Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Deteksi Telur Cacing Nematoda Gastrointestinal pada Feses Ayam Broiler (Gallus domesticus) Di Desa Embung Kandong Kecamatan Terare Kabupaten Lombok Timur Hadi, Ruslan; Supriadi, Supriadi
Mandalika Veterinary Journal Vol 4, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mvj.v4i1.11378

Abstract

Salah satu unggas yang banyak menjadi sumber protein dan mampu meningkatkan kesejateraan peternak adalah ayam broiler. Ayam broiler populer di Indonesia sejak tahun 1990-an. Saat ini ayam broiler telah dikenal oleh masyarakat Indonesia dengan berbagai kelebihan, seperti waktu pemeliharaan yang relatif singkat dan bersifat menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi ada atau tidaknya telur cacing nematoda gastrointestinal pada saluran pencernaan ayam broiler. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey deskriptif labolatorik yang berupa deteksi telur cacing nematoda gastrointestinal pada ayam broiler. Rancangan penelitian ini menggunakan cross-sectional studi. Sebanyak Data 29 sampel feses ayam broiler telah dikoleksi secara acak dari lokasi pemeliharaan di Desa Embung Kandong hasil. Seluruh sampel fses kemudian diperiksa dengan menggunakan metode pengapungan gula jenuh. Hasil pemeriksaan 29 feses ayam broiler menunjukkan 13 sampel positif mengandung telur cacing nematoda gastrointestinal. Berdasarkan hasil identifikasi yang telah dilakukan, karakteristik morofologi telur cacing nematoda yang ditemukan merupakan anggota genus Trichostrongylus sp. Hasil ini menunjukkan bahwa ayam broiler di daerah penelitian telah terinfeksi oleh cacing nematoda gastrointestinal. Dominansi cacing Trichostrongylus sp menunjukkan golongan cacing ini sangat cocok dengan kondisi lingkungan di Kawasan pemeliharaan ayam broiler sehingga manajemen pemeliharaan ayam broiler di Kawasan ini perlu ditingkatkan agar dapat menekan infeksi cacing Trichostrongylus sp.
Deteksi Telur Cacing Nematoda Gastrointestinal pada Feses Ayam Broiler (Gallus domesticus) Di Desa Embung Kandong Kecamatan Terare Kabupaten Lombok Timur Hadi, Ruslan; Supriadi, Supriadi
Mandalika Veterinary Journal Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mvj.v4i1.11378

Abstract

Salah satu unggas yang banyak menjadi sumber protein dan mampu meningkatkan kesejateraan peternak adalah ayam broiler. Ayam broiler populer di Indonesia sejak tahun 1990-an. Saat ini ayam broiler telah dikenal oleh masyarakat Indonesia dengan berbagai kelebihan, seperti waktu pemeliharaan yang relatif singkat dan bersifat menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi ada atau tidaknya telur cacing nematoda gastrointestinal pada saluran pencernaan ayam broiler. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey deskriptif labolatorik yang berupa deteksi telur cacing nematoda gastrointestinal pada ayam broiler. Rancangan penelitian ini menggunakan cross-sectional studi. Sebanyak Data 29 sampel feses ayam broiler telah dikoleksi secara acak dari lokasi pemeliharaan di Desa Embung Kandong hasil. Seluruh sampel fses kemudian diperiksa dengan menggunakan metode pengapungan gula jenuh. Hasil pemeriksaan 29 feses ayam broiler menunjukkan 13 sampel positif mengandung telur cacing nematoda gastrointestinal. Berdasarkan hasil identifikasi yang telah dilakukan, karakteristik morofologi telur cacing nematoda yang ditemukan merupakan anggota genus Trichostrongylus sp. Hasil ini menunjukkan bahwa ayam broiler di daerah penelitian telah terinfeksi oleh cacing nematoda gastrointestinal. Dominansi cacing Trichostrongylus sp menunjukkan golongan cacing ini sangat cocok dengan kondisi lingkungan di Kawasan pemeliharaan ayam broiler sehingga manajemen pemeliharaan ayam broiler di Kawasan ini perlu ditingkatkan agar dapat menekan infeksi cacing Trichostrongylus sp.
Pengaruh Faktor-Faktor Perilaku Konsumen, Kualitas Pelayanan Dan Segmentasi Perilaku Terhadap Keputusan Pembelian Asuransi Kebakaran Di PT. Asuransi Tri Pakarta Kantor Perwakilan Tangerang Hadi, Ruslan; Rifkhan, Rifkhan
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

− Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor kebudayaan, sosial, pribadi, psikologis, kualitas pelayanan, dan segmentasi perilaku terhadap keputusan pembelian asuransi kebakaran di PT. Asuransi Tri Pakarta Kantor Perwakilan Tangerang. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah rendahnya minat masyarakat dalam membeli produk asuransi kebakaran yang dipengaruhi oleh berbagai faktor perilaku konsumen dan strategi pemasaran perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling sebanyak 278 responden dari total populasi 912 nasabah. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial faktor sosial, psikologis, kualitas pelayanan, dan segmentasi perilaku berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan faktor kebudayaan dan pribadi tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,790. Hal ini menunjukkan bahwa 79% keputusan pembelian dipengaruhi oleh variabel dalam penelitian, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa segmentasi perilaku dan kualitas pelayanan menjadi faktor dominan dalam meningkatkan keputusan pembelian. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk meningkatkan strategi pemasaran berbasis perilaku konsumen serta kualitas pelayanan guna meningkatkan minat masyarakat terhadap produk asuransi.