Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEKERASAN SEKSUAL DALAM KELUARGA DAN SANKSINYA DALAM HUKUM PIDANA ISLAM Jumarni Dalle; Samsidar S; Fahri Abdullah; Anna Rahma Syam
Jurnal AL-SYAKHSHIYYAH Jurnal Hukum Keluarga Islam dan Kemanusiaan Vol 8 No 1 (2026): Volume 8, Nomor 1, Juni 2026
Publisher : IAIN BONE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/as-hki.v8i1.11568

Abstract

Sexual violence within the family is a serious crime that often remains hidden because it occurs in a private sphere and involves perpetrators who have close relationships with the victims. This study aims to analyze sexual violence within the family as a jarīmah from the perspective of Islamic criminal law and to examine the relevance of sanctions that can be applied to protect victims and prevent similar offenses. This research employs a library research method with a normative-analytical approach through the examination of fiqh jināyah literature, Islamic criminal law theories, and contemporary studies on family-based sexual violence. The findings reveal that sexual violence within the family should not be viewed merely as a moral issue or private matter but as a criminal act that violates the objectives of Islamic law (maqāṣid al-sharī‘ah), particularly the protection of life, honor, and lineage. Contributing factors include weak religious understanding, violations of privacy and modesty boundaries, exposure to sexually explicit digital content, economic pressures, and permissive social environments. Within Islamic criminal law, ta‘zīr sanctions are considered the most appropriate mechanism due to their flexibility in allowing the state to impose proportional punishments, including harsher penalties for perpetrators who are mahram relatives or hold authority over the victims. Therefore, Islamic criminal law remains relevant in strengthening family protection through education, prevention, and effective law enforcement.
MENGURAI MAKNA HADIS-HADIS NABI MUHAMMAD SAW TERKAIT PERLINDUNGAN TERHADAP PEREMPUAN DARI TINDAK KEKERASAN Samsidar S
AN-NISA Vol. 17 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/an.v17i2.6440

Abstract

Artikel ini mengurai tentang makna hadis-hadis Nabi Muhammad SAW terkait perlindungan terhadap perempuan dari tindak kekerasan, Hadis-hadis Nabi merupakan sumber ajaran Islam kedua setelah al-Qur'an. Sebagai sumber ajaran, hadis-hadis Nabi mengandung berbagai petunjuk dan pedoman bagi umat Islam, termasuk dalam hal perlindungan terhadap perempuan dari tindak kekerasan. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam makna hadis-hadis Nabi yang berkaitan dengan perlindungan terhadap perempuan dari tindak kekerasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur penelusuran hadis-hadis Nabi yang relevan untuk mengungkap makna dan implikasinya dalam konteks perlindungan terhadap perempuan dari tindak kekerasan. Hasil menunjukkan bahwa hadis-hadis Nabi mengandung ajaran yang sangat tegas dan jelas dalam menjaga dan melindungi perempuan dari segala bentuk tindak kekerasan. Hadis-hadis tersebut menekankan pentingnya menghormati, menjaga, dan memperlakukan perempuan dengan baik. Implikasinya, umat Islam wajib menjunjung tinggi harkat dan martabat perempuan, serta menjauhkan diri dari segala bentuk tindak kekerasan terhadap perempuan.