Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH BEBAN KERJA STRESS KERJA DAN KONFLIK KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN ( Studi Kasus Pada PDAM Tirta Manuntung Kota Balikpapan ) Murtasiyah Murtasiyah
Jurnal GeoEkonomi Vol. 15 No. 1.2024 (2024): EDISI KHUSUS SEMNAS FEB-UNIBA 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/geoekonomi.v15i1.2024.473

Abstract

ABSTRAK Perusahaan Daerah Air Minum (disingkat PDAM) merupakan salah satu unit usaha milik daerah, yang bergerak dalam penyediaan air minum atau air bersih bagi masyarakat umum. PDAM terdapat di setiap provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia. Salah satu Perusahaan Daerah Air Minum yaitu PDAM Tirta Manutung Balikpapan, perusahaan ini meliputi daerah Balikpapan dengan mencakup daerah yang cukup luas maka akan berdampak pada tuntutan pelayanan yang tinggi dan bisa menimbulkan beban kerja, stres kerja dan konflik antar karyawan dan juga hubungan karyawan dengan atasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besar nya pengaruh beban kerja, stres kerja dan konflik kerja terhadap kinerja karyawan PDAM Tirta Manuntung kota Balikpapan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan langkah-langkah mengumpulkan data melalui observasi, wawancara dan menyebarkan kuesioner penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa beban kerja, stres kerja dan konflik kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Oleh sebab itu Perusahaan perlu memperhatikan aspek-aspek dari beban kerja yang dapat berpengaruh terhadap kinerja karyawan, diharapkan pihak manajemen dapat melakukan evaluasi kembali dalam mengelola stres karyawan dan meninjau kembali mengenai cara pengendalian konflik berupa musyawarah yang berguna untuk meredam atau memberikan solusi kepada pegawai yang berkonflik, meningkatkan kinerja karyawannya. Kata kunci: Beban kerja, Stres Kerja, Konflik Kerja, Kinerja Karyawan
Pembentukan Budaya Safety Melalui Penerapan Safety Talk dan Stop Work Authority Di PT BTUB Murtasiyah Murtasiyah; Abdul Halim
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 1 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i1.14880

Abstract

PT Bukaka Teknik Utama Balikpapan sebagai kontraktor yang bergerak dalam pelayanan dibidang migas mempunyai komitmen untuk membentuk budaya keselamatan kerja (safety) bagi seluruh karyawannya. Salah satu aspek yang diterapkan adalah dengan cara melibatkan karyawan lapangan dalam aspek keselamatan (safety). Program yang dilakukan adalah menerapkan safety talk yang di tentukan selama satu tahun baik itu topik, pembicara dan jadwalnya yang ditetapkan setiap hari senin, kecuali hari libur. Topik-topik yang dipilih sesuai aktifitas di lapangan dan bidang serta kemampuan karyawan masing-masing. Selain itu untuk meningkatkan kepedulian karyawan terhadap safety juga menerapkan program Stop Work Authority (SWA) yaitu pemberian wewenang kepada seluruh karyawan dapat memberhentikan pekerjaan jika melihat rekannya melakukan tindakan atau pekerjaan secara tidak aman. Dari penerapan safety talk dan stop work authority menunjukkan bahwa tingkat kontribusi karyawan dalam acara safety talk semakin meningkat dan tindakan atau perilaku tidak aman sepanjang tahun 2024 semakin menurun, serta kepedulian karyawan untuk menerapkan stop work authority semakin konsisten. Dengan demikian penerapan kedua program tersebut mampu membangun budaya selamat (Safety) seperti yang diharapkan oleh pimpinan perusahaan.