Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perancangan Desain Ruang Dalam Lobi Hotel dengan Implementasi Identitas Budaya Kalimantan Barat Putu Ayu Vindytha Amanda Putri; Ridho Fajar Abuyahman
Rachana Interior Vol. 1 No. 01 (2024): April
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v1i01.11

Abstract

Hotel menjadi komoditi utama dalam kegiatan pariwisata dikarenakan setiap wisatawan membutuhkan tempat untuk bernaung saat melakukan berwisata. Untuk menarik minat pengunjung agar ingin menginap, pihak hotel melakukan berbagai macam cara salah satunya dengan menciptakan suasana hotel yang menarik melalui desain ruang dalamnya. Salah satunya melalui perancangan ruang dalam lobi sebagai pintu masuk sebuah hotel. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana memadukan budaya dan identitas lokal untuk menciptakan suasana khas lokal dalam ruangan sehingga memberikan pengalaman yang berkesan. Data-data penelitian dikumpulkan dengan metode analisis kualitatif melalui pengumpulan studi literatur dan pengambaran konsep yang akan diterapkan. Untuk wilayah Kalimantan Barat sendiri, implementasi kebudayaan yang dapat ditonjolkan melalui etnis Melayu dan Dayak. Perpaduan identitas lokal ini kemudian dikemas dalam gaya modern pada perancangan ruang yang diterapkan melalui elemen pembentuk ruang, penambahan dinding untuk membuat backdrop, pengaturan pencahayaan dan material yang digunakan serta penambahan ornamen-ornamen identitas budaya yang tidak hanya berfungsi untuk estetika saja namun juga dapat sekaligus menyamarkan kolom-kolom yang ada. Dengan begitu, diharapkan adanya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan tidak hanya pada hotel, namun juga di Kalimantan Barat itu sendiri.
Perencanaan dan Pengembangan Wisata Tepian Air Kawasan Sungai Kakap Kalimantan Barat Berbasis Konsep Recreation Tourism Weni Dewi Utami; Ridho Fajar Abuyahman; Bayu Batara
Jurnal Inovasi Global Vol. 2 No. 8 (2024): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v2i8.156

Abstract

Perkembangan kepariwisataan di Indonesia beberapa tahun terakhir ini makin terus digalakkan dan ditingkatkan dengan sasaran sebagai salah satu sumber devisa andalan di samping minyak dan gas bumi. Sektor kepariwisataan Indonesia terbukti mampu bertahan menghadapi tekanan badai krisis global.  Obyek pariwisata daerah akan sangat bermanfaat antara lain untuk meningkatkan pendapatan daerah, taraf hidup masyarakat, memperluas kesempatan kerja mengingat semakin banyaknya pengangguran saat ini, serta meningkatkan rasa kepedulian terhadap lingkungan dan melestarikan alam serta budaya setempat. Provinsi Kalimantan Barat memiliki potensi wisata dan budaya yang cukup beragam. Salah satunya adalah objek wisata di sepanjang tepian Sungai Kakap yang merupakan bagian dari kawasan wisata strategis. Namun potensi wisata tersebut belum didukung oleh ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai khususnya yang dapat menunjang sektor periwisata seperti amenitas, atraksi, dan aksesibilitas. Penelitian ini dirancang dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sejumlah potensi berupa keunggulan pada lokasi penelitian seperti lokasi wilayah yang berada di tepi laut, wisata menyusuri sungai dengan kapal wisata, memiliki keunggulan wisata kuliner seafood tepi laut yang sangat melegenda, dan wisata religi Kelenteng Tiong Hoa. Dapat disimpulkan bahwa dari sekian banyak potensi yang ada di wilayah tersebut, namun belum didukung dengan penyediaan sarana dan prasarana yang memadai sehingga perlu adanya suatu perencanaan dan pengembangan kawasan yang berbasis wisata rekreasi agar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Wilayah Desa Sungai Kakap dan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kalimantan Barat. Perencanaan ini mengacu pada prinsip-prinsip rancang kota dan prinsip lainnya yang relevan dengan pengembangan pariwisata dan wilayah tepian air seperti penyediaan promenade, cottage, waterpark, area pemancingan, plaza dan amphitheater, taman tepian air, café street, marina dan restoran seafood tepi laut.
Studi Pengembangan Kawasan Terbuka Publik Tepian Air pada Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Sintang Ragil Faza Erando; Caesar Destria; Ridho Fajar Abuyahman
JAUR (JOURNAL OF ARCHITECTURE AND URBANISM RESEARCH) Vol. 9 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jaur.v9i2.16311

Abstract

Space is a place that includes land space, sea space, air space, which is an area where humans and other living creatures carry out activities and maintain survival (UU No. 26 of 2007 concerning spatial planning). Open spaces are spaces in the city that are wider in the form of areas or elongated areas/lanes and in their use are open without buildings (Dinas Pekerjaan Umum, 2008). Public space itself is an important element that must exist in every city/district, which can be in the form of parks, sports venues, plazas and recreation parks. Sintang Regency is one of the regencies in West Kalimantan. Sintang Regency has great potential in terms of culture, tourism, and also the need for public open space. The people of Sintang Regency certainly need a place or space to carry out various activities ranging from sports, space for recreation or relaxing. One of the public open spaces in Sintang Regency is Bungur Beach Kapuas Sintang Park, which is a public open space area located on the water's edge and in the middle of the government center of Sintang Regency. And purpose of this research was to find solutions to problems related to the need for Waterfront public space in the central government area of ​​Sintang Regency.
OPTIMASI PERMEABILITAS KAWASAN WISATA DI PERMUKIMAN SEKITAR PROMENADE WATERFRONT PONTIANAK Muhammad Subhansyah Ikram; Indrayadi; Ridho Fajar Abuyahman
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol. 7 No. 1: June 2026
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v7i1.12240

Abstract

Penelitian ini berada di lokasi permukiman sekitar jalur promenade waterfront Kota Pontianak. Sebagai kawasan permukiman, kawasan ini awalnya tidak dipersiapkan untuk tujuan pariwisata. Adanya penataan berupa jalur promenade waterfront Kapuas beberapa waktu yang lalu menyebabkan kawasan tersebut ramai dikunjungi wisatawan. Saat ini kawasan tersebut menjadi salah satu tujuan wisata Kota Pontianak. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi dan memberikan usulan optimasi permeabilitas kawasan. Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang menguraikan data-data kawasan secara empiris. Hasil penelitian ini adalah usulan optimasi permeabilitas sebagai jalur-jalur pendukung aksesibilitas kawasan wisata di permukiman sekitar promenade waterfront Pontianak, berupa pola blok-blok bangunan, jalur sirkulasi, serta kesesuaian antar muka bangunan terhadap aktivitas publik.