Ridwan
Universitas Hamzanwadi

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

STUDI KARAKTER UTAMA DALAM PERILAKU ORANG-ORANG ARIF DAN IMPLIKASINYA UNTUK PENDIDIKAN DAN BIMBINGAN (Studi terhadap Tokoh Arif Pesantren, Akademik dan Pemerintahan) ridwan, ridwan
Educatio Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.569 KB) | DOI: 10.29408/edc.v10i2.184

Abstract

Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui karakter utama  dalam perilaku orang-orang arif. Orang arif (‘ârif ) adalah orang yang telah mencapai derajat manusia paripurna (insan kamil). Mereka  dibesarkan dalam tradisi Islam (tasawuf) dan berlatar belakang pendidikan pondok pesantren, meskipun kemudian mereka menjadi akademisi dan pejabat pemerintah. Untuk mencapai tujuan dilakukan studi tokoh, melalui wawancara, observasi dan studi dokumen. Tokoh ‘ârif yang distudi meliputi pimpinan pondok pesantren Suryalaya Tasikmalaya, seorang dosen IAIN Walisongo Semarang dan Gubernur NTB. Analisis data dengan  reduksi, display data dan menarik  simpulan. Hasil studi menunjukkan bahwa ada lima karakter utama mereka, yakni kenal Allah (makrifatullah), cinta Allah dan Rasul-Nya, sangat mementingkan orang lain, kesatria dan produktif. Implikasi temuan studi adalah agar karakter utama tersebut  diwujudkan melalui pendidikan dan bimbing-an. Karena itu, perlu dikembangkan model pendidikan dan bimbingan untuk mengembangkan perilaku arif dengan mencontoh karakter orang arif. Kata kunci: karakter utama, orang arif, pendidikan dan bimbingan 
PENGEMBANGAN MANAJEMEN JEJARING BIMBINGAN DAN KONSELING (MJBK) BERBASIS ANALISIS KEBUTUHAN Ridwan Ridwan
Educatio Vol 6, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v6i1.22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun profil pemenuhan tugas perkembangan murid SMP-SMA Negeri dan miskonsepsi mereka yang resisten terhadap  BK; terungkapnya mekanisme kerja BK dan pola-pola komunikasi di antara jaringan kerja BK; dan  tersusun rancangan model manajemen jejaring untuk menangani BK dan pemenuhan tugas pengembangan murid. Penelitian ini dijalankan dengan metode survei. Yakni dengan melakukan asesmen terhadap pemenuhan tugas perkembangan murid SMP dan SMA,  miskonsepsi terhadap BK, mekanisme kerja dan pola komunikasi guru BK dengan atasan dan kerabat kerja. Anggota sampel murid SMP sebanyak 841 orang dari 17  sekolah, sampel murid SMA sebanyak 492 dari 10 sekolah, dan 27 orang guru BK yang mewakili sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan tugas perkembangan murid rata-rata berada satu tingkat dari yang seharusnya. Masih terjadi miskonsepsi guru dan murid yang resisten terhadap BK. Struktur organisasi BK bersifat kaku, belum dipahami oleh segenap warga sekolah, dan mekanisme kerja sebagaimana tertuang dalam struktur BK baru dapat dijalankan oleh guru BK sekitar 40-50%. Demikian juga dengan pola-pola komunikasi yang belum efektif. Hasil akhir dari penelitian ini adalah dihasilkannya model manajemen jejaring BK (MJBK).
Karakteristik siswa generasi z dan kebutuhan akan pengembangan bidang bimbingan dan konseling Ali Mansur; Ridwan Ridwan
Educatio Vol 17, No 1 (2022): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v17i1.5922

Abstract

Generation Z is a generation that, since childhood, has been familiar with technology. In reality, many millennial children are now found drifting in the vortex of social media, where they experience phubbing, an addiction to smartphones where they are willing to hurt their friends around them, which is a challenge for the world of education. Educational institutions need to be ready to carry out their duties to build a character who is faithful and pious, good character, knowledgeable, healthy, and so on. Guidance and Counseling teachers (counselors) need to realize that solving individual problems is complicated because each violation will harden the heart. Hence, this study aims to map the characteristics of generation Z students with their needs for guidance and counseling. The characteristics of Generation Z are a continuation of the millennial generation, where they are already small familiar with digital media. They need to undergo education and guidance appropriate to their time. Can the characteristics of Generation Z be served and their needs met with services in guidance and counseling? This question was answered by conducting qualitative research in a document study, and data analysis was carried out using Recouer's interpretation technique. The analysis results show that Generation Z's characteristics are relevant to services in the fields of Guidance and Counseling. It is just that the four areas that have been implemented so far, namely the personal, social, study, and career fields, need to be added by prioritizing the spiritual field and the field of family guidance
Pengembangan LKPD Tematik Berbasis Project Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Raudatul Muaiyana; Ridwan Ridwan; Muhammad Ali
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Development of Student Worksheets on thematic learning through the application of project based learning (PjBL) for elementary school students at SD Negeri 1 Perampuan. Based on the problems that occur in the classroom in the form of low student learning outcomes, lack of active involvement of students in the learning process and the absence of student worksheets developed by the teacher. So the learning resources used are only theme books published by the ministry. These teaching materials have not been modified according to student needs, so student learning outcomes are low and they are less motivated to participate in the learning process. The method used in this research is Borg and Gall type R&D by applying 8 research steps due to limited research time. Based on the results of the research conducted, thematic student worksheets through the application of project based learning are valid and suitable for testing. This is based on the validation results of content, design and language experts. Content validation obtained a score of 80% in the appropriate category, design validation obtained a score of 87.7% in the very valid category and language validation obtained a score of 77.5% in the valid category. Meanwhile, learning tools in the form of a syllabus and learning implementation plan obtained validation scores of 90.4 (syllabus) and 90.8 (RPP). Based on small-scale trials, an average score of 90.4% was obtained in the valid category. The results of the normality test analysis obtained scores on the experimental pretest 0.200 > 0.05 (valid), experimental posttest 0.094 > 0.05 (valid), control pretest 0.200 > 0.05 (valid), control posttest 0.192 > 0.05 (valid). The data homogeneity test results obtained were 0.247 > 0.05 (homogeneous). The results of the independent sample t test obtained a sig (2-tailed) score of 0.000 < 0.05 (there is an influence) and the ngain score for the experimental class was obtained at 72.1214 (quite effective) and the ngain score for the control class was 7.1882 (less effective). From the research data, it can be concluded that the use of thematic student worksheets through the application of project based learning is quite effective in improving student learning outcomes.
Pengaruh Layanan Konseling Kelompok dengan Menerapkan Kitab Akhlak Lil-Banin untuk Meningkatkan Pergaulan dengan Teman Sebaya pada Siswa MA Nurul Mukhlishin NWDI Pringgarata hesti Junianti; Ridwan; Nusuki
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Vol 10 No 1 (2026): JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jkp.v10i1.32465

Abstract

Fenomena pergaulan dengan teman sebaya di kalangan remaja yang masih sekolah. Penerapan kitab akhlaq lil-banin melalui layanan konseling kelompok dengan teknik terapi fitrah untuk meningkatkan pergaulan dengan teman sebaya baik dari aspek adab kepada teman, adab kepada guru dan adab pelajar di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kitab akhlaq lil-banin melalui layanan konseling kelompok untuk meningkatkan pergaulan dengan teman sebaya siswa kelas XI IPS MA Nurul Mukhlishin NWDI Pringgarata. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain penelitian A-B-A subjek tunggal. Subjek penelitian adalah 1 orang siswa kelas XI. Teknik pengumpulan data menggunakan skala pergaulan dengan teman sebaya dan analisis menggunakan data kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada subjek AA data fase awal baseline (A1) sebelum diberikan perlakukan (pretest) berupa konseling kelompok dengan teknik terapi fitrah memperoleh skor 185 dengan rata-rata 61 yang menunjukkan pergaulan dengan teman sebaya siswa dalam kategori sedang. Pada fase intervensi (B) skornya meningkat menjadi 201 dengan rata-rata 64,3 yang menunjukkan kategori masih sedang. Kemudian setelah di lakukan fase baseline (A2) skornya semakin meningkat menjadi 243 dengan rata-rata 84 yang menunjukkan kategori tinggi atau pergaulan dengan teman sebaya sangat baik.
KONSELING QUR’ANI TERAPHY FITRAH UNTUK MENINGKATKAN SELF ESTEEM ANAK YANG MENOLAK MASUK PONDOK PESANTREN Muhammad Mi'roj; Ridwan Ridwan; Nusuki Nusuki
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Vol 8 No 1 (2024): JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jkp.v8i1.24153

Abstract

Self esteem (muru’ah) atau harga diri pada dasarnya merupakan suatu penilain diri yang berkaitan tentang diri yang dipengaruhi oleh sikap, intraksi, penghargaan,serta kelayakan dirinya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian eksperimen. Dalam penelitian ini menggunakan model penelitian Single Subjeck Quantitatif Desaign (SSQD) dengan menggunakan model desan A-B-A. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMP Islam  Pringgabya Utara sebanyak tujuh siswa. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket dan observasi. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa data fase awal intervensi (A1) sebelum diberikan layanan (pre-test) konseling Qur’ani dengan terapi fitrah memperoleh skor 34 dengan mean rata-rata 20,4 yang menunjukkan self esteem konseli dalam kategori sangat rendah. Pada fase baseline (B) skornya meningkat menjadi 39 dengan mean rata-rata 23,4, menunjukkan kategori sedikit rendah. Kemudian setelah diberikan baseline (B) berupa konseling Qur’ani dengan terapi fitrah skornya meningkat menjadi 43, dengan mean rata-rata 25,8, yang menunjukkan self esteem koneli menjadi baik.
Efektivitas Layanan Konseling Kelompok Dengan Menerapkan Kitab Akhlaqu lil-Banat Terhadap Peningkatan Akhlakul Karimah Siswi SMA AL-HAMZAR Tembeng Putik Santi Mulyana; Ridwan; Musuki
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Vol 9 No 2 (2025): JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jkp.v9i2.32463

Abstract

Penelitian ini membahas tentang fenomena merosotnya akhlakul karimah yang disebabkan oleh perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang dapat mengakses berbagai konten dan informasi sehingga siswi tidak dapat memfilter hal-hal yang boleh dan tidak boleh diikuti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok dengan menerapkan kitab akhlaqu lil-banat untuk meningkatkan akhlakul karimah siswi. Selain itu, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui deskripsi data sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimental dan desain yang digunakan adalah desain A-B-A subjek tunggal. Adapaun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala akhlakul karimah dan analisis data menggunakan kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi awal basline (A1) dengan perolehan skor rata-rata yaitu 47,3, pada intervensi (B) dengan perolehan skor rata-rata yaitu 56,3, dan kondisi basline (A2) yaitu setelah diberikan layanan dengan perolehan skor rat-rata 67. Berdasarkan hasil data sebelum dan sesudah diberikan layanan, maka dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh layanan konseling kelompok dengan menerapkan kitab akhlaqu lil-banat terhadap peningkatan akhlakul karimah siswi.