Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan dan Uji Validitas Awal O-DCM (Online Daftar Cek Masalah) Untuk Siswa SMK Rahmadhania Rizanty; Mohamad Yudha Gutara; Ogy Yan Hesta; Putri Waliyyan Estafetta
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.966

Abstract

Di era digital, permasalahan siswa semakin kompleks, mulai dari identitas diri, kesehatan mental, hingga tekanan sosial yang kini lebih banyak terjadi secara daring. Namun, alat asesmen yang digunakan dalam bimbingan dan konseling masih banyak yang bersifat konvensional dan kurang responsif terhadap perubahan zaman. Penelitian ini mengembangkan dan menguji validitas konstruk awal Daftar Cek Masalah berbasis online (O-DCM), sebuah instrumen asesmen psikologis digital yang lebih adaptif terhadap tantangan siswa saat ini. Menggunakan metode Research and Development (R&D), penelitian ini menguji validitas konstruk melalui uji validitas item, Kaiser-Meyer-Olkin (KMO) dan Bartlett’s Test, serta reliabilitas dengan Cronbach’s Alpha. Hasilnya menunjukkan bahwa O-DCM memiliki validitas dan reliabilitas yang sangat baik, sehingga layak digunakan sebagai alat asesmen yang lebih cepat, akurat, dan relevan dengan kondisi siswa saat ini. Temuan juga mengungkap pergeseran pola permasalahan siswa, di mana identitas diri dan kesehatan mental menjadi isu utama, sementara tekanan teman sebaya di lingkungan sekolah cenderung menurun. Studi ini tidak hanya mempertegas perlunya asesmen psikologis yang lebih modern, tetapi juga membuka peluang bagi pengembangan instrumen digital yang lebih luas dalam dunia pendidikan dan psikologi.
Optimalisasi Manajemen BK untuk Pengembangan Karir Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan 1 GP Mohamad Yudha Gutara; Dian Eka Wati
Journal of Psychology and Education Counseling (JPEC) Vol. 1 No. 1 (2025): JPEC March 2025
Publisher : CERDAS AKADEMIKA NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64624/jpec.v1i1.8

Abstract

Manajemen Bimbingan dan Konseling (BK) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berperan penting dalam pengembangan karir siswa. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi manajemen BK di SMK 1 GP, mengidentifikasi kendala, dan merumuskan strategi optimalisasi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan triangulasi data dari wawancara, observasi, analisis dokumen, dan survei terhadap 100 siswa. Hasil survei menunjukkan rata-rata skor persepsi siswa pada indikator kepuasan, relevansi informasi karir, dan keterlibatan dalam program masing-masing sebesar 35.34, 34.14, dan 34.61. Program BK mencakup bimbingan individu, kelompok, dan pelatihan keterampilan kerja, namun terdapat kendala seperti rasio guru BK yang tidak ideal, minimnya pelatihan teknologi digital, serta lemahnya kolaborasi dengan dunia industri. Optimalisasi dapat dilakukan melalui pelatihan guru BK, integrasi teknologi digital, dan penguatan kemitraan dengan industri. Teori Holland direkomendasikan dalam asesmen kepribadian untuk membantu siswa memilih jalur karir sesuai potensi. Layanan BK di SMK 1 GP berkontribusi positif, tetapi perlu penguatan lebih lanjut guna mencapai layanan yang optimal.
Pengaruh Dukungan Teman Sebaya Dan Orientasi Tujuan Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP As-Syarifah Jonggol Ogy Yan Hesta; Mohamad Yudha Gutara; Oktafiana Kiranida; Rahmadhania Rizanty
Journal of Psychology and Education Counseling (JPEC) Vol. 1 No. 1 (2025): JPEC March 2025
Publisher : CERDAS AKADEMIKA NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64624/jpec.v1i1.9

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Dukungan Teman Sebaya dan Orientasi Tujuan terhadap Motivasi Belajar siswa kelas VIII-A di SMP AS-SYARIFAH JONGGOL. Menggunakan desain kuantitatif eks post facto, penelitian ini melibatkan 33 siswa sebagai sampel yang diambil melalui teknik Consecutive Sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert yang mengukur variabel dukungan teman sebaya, orientasi tujuan, dan motivasi belajar. Uji regresi menunjukkan bahwa baik Dukungan Teman Sebaya maupun Orientasi Tujuan secara signifikan mempengaruhi Motivasi Belajar siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya kedua faktor tersebut dalam meningkatkan motivasi belajar. Oleh karena itu, intervensi yang dirancang untuk meningkatkan motivasi belajar siswa harus mempertimbangkan pengembangan orientasi tujuan yang jelas dan menciptakan lingkungan dukungan sosial yang positif. Penelitian ini memberikan wawasan berharga untuk pengembangan program pendidikan yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan siswa.
Strategi Holistik Bimbingan Konseling untuk Penempatan dan Penyaluran Optimal dalam Karier melalui Integrasi Pendekatan Penilaian Potensi dan Pengembangan Kemampuan Yulia Apriyanti; Mohamad Yudha Gutara
Journal of Psychology and Education Counseling (JPEC) Vol. 1 No. 1 (2025): JPEC March 2025
Publisher : CERDAS AKADEMIKA NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64624/jpec.v1i1.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi holistik dalam bimbingan konseling karier yang mengintegrasikan pendekatan penilaian potensi dan pengembangan kemampuan, dengan fokus pada penempatan dan penyaluran optimal dalam karier. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk menganalisis literatur akademik yang relevan dalam bidang bimbingan karier, dengan meninjau berbagai studi empiris, teoritis, dan tinjauan literatur. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi pendekatan penilaian potensi, yang mencakup evaluasi komprehensif terhadap kebutuhan, minat, nilai-nilai, serta keahlian dan keterampilan individu, dan pengembangan kemampuan yang sesuai, memungkinkan praktisi bimbingan karier untuk memberikan layanan yang lebih terarah dan bermakna bagi individu. Strategi holistik ini memungkinkan individu untuk mengidentifikasi jalur karier yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan mereka, sambil mengatasi hambatan-hambatan yang mungkin muncul dalam perjalanan karier mereka. Implikasi praktis dari temuan ini termasuk pentingnya pengembangan keterampilan dan pengetahuan praktisi dalam memahami kompleksitas individu dan konteks kehidupan mereka, serta kolaborasi antara praktisi, peneliti, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mempromosikan pendekatan holistik dalam bimbingan karier.