Putri Ofrial, Siti Anugrah Mulya
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KINERJA SIMPANG DENGAN BUNDARAN SI JALAN DIPONEGORO BANDAR LAMPUNG indralam, febriansyah; Herianto, Dwi; Junaedi, Tas'an; Putri Ofrial, Siti Anugrah Mulya
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 11, No 4 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bundaran Tugu Perbankan Kota Bandar Lampung merupakan salah satu bundaran dengan tiga lengan yang berada di pusat Kota Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja pada kondisi eksisting. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Data primer yang diambil dari hasil survei langsung seperti data volume lalu lintas, dan geometrik bundaran sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait yaitu data jumlah penduduk kota Bandar Lampung guna menghitung kapasitas bundaran. Analisis kinerja bundaran dilakukan dengan menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Hasil penelitian yang dilakukan pada jam sibuk tingkat hambatan samping relatif tinggi dengan kondisi khusus daerah komersial dan aktuvitas sisi jalan tinggi. Hasil survei arus lalu lintas tertinggi terjadi di pagi hari pada pukul 06.30-08.30 WIB dengan volume lalu lintas tertinggi sebesar 1587,10 smp/jam dengan kapasitas bundaran sebesar 3172,56 smp/jam. Nilai derajat kejenuhan tertinggi terdapat pada jalinan AB sebesar 0,50 smp/jam dengan nilai tundaan sebesar 6,35 det/jam. Berdasarkan MKJI 1997 nilai derajat kejenuhan Bundaran Tugu Perbankan Kota Bandar Lampung tersebut masih terbilang ideal dan tingkat pelayanan jalan dikategorikan sedang.Kata kunci : bundaran, kinerja bundaran, kapasitas, tundaan, derajat kejenuhan, MKJI 1997.
The Effect of U-Turn on Travel Delay Based on Shockwave Review Fatonah, Dwi Rizki; Putra, Sasana; Putri Ofrial, Siti Anugrah Mulya
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 9 No. 1 (2021): Edisi Maret 2021
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v9i1.1643

Abstract

Pangeran Antasari St. is a road with a high level of congestion, especially during peak hours. This of course causes cumulation of vehicles which will making queues of vehicles. The congestion and density have caused a lot of shockwaves phenomena in the traffic around Pangeran Antasari St. This study examines the shockwaves in the trip delay which are influenced by the U-turn. The data was collected at Pangeran Antasari St. on October 5, 2020 during 06.00-09.00 am and 15.00-18.00 pm. The types of vehicles observed were Motorcycle (MC), Light Vehicle (LV), and Heavy Vehicle (HV).The shockwaves value obtained using the Greenshield Method of Pangeran Antasari St. at the morning section obtained the shockwaves value with the value of the reverse shockwaves (ωab) = -2284.98 km/h, the reverse shockwaves recovery (ωcb) = -16.2602 km/h, shockwaves forward recovery (ωac) = 55.707 km/h. At the afternoon, the shockwaves value is obtained with the value (ωab) = 3,3706 km/h; reverse shock wave recovery (ωcb) = -10.0224 km/h; forward shock wave recovery (ωac) 5.6654 km/h. The queue length (Qm) that occurs is 0.05 km or 53 m with a normalizing time (T) of 20.4279 seconds.
Preferensi Bahan Bakar Minyak Bersubsidi dan Nonsubsidi di Kalangan Pegawai Pemerintah Kota Bandar Lampung Simanjuntak, Wira Kartua Halomoan; Putra, Sasana; Putri Ofrial, Siti Anugrah Mulya; Sulistyorini, Dr. Rahayu
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 10 No. 1 (2022): Edisi Maret 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i1.2344

Abstract

Transportation is defined as the activity of moving passengers and goods from one place to another, in which there is an element of movement. Transportation plays an important role in the development and development of infrastructure in urban areas. This is the main reason for choosing those that are considered efficient in terms of fuel in meeting the transportation needs of the vehicles used. According to the author's observations, people tend to prefer to buy subsidized fuel because of the higher prices. cheap, so willing to wait in long lines and cause the road to be consumed by queues that disturb other road users. Fuel oil itself is divided into 2 groups, namely subsidized and non-subsidized. The problem of adjusting subsidized fuel prices has also developed a discourse regarding who is entitled to subsidized fuel based on Presidential Regulation Number 43 of 2014 as amended by Presidential Regulation Number 43 of 2018 concerning the supply, distribution, and retail selling price of BBM. Data collection was carried out directly in the field by giving questionnaires and asking directly to Bandar Lampung City Government Employees. After that, perform an analytical test by evaluating the tariff according to the ability to buy Ability To Pay (ATP) and the willingness of consumers to buy Willingness To Pay (WTP) using the Analytical Hierarchy Process (AHP) method. From this, the authors are interested in conducting research with the title: "SUBSIDIED AND NON-SUBSIDIED OIL FUEL PREFERENCES IN BANDAR LAMPUNG GOVERNMENT EMPLOYEES".This research begins by collecting literature studies and data, including primary and secondary data. Primary data were obtained through interviews with several respondents using the selected random sampling method. Secondary data sourced from BPS, PT. Pertamina, Bandar Lampung City Government and the results of other studies related to this topic. The data will be used for the next process, namely the analysis of calculations, and the last stage, namely the results and drawing conclusions.Based on the results of the study using the Analytical Hierarchy Process method, it can be concluded that risk is the most influential criterion in selecting the type of fuel oil.Keywords: preferences, subsided and nonsubsided oil fuel
Pengaruh Variasi Waktu Rendaman Terhadap Durabilitas Campuran Split Mastic Asphalt (SMA) dengan Tambahan Arang Tempurung Kelapa sebagai Bahan Tambah pada Aspal Triandana, Muhammad Krisna; Putra, Sasana; Putri Ofrial, Siti Anugrah Mulya; Sulistyorini, Rahayu
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 10 No. 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i3.2683

Abstract

Perubahan cuaca yang tidak pasti terutama pada saat musim hujan menjadi salah satupenyebab kerusakan jalan. Oleh karena itu, diperlukan pemeliharaan maupun perbaikanuntuk mempertahankan kondisi jalan pada tingkat yang layak dan memperlambat lajupenurunan kondisi jalan. Kondisi jalan yang baik sangat dipengaruhi oleh lapisan-lapisanpenyusun jalan itu sendiri, salah satunya adalah lapisanSplit Mastic Asphalt(SMA).Diperlukan peningkatan kekuatan pada aspal, salah satunya adalah dengan menggunakanbahan tambah abu arang tempurung kelapa karena bahan ini mempunyai kandungansenyawa yang sama dengan aspal dan dapat menambah kekakuan dari aspal tersebut.TujuandalampenelitianiniadalahuntukmengetahuikarakteristikmarshallpadacampuranSplit Mastic Asphalt (SMA)dengan menggunakan limbah arang tempurungkelapa sebagai bahan tambah pada aspal. Penelitian ini menggunakan metoderendamandengan mengambil nilai IDP (Indeks Durabilitas Pertama) dan IDK (Indeks DurabilitasKedua). Dari hasil analisis pengolahan data dan studi literatur, sehingga diperoleh nilaiterbesar IDP dan IDK adalah 0,38% dan 21,55%.Kata kunci :pengaruh, durabilitas,split mastic asphalt, arang tempurung kelapa.
Kajian Tundaan Perjalanan Pada Daerah Tanjakan Menggunakan Metode Gelombang Kejut (Studi Kasus : Tanjakan Tarahan, Lampung) Kusuma, I Gusti Made Ferdi; Putra, Sasana; Putri Ofrial, Siti Anugrah Mulya; Herianto, Dwi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 10 No. 4 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i4.2793

Abstract

Trase tanjakan jalan raya menyebabkan terjadinya antrian atau tundaan. Penelitian ini berlokasi di Tanjakan Tarahan, Jalan Lintas Sumatra, Lampung Selatan. Terbentuknya Gerakan gelombang kejut akibat adanya tanjakan dan kendaraan besar menanjak ini menyebabkan kecepatan turun atau tundaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tundaan dengan pendekatan gelombang kejut berdasarkan nilai EKR (Ekivalen Kendaraan Ringan) yang didapat dari metode rasio headway.Perhitungan nilai gelombang kejut berdasarkan model linier Greenshield. Berdasarkan analisis rasio headway didapatkan nilai ekivalen kendaraan ringan (EKR) untuk sepeda motor (SM) sebesar 2,072 sementara untuk kendaraan berat (KB) 0,489. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan waktu tempuh kemiringan 1 dari 16,63 detik pada saat normal meningkat menjadi 28,28 detik pada saat antrian kendaraan, sedangkan kemiringan 2 dari 27,47 detik saat normal meningkat menjadi 58,60 detik saat adanya antrian kendaraan. Pada perhitungan kendaraan mengalami penurunan kecepatan, kemiringan 1 saat awal tanjakan 56,54 km/jam, pada saat tanjakan mengalami penurunan kecepatan menjadi 23,37 km/jam. Sedangkan kemiringan 2 saat awal tanjakan 43,24 km/jam dan pada saat tanjakan mengalami penurunan kecepatan menjadi 19,97 km/jam.
KINERJA SIMPANG DENGAN BUNDARAN SI JALAN DIPONEGORO BANDAR LAMPUNG indralam, febriansyah; Herianto, Dwi; Junaedi, Tas'an; Putri Ofrial, Siti Anugrah Mulya
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 11 No. 4 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i4.3933

Abstract

Bundaran Tugu Perbankan Kota Bandar Lampung merupakan salah satu bundaran dengan tiga lengan yang berada di pusat Kota Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja pada kondisi eksisting. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Data primer yang diambil dari hasil survei langsung seperti data volume lalu lintas, dan geometrik bundaran sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait yaitu data jumlah penduduk kota Bandar Lampung guna menghitung kapasitas bundaran. Analisis kinerja bundaran dilakukan dengan menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Hasil penelitian yang dilakukan pada jam sibuk tingkat hambatan samping relatif tinggi dengan kondisi khusus daerah komersial dan aktuvitas sisi jalan tinggi. Hasil survei arus lalu lintas tertinggi terjadi di pagi hari pada pukul 06.30-08.30 WIB dengan volume lalu lintas tertinggi sebesar 1587,10 smp/jam dengan kapasitas bundaran sebesar 3172,56 smp/jam. Nilai derajat kejenuhan tertinggi terdapat pada jalinan AB sebesar 0,50 smp/jam dengan nilai tundaan sebesar 6,35 det/jam. Berdasarkan MKJI 1997 nilai derajat kejenuhan Bundaran Tugu Perbankan Kota Bandar Lampung tersebut masih terbilang ideal dan tingkat pelayanan jalan dikategorikan sedang.Kata kunci : bundaran, kinerja bundaran, kapasitas, tundaan, derajat kejenuhan, MKJI 1997.