Pada penelitian ini ingin mengetahui Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Mega Persada Indonesia. Menurut Emron Edison, dkk (2017:188) “Kinerja adalah hasil dari suatu proses yang mengacu dan diukur selama periode waktu tertentu berdasarkan ketentuan atau kesepakatan yang telah ditetapkan sebelumnya”.Metode, penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif analistis, kuantitatif dalam pengertian bahwa dalam penelitian ini dilakukan pengujian statistik, khususnya untuk mengukur seberapa besar kaitan atau kekuatan pengaruh diantara variabel-variabel yang diteliti. Simpulan: 1 Berdasarkan hasil uji statistik terbukti dengan thitung lebih besar dari nilai ttabel (-3,844 > 1,678), artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian nilai koefisien regresi variabel stres kerja (X1) berpengaruh terhadap variabel kinerja (Y). dan berdasarkan Nilai determinan membuktikan bahwa variabel stres kerja (X1) memberikan pengaruh terhadap variabel Y sebesar 24,3% sedangkan sisanya sebesar 75,7% dipengaruhi oleh variabel lain.. 2) variabel kompensasi berpengaruh signifikan terhadap variabel kinerja karyawan pada PT. Mega Persada Indonesia secara parsial. Terbukti dengan thitung lebih besar dari nilai ttabel (7,607 > 1,678) artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian nilai koefisien regresi variabel kompensasi (X2) berpengaruh terhadap variabel kinerja (Y). dan berdasarkan nilai determinan membuktikan bahwa variabel kompensasi (X2) memberikan pengaruh terhadap variabel Y sebesar 55,7% sedangkan sisanya sebesar 44,3% dipengaruhi oleh variabel lain. 3) besarnya kontribusi pengaruh stres kerja dan kompensasi terhadap kinerja adalah sebesar 63,4%, sedangkan sisanya sebesar 36,6% dipengaruhi oleh variabel lain. Dan nilai Fhitung lebih besar dari nilai Ftabel (41,786 > 3,200), ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima, artinya stres kerja dan kompensasi berpengaruh signifikan secara bersama-sama (simultan) terhadap kinerja karyawan pada PT. Mega Persada Indonesia.
Copyrights © 2025