Salwa Tsabitha Saputra
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia 4-6 Tahun dengan APE Busy Board Biji-Bijian melalui Teori Belajar Keterampilan Abad 21 Salwa Tsabitha Saputra; Rr Deni Widjayatri
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v5i1.45052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggunakan teori pembelajaran abad 21 untuk mengetahui keterampilan berpikir kritis pada anak usia dini 4 sampai 6 tahun dengan menggunakan bibit APE Busy Board. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu studi tentang fenomena alam. Metode ini menekankan pada penggambaran nyata tanpa adanya manipulasi dan dilakukan dalam situasi normal. Penelitian ini dilakukan pada anak usia 4,5 dan 6 tahun di JL. 45, Kaujon, Serang Banten dengan menggunakan metode pengambilan data observasi.Aspek yang diukur pada penelitian ini ialah aspek kognitif anak, dimana berpikir kritis merupakan bagian dari kognitif tersebut. Pada penelitian ini anak belajar dan memecahkan masalah melalui cara mendeteksi berat dari biji-bijian yang akan ditimbang pada anak usia 4-5 tahun anak masih membutuhkan bantuan atau pengingat mendeteksi berat dari biji-bijian yang akan ditimbang. Dan untuk anak 6 tahun melakukannya secara mandiri dan konsisten, tanpa perlu contoh atau pengingat untuk mendeteksi berat dari biji-bijian yang akan ditimbang. Pada capaian berpikir kritis anak usia 4 tahun masih membutuhkan demonstrasi atau bimbingan untuk mengkonsepkan arti dari seimbang, lebih berat, dan lebih ringan. Pada usia 5 tahun anak melakukannya secara mandiri dan konsisten, tanpa perlu contoh atau pengingat untuk mengkonsepkan arti dari seimbang, lebih berat, dan lebih ringan. Dan pada usia 6 tahun anak sudah menyelesaikannya secara mandiri.Dan pada capaian berpikir simbolik anak usia 4-6 tahun mampu membandingkan besar atau kecil ukuran biji-bijian yang diambil secara mandiri.
Pengembangan Buku Panduan Balon Twist sebagai Media Stimulasi Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Salwa Tsabitha Saputra; Deri Hendriawan; Pepi Nuroniah
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1637

Abstract

Pemanfaatan balon twist di lembaga PAUD masih hanya sebatas dekorasi dan hiburan karena belum tersedia panduan yang terstruktur dan tervalidasi untuk mendukung stimulasi motorik halus anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku panduan balon twist sebagai media stimulasi motorik halus anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan Design & Development Research (D&D) dengan empat tahapan yaitu Analysis, Design, Development, & Evaluation. Data dikumpulkan menggunakan lembar validasi ahli media, lembar keterbacaan, lembar respon pengguna, dan lembar observasi uji coba terbatas pada tiga orang guru dan delapan belas anak. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan presentase. Hasil penilaian ahli media menunjukkan validitas sebesar 96,87%, uji keterbacaan 94,44%, uji respons pengguna sebesar 85,3%, dan uji kepraktisan pada uji coba terbatas sebesar 83,3%. Temuan ini menunjukan bahwa buku panduan balon twist layak digunakan sebagai media untuk membantu guru menstimulasi motoric halus anak usia 5-6 tahun.