Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN TERAPI BERMAIN MELALUI MEDIA PERMAINAN TRADISIONAL JEPANG UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI MASA PANDEMI COVID-19 Teguh Daniel Bandaso; Dian Sari Unga Waru
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2023): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/kultura.v1i4.430

Abstract

Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak yang signifikan pada pendidikan dan perkembangan anak, khususnya bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas penerapan Terapi Bermain dengan menggunakan Media Permainan Tradisional Jepang dalam meningkatkan kreativitas dan keterampilan sosial anak berkebutuhan khusus selama masa pandemi. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini melibatkan desain eksperimental prapostest-kontrol dengan partisipan yang terdiri dari anak-anak berkebutuhan khusus. Terapi Bermain dilakukan secara luring dengan memanfaatkan media permainan tradisional Jepang sebagai sarana interaktif. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam tingkat kreativitas dan keterampilan sosial anak setelah mengikuti program Terapi Bermain. Pemanfaatan media permainan tradisional Jepang terbukti mampu meningkatkan daya pikir kreatif dan interaksi sosial anak, bahkan di tengah pembatasan fisik yang diterapkan selama pandemi. Temuan ini memberikan kontribusi pada pengembangan strategi pendidikan inklusif yang dapat diadopsi untuk memenuhi kebutuhan anak berkebutuhan khusus, bahkan dalam situasi krisis seperti pandemi COVID-19. Implikasi praktis dan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya juga dibahas dalam artikel ini.
Inovasi Pembelajaran Kreatif dan Inovatif Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Anak Putus Sekolah Daerah Kerung-Kerung, Kota Makassar Melalui Metode Bermain Lamacca Monopoli Dewi Dewi; Eka Lukman; Teguh Daniel Bandaso; Nurul Izzah Nurhidayat; Zaidul Sade; M. Bayu Mario
Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2023): Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/musyawarah.v1i4.1548

Abstract

Kerung-Kerung, sebuah kelurahan di Kecamatan Makassar, Kota Makassar, daerah Biringkanaya, menghadapi tantangan signifikan dalam hal pembangunan manusia, terutama dalam aspek pendidikan. Kondisi ini berdampak pada tingginya angka putus sekolah di kalangan anak usia 6-12 tahun. Komunitas Peduli Anak Jalanan (KPAJ) Kota Makassar telah berupaya memberikan pendidikan informal sebagai solusi, namun kendala dalam pengetahuan dan keterampilan telah menghambat proses belajar anak-anak, mengakibatkan kejenuhan dan kesulitan dalam literasi. Sebagai respons terhadap masalah ini, tim Program Kreativitas Mahasiswa Pembelajaran Masyarakat (PKM PM) telah merancang dan menerapkan program pembelajaran inovatif berbasis permainan, yaitu Lamacca Monopoli. Program ini memanfaatkan mekanisme permainan Monopoli yang telah dimodifikasi dengan penambahan elemen-elemen pembelajaran seperti kartu tantangan, dana umum, dan QR Code untuk pembelajaran mendalam. Selain itu, program ini juga memasukkan cerita dongeng Paupau Rikadong sebagai media pembelajaran moral. Program ini dirancang dalam enam tahapan, mulai dari sosialisasi, implementasi, hingga monitoring dan pendampingan, dengan tujuan utama untuk meningkatkan pemahaman literasi dan membantu anak-anak yang putus sekolah untuk melanjutkan pendidikan mereka. Program ini tidak hanya berfokus pada penyelesaian masalah putus sekolah, tetapi juga berupaya untuk menciptakan keberlanjutan dan kerjasama dengan komunitas lokal dalam mendukung pendidikan anak-anak yang terpinggirkan.