasil konkret dari usaha dan kerja keras mereka. Ini meningkatkan rasa percaya diri dan kepuasan pribadi siswa dalam menciptakan sesuatu yang bernilai. Selain itu, metode ini juga memungkinkan siswa untuk mengungkapkan kreativitas mereka secara bebas dan melibatkan mereka dalam pembelajaran yang sangat terlibat