Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

"Evaluasi Efektivitas Bangunan Pengendali Sedimen (Check Dam) dalam Menekan Laju Sedimentasi pada Waduk Jatigede" Herdi Doank; Bayu Setiaji; Alan Wijaya
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v6i1.11733

Abstract

ABSTRAKWaduk Jatigede adalah salah satu infrastruktur di Jawa Barat yang memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan air irigasi dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Dengan daya tampung sekitar 979,5 juta meter kubik air, menjadikan waduk ini sebagai penjaga aliran sungai dan penopang keberlanjutan lingkungan. Namun, seperti waduk pada umumnya sedimentasi merupakan permasalahan penting yang harus diatasi. sedimentasi yang bersumber dari tepi kiri depan Bangunan Waduk Jatigede mengendap di depan saluran irigasi sehingga dapat mengurangi efektivitas saluran irigasi tersebut. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka perlu adanya kajian mengenai Evaluasi efektivitas Bangunan pengendali sedimen yang bertujuan untuk menilai sejauh mana Check Dam dapat menahan laju sedimentasi pada Waduk Jatigede. Sedimentasi dipengaruhi oleh erosi. Analisis erosi dan sedimentasi dianalisis menggunakan aplikasi HEC-RAS. Data data pendukung untuk dapat mengevaluasi Efektivitas Check Dam diantaranya data topografi, data desain Check Dam rencana, Data Grand Size, dan data hidrograf debit banjir. Dari analisis besarnya debit banjir rencana untuk Q50  tahun untuk metode Nakayasu = 5,09 m3/detik, Q50  tahun metode SCS-Snyder = 4,63 m3/detik, Q50 tahun metode ITB-1 = 6,10, dan Q50  tahun metode ITB-2 = 4,34 m3/detik. Dari hasil debit tersebut digunakan debit banjir Q50 tahun terbesar untuk menggambarkan kondisi ekstrem yaitu hasil dari metode ITB-1 sebesar 6,10 m3/detik. Hasil analisis simulasi model sedimen 2D yang dilakukan dengan menggunakan HEC-RAS dapat disimpulkan bahwa bangunan pengendali sedimen sangat efektif dalam mengendalikan sedimentasi pada sungai dalam mengurangi kecepatan aliran serta mengurangi sedimentasi yang masuk ke arah Waduk Jatigede.
Studi Pemanfaatan Data Hujan Satelite POWER/MERRA2 untuk Analisis Ketersediaan AIR (Studi Kasus : DAS Marisa, Provinsi Gorontalo) Muhamad Ilham Alfarizy; Alan Wijaya
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v6i1.11765

Abstract

Studi pemanfaatan data hujan untuk analisis ketersediaan air adalah sebuah konsep yang digunakan untuk menggambarkan keseimbangan masuk dan keluarnya air. Perhitungan data hujan untuk analisis ketersediaan air Sungai Marisa, Sungai Taluduyunu dan Sungai Botudulanga di Kota Marisa, Kabupaten Pohuwatu, Provinsi Gorontalo, sangat diperlukan untuk memeriksa keteraediaan air karena air sangat berdampak terhadap lingkungan dan keberlanjutan wilayah tersebut. Sebab sungai memiliki peran vital dalam ekosistem dan kehidupan masyarakat, terutama masyarakat Kota Marisa. Untuk itu, dalam studi ini dilakukan analisis untuk memberikan gambaran bagiamana ketersediaan air dapat membantu perencanaan wilayah di masa depan. Tujuan dari studi ini adalah untuk menghitung ketersediaan air pada Sungai Marisa, Sungai Taluduyunu dan Sungai Botudulanga dengan menggunakan pendekatan numerikal dari data data hujan satellite Power/MERRA2 untuk digunakan dalam perencanaan penggunaan air di masa depan. Dari hasil analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa data curah hujan satelite POWER/MERRA2 dapat digunakan pada wilayah-wilayah yang tidak terdapat data pencatatan curah hujan. Hal ini terlihat dari hasil korelasi antara data curah hujan satelite dan data curah hujan ground station yaitu 0.996939 dengan nilai RMSE 10,93. Hasil analisis ketersediaan air pada DAS Marisa diperoleh Q30 = 45,62 m3/s, Q50 = 30,58 m3/s, Q80 = 14,00 m3/s dan Q95 = 8,39 m3/s.