Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Mega Persada Indonesia Metehsa Sembiring; Achmad Fauzi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.6988

Abstract

Pada penelitian ini ingin mengetahui Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Mega Persada Indonesia. Menurut Emron Edison, dkk (2017:188) “Kinerja adalah hasil dari suatu proses yang mengacu dan diukur selama periode waktu tertentu berdasarkan ketentuan atau kesepakatan yang telah ditetapkan sebelumnya”.Metode, penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif analistis, kuantitatif dalam pengertian bahwa dalam penelitian ini dilakukan pengujian statistik, khususnya untuk mengukur seberapa besar kaitan atau kekuatan pengaruh diantara variabel-variabel yang diteliti. Simpulan: 1 Berdasarkan hasil uji statistik terbukti dengan thitung lebih besar dari nilai ttabel (-3,844 > 1,678), artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian nilai koefisien regresi variabel stres kerja (X1) berpengaruh terhadap variabel kinerja (Y). dan berdasarkan Nilai determinan membuktikan bahwa variabel stres kerja (X1) memberikan pengaruh terhadap variabel Y sebesar 24,3% sedangkan sisanya sebesar 75,7% dipengaruhi oleh variabel lain.. 2) variabel kompensasi berpengaruh signifikan terhadap variabel kinerja karyawan pada PT. Mega Persada Indonesia secara parsial. Terbukti dengan thitung lebih besar dari nilai ttabel (7,607 > 1,678) artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian nilai koefisien regresi variabel kompensasi (X2) berpengaruh terhadap variabel kinerja (Y). dan berdasarkan nilai determinan membuktikan bahwa variabel kompensasi (X2) memberikan pengaruh terhadap variabel Y sebesar 55,7% sedangkan sisanya sebesar 44,3% dipengaruhi oleh variabel lain. 3) besarnya kontribusi pengaruh stres kerja dan kompensasi terhadap kinerja adalah sebesar 63,4%, sedangkan sisanya sebesar 36,6% dipengaruhi oleh variabel lain. Dan nilai Fhitung lebih besar dari nilai Ftabel (41,786 > 3,200), ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima, artinya stres kerja dan kompensasi berpengaruh signifikan secara bersama-sama (simultan) terhadap kinerja karyawan pada PT. Mega Persada Indonesia.
Pengaruh Pelatihan Dan Keselamatan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada PT ISS Indonesia Metehsa Sembiring; Bertolomeus Sugara
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6989

Abstract

Peranan sumber daya manusia merupakan penentu keberhasilan suatu aktivitas yang dilakukan dalam suatu perusahaan. Karena sumber daya manusia termasuk unsur kekuatan daya saing perusahaan, untuk itu sumber daya manusia dituntut menjadi unggul dan profesional dalam kerjanya demi kemajuan dan pencapaian tujuan perusahaan agar bisa bersaing dalam era globalisasi ini. Peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan suatu kebutuhan dalam perusahaan untuk senantiasa diprogramkan dan direalisasikan untuk memacu tingkat produktivitas karyawan disuatu pihak dan dipihak lain kelangsung perusahaan dapat terjaga dengan baik ditengah suasana persaingan pada saat ini. Oleh karena itu pengembangan kemampuan potensial sumber daya manusia merupakan suatu tantangan yang harus dihadapi oleh perusahaan.Metode, penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif analistis, kuantitatif dalam pengertian bahwa dalam penelitian ini dilakukan pengujian statistik, khususnya untuk mengukur seberapa besar kaitan atau kekuatan pengaruh diantara variabel-variabel yang diteliti.Simpulan: 1) Berdasarkan perhitungan koefisien regresi yang dilakukan dapat diketahui bahwa nilai thitung sebesar 10,596 dan ttabel sebesar 1,677 yang artinya nilai thitung > ttabel. Dengan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05 Sehingga dapat disimpulkan bahwa koefisien regresi variabel X1 berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Y yang artinya H1 diterima dan H0 ditolak. 2) Pengaruh Keselamatan Kerja secara parsial terhadap Produktivitas kerja karyawan. Berdasarkan perhitungan koefisien regresi, dapat diketahui bahwa nilai thitung sebesar -1,733 dan t tabel sebesar 1,677 yang artinya t hitung< t tabel. dengan nilai signifikan 0,090 > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa koefisien regresi variabel X2 berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap variabel Y yang artinya H1 ditolak dan H0 diterima. 3) Berdasarkan nilai Fhitung sebesar 63,333 dengan nilai signifikan 0,000 (lebih kecil dari 0,05). Dengan menggunakan Ftabel diperoleh Ftabel sebesar 2,866. Hasil penelitian ini menunjukkn bahwa Fhitung 31,523 ˃ Ftabel 3,191 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima artinya Pelatihan dan Keselamatan Produktivitas Kerja.
Pengaruh Promosi Dan Distribusi Terhadap Penjualan Pada PT. Bukit Terang Paksi Galvanizing Metehsa Sembiring
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i3.6990

Abstract

Kebutuhan akan bahan bangunan di Indonesia dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan yang cukup tinggi, hal ini terkait erat dengan aktivitas pembangunan fisik yang sedang berlangsung, seperti pembangunan jalan dan jembatan, pelabuhan, gedung-gedung tinggi, real estat, kawasan industri dan lain-lain. Tanda-tanda peningkatan permintaan bahan bangunan akan tetap terjadi di tahun-tahun mendatang, karena aktivitas konstruksi akan terus meningkat dari waktu ke waktu, tetapi situasi tersebut akan terhenti karena krisis ekonomi yang melanda.Metode, penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif analistis, kuantitatif dalam pengertian bahwa dalam penelitian ini dilakukan pengujian statistik, khususnya untuk mengukur seberapa besar kaitan atau kekuatan pengaruh diantara variabel-variabel yang diteliti.Simpulan: 1) Dari hasil perhitungan menunjukkan bahwa promosi memiliki pengaruh signifikan terhadap penjualan rangka atap di PT. Bukit Terang Paksi Galvanizing. Nilai koefisien korelasi promosi (X1) dengan penjualan (Y) adalah 0,581, artinya pengaruh kedekatan antara promosi dan penjualan mencapai 58,1%. Sedangkan koefisien determinasi (r)² adalah 0,338, yang berarti 33,8% penjualan ditentukan oleh promosi dan sisanya 66,2% dipengaruhi oleh faktor lain. 2) Perhitungan menunjukkan bahwa distribusi memiliki pengaruh signifikan terhadap penjualan rangka atap di PT. Bukit Terang Paksi Galvanizing. Koefisien korelasi distribusi (X2) dengan penjualan (Y) adalah 0,615, artinya pengaruh kedekatan antara distribusi penjualan mencapai 61,5%. Sedangkan koefisien determinasi (r)² adalah 0,338, yang berarti penjualan sebesar 33,8% ditentukan oleh distribusi dan sisanya 66,2% dipengaruhi oleh faktor lain. 3) Peningkatan penjualan rangka atap baja ringan di PT. Bukit Terang Paksi Galvanizing didukung oleh distribusi terutama ke daerah dan luar negeri. Hasil perhitungan diketahui bahwa besarnya koefisien korelasi berganda antara promosi dan distribusi terhadap penjualan adalah 0,729, artinya pengaruh kedekatan antara promosi dan distribusi dengan penjualan mencapai 72,9%. Sedangkan koefisien determinasi (r)² adalah 0,532, yang berarti 53,2% ditentukan oleh promosi dan distribusi penjualan, dan sisanya 46,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.