Rinaldi Rinaldi
Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Kota Padang, Sumatera Barat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penanaman Nilai Karakter melalui Kegiatan Muqona (Muhadoroh Qobla Naum) di Pondok Pesantren Khairul Ummah Indrian Saputra; Rinaldi Rinaldi
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 10 No. 1 (2025): January 2025 Edition
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i1.890

Abstract

Karakter adalah nilai dasar yang membangun pribadi seseorang, terbentuk baik karena pengaruh hereditas maupun pengaruh lingkungan, yang membedakannya dengan orang lain, serta diwujudkan dalam sikap dan perilakunya dalam kehidupan sehari-hari. Karakter ini bisa juga di wujudkan dengan kegaiatan muhadharah. Menurut Kamus Bahasa Arab, muhadharah berasal dari kata hadhara yang berarti berbicara atau berucap. Maka, muhadharah dapat diartikan sebagai suatu pembicaraan atau ucapan. Namun, dalam konteks keagamaan Islam, muhadharah memiliki makna yang lebih khusus.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan karakter dalam kegiatan Mukona (Muhadharah Qabla Naum) di Pondok Pesantren Khairul Ummah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dan kualitatif dengan menggunakan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sangat penting untuk mengembangkan sifat-sifat karakter seperti kedisiplinan, rasa percaya diri, kreativitas, dan rasa tanggung jawab dalam kegiatan muqona siswa. Melalui kegiatan Muhadharah Qabla Naum diharapkan para mahasiswa mempunyai rasa percaya diri dan keberanian untuk naik podium. Memberikan nasehat kepada banyak orang dan menumbuhkan sikap disiplin, kreatif dan bertanggung jawab terhadap beban yang dipercayakan kepada kita. Dan Strategi pendidikan karakter yang diterapkan adalah sebagai berikut. 1) Teladan. 2) Belajar. 3) Pemberdayaan dan akulturasi budaya. 4) Penguatan.5) Evaluasi.