Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) adalah salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, PKM merupakan wujud dari keterkaitan ilmu, amal dan transformasi sosial. PKM berfungsi untuk menjembatani perguruan tinggi dan masyarakat dalam menghadapi berbagai problem dan kebutuhan sosial. Perguruan tinggi dituntut menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan juga tempat mengimplementasikan ilmu pengetahuan untuk kepentingan masyarakat luas. Pembelajaran Pancasila di Sekolah Dasar memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik sesuai dengan nilai- nilai dasar bangsa Indonesia. Namun, dalam implementasinya, masih terdapat berbagai tantangan yang dihadapi oleh para guru dalam menyampaikan materi Pancasila secara menarik dan interaktif. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan penggunaan media pembelajaran berbasis digital yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar mengajar. Berdasarkan hasil observasi awal dan wawancara dengan beberapa guru SD, ditemukan bahwa metode konvensional dalam mengajar seperti ceramah dan diskusi sederhana adalah metode yang paling banyak digunakan. Seiring perkembangan jaman dimana teknologi digital menjadi bagian kehidupan sehari-hari maka metode konvensonal sering kali kurang efektif dalam menarik perhatian siswa. Di era digital saat ini, di mana anak-anak lebih akrab dengan teknologi dan media interaktif. Permasalahan ini berdampak pada efektivitas pembelajaran Pancasila yang seharusnya dapat disampaikan dengan cara yang lebih inovatif dan menarik bagi siswa. Tanpa adanya upaya untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pengembangan media pembelajaran digital, pembelajaran Pancasila berpotensi tetap bersifat monoton dan kurang mampu membangun pemahaman mendalam bagi peserta didik.Untuk itu tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kompetensi teknis dan kreativitas guru SD Vianney dalam merancang dan mengembangkan media pembelajaran menjadi game edukasi berbasis digital.