Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS FITOKIMIA EKSTRAK BUAH PURNAJIWA (Kopsia sp.) DAN UJI DAYA HAMBATNYA TERHADAP JAMUR Fusarium oxysporum f. sp. cubense (E.F. Smith) PENYEBAB LAYU FUSARIUM PISANG Putu Eka Pasmidi Ariati; I Ketut Widnyana; I Made Sukerta; I Made Budiasa; I Ketut Suada; Pande Komang Suparyana
Jurnal Agrotek Tropika Vol 12, No 3 (2024): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 12, AGUSTUS 2024
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v12i3.8356

Abstract

Tumbuhan purnajiwa (Kopsia sp.) yakni spesies tumbuh-tumbuhan dari famili Apocinaceae yang memiliki potensi sebagai antijamur alami. Tujuan studi ini yakni menelaah kandungan fitokimia ekstrak buah purnajiwa serta aktivitas antijamur ekstrak etanol buah purnajiwa terhadap F. oxysporum f.sp. cubense. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2022 hingga September 2022. Analisis fitokimia dilaksanakan dengan “kromatografi gas-spektrofotometri massa (GC-MS)”. Studi ini yakni percobaan faktorial tunggal, disusun menurut Rancangan Acak Lengkap (RAL) yangmana terdapat 17 perlakuan yang diantaranya diulangi dalam tiga kali. Perlakuan tersebut adalah ekstrak buah Purnajiwa dengan konsentrasi   0,1; 0,2; 0,3; 0,4; 0,5; 0,6; 0,7; 0,8; 0,9; 1; 2,5; 5; 10; 15; dan 20%; kontrol positif mankozeb 0,5%, dan kontrol negatif yaitu larutan etanol 96%. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak buah Purnajiwa memiliki kandungan berbagai asam lemak, alkaloid, dan bersifat antijamur. Dihasilkan pada pengujian MIC bahwasanya  di konsentrasi 0,8% sudah memiliki efek penghambatan terhadap jamur “F. oxysporum f.sp. cubense”, dan di konsentrasi 20% memberikan aktivitas penghambatan dengan diameter 14,53 mm. Ekstrak buah purnajiwa pada konsentrasi 10% memberikan aktivitas penghambatan yang tergolong kuat dan tak beda nyata dengan konsentrasi 15% dan 20%. Terdapat kecendrungan peningkatan konsentrasi ekstrak buah Purnajiwa menyebabkan meningkatnya penghambatan pada jamur “F. oxysporum f.sp. cubense”.
Hilirisasi Produk Inovasi Pertanian Berbasis Rumput Laut melalui Kolaborasi Akademik dan Industri Ida Bagus Gde Pranatayana; I Gede Putu Wirawan; I Ketut Suada; I Kadek Wisma Yudha; Khamdan Khalimi; Trisna Agung Phabiola
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v6i3.1394

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di PT. Alga Nusa Sejahtera, Nusa Lembongan, Bali, dengan tujuan memperkuat hilirisasi inovasi pertanian berbasis rumput laut melalui kolaborasi antara akademisi, industri, dan lembaga pemerintah. Kegiatan dilakukan secara kualitatif-partisipatif melalui observasi lapangan, penyampaian materi, diskusi, pendampingan teknis, serta visitasi laboratorium bersama Balai Besar POM Denpasar. Kegiatan diikuti oleh 18 peserta, dengan 12 peserta dari pihak mitra sebagai sasaran utama evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dari skor rata-rata pre-test 2,02 menjadi 3,47 pada post-test, atau meningkat sebesar 71,8%. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek pemahaman GMP/CPPOB sebesar 85,7%, yang menunjukkan pentingnya pendampingan lanjutan pada aspek standar produksi dan keamanan pangan. Selain meningkatkan pemahaman mitra, kegiatan ini juga menghasilkan rekomendasi teknis terkait standardisasi bahan baku, pencatatan produksi, sanitasi, pengendalian mutu, dan kesiapan pemenuhan standar produksi pangan olahan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kolaborasi akademik–industri dapat menjadi model hilirisasi inovasi berbasis rumput laut yang mendukung peningkatan kapasitas mitra, mutu produk, dan keamanan pangan.