Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Potential and Contribution of the Monument of Ganggawa Sidenreng Rappang and Government Role in Enhancing Its Economic Potential Nikmatullah Nur; Aisyah Aisyah; Mutiara Indah; Egi Astuti Delia; Alamsyah Agit
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v8i2.395

Abstract

The Monument is known for its historic heritage, each region in Indonesia is considered potential for business opportunities by having a monument or historic building. The tourism departement of Sidenreng Rappang managed lots of tourism object and site, one of them is the monument of Ganggawa. Located in Maritengngae the centre of Sidenreng Rappang, the monument of Ganggawa has become one of the most visited monument. The scenery and the atmosphere are very relaxing despite being in the centre of the region. The monument has become culinary tour area, helping local residents by providing the land to sell food, and snack. The purpose of this paper is to explore the impact of the monument of Ganggawa toward local residents economic state, using qualitative method by using open interview as instrument for data collection, this paper will then use deductive reasoning to view the contribution of the monument toward local resident economic state. The finding of this paper will also reflect the government role in supporting the development of the monument of Ganggawa
Bentuk Negara Menurut Islam: Perspektif Tafsir Al-Qur’an Harkaman Harkaman; Aisyah Aisyah; Lisa Natalia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3249

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perdebatan klasik dan kontemporer mengenai hubungan agama dan negara dalam perspektif Islam, yang sering kali berfokus pada formalisasi bentuk negara tertentu. Tujuannya adalah mengkaji secara mendalam istilah-istilah dalam Al-Qur’an yang berkaitan dengan konsep agama dan negara untuk menemukan orientasi normatif yang ditawarkan teks suci tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis dan metode tafsir maudhû’i, yang menghimpun dan menganalisis seluruh ayat yang memuat istilah dîn, millah, balad, bilâd, baldah, dâr, dan diyâr melalui kajian leksikal dan kontekstual dengan merujuk pada literatur tafsir klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an tidak menetapkan bentuk negara secara eksplisit, melainkan mengedepankan nilai-nilai fundamental seperti keadilan, keamanan, kesejahteraan, dan ketaatan pada hukum Ilahi. Istilah-istilah yang dianalisis merepresentasikan kerangka konseptual yang bersifat fleksibel dan dapat diadaptasi ke berbagai sistem politik, selama prinsip-prinsip inti tersebut dijaga. Pembahasan mengaitkan temuan ini dengan pandangan para pemikir Islam seperti al-Mawardi, al-Ghazali, dan Muhammad Hasan Haikal, serta menempatkannya dalam konteks wacana politik Islam modern yang plural dan dinamis. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa relevansi Al-Qur’an terhadap politik terletak pada peneguhan nilai, bukan pada formalisasi bentuk negara, dengan implikasi pada peluang integrasi nilai-nilai Islam dalam tata kelola pemerintahan yang kontekstual dan inovatif.