Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pemanfaatan Keanekaragaman Mangrove oleh Masyarakat di Pesisir Pantai Mangrove Paluh Getah Immanuel Sinabang; Klarita Dwijayanti Waruwu; Geby Pauliana; Winda Rahayu; Meilinda Suriani Harefa
J-CoSE: Journal of Community Service & Empowerment Vol. 1 No. 1 (2023): J-CoSE: Journal of Community Service & Empowerment
Publisher : Edutech Journals

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58536/j-cose.v1i1.7

Abstract

Salah satu negara di dunia yang memiliki banyak kekayaan laut dan pesisir adalah Indonesia. Dari panjang garis pantai 95.181 km2 dan luas hutan mangrove 3.489.140,68 hektar, diperkirakan luasnya setara dengan 23% ekosistem mangrove dunia. Mangrove adalah jaringan depan pantai tropis yang berbeda yang diliputi oleh berbagai jenis pohon atau perdu khas yang mampu tumbuh subur di air asin. Penelitian ini dilakukan melalui metode penelitian kualitatif yaitu dengan cara mengamati hutan mangrove sebagai perlindungan daerah pesisir di Pantai Mangrove Paluh Getah, Kabupaten Deli Serdang. Pengamatan dilakukan mulai 26 September 2022 hingga 10 Oktober 2022. Lokasi studi dilakukan di Pantai Mangrove Paluh Getah yang beralamat di Jl. Paluh Getah, Dusun XIV, Tanjung Rejo, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan peneliti ialah metode pengumpulan observasi yang mana dengan melakukan pengamatan terhadap tanaman Mangrove yang ada disekitar daerah Pantai Mangrove Paluh Getah dan data yang diperoleh merupakan data primer yang kemudian dikumpulkan dan diolah menjadi kesimpulan deskriptif. Analisis SWOT digunakan sebagai metode analisis dalam penelitian ini. Temuan dalam penelitian ini adalah ditemukan beberapa keanekaragaman jenis mangrove di Pantai Mangrove Paluh Getah yaitu: Rhizophora Apiculata (Bakau Minyak), Avicennia Marina (Mangrove api-api), Nipah, Sonneratia Caseolaris (Pedada), dan Acanthus ilicifolius L. (Jeruju). Masyarakat pesisir pantai Paluh Getah juga sudah mampu mengolah mangrove menjadi aneka panganan dan kerajinan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP KEMAMPUAN PUBLIC SPEAKING SISWA KELAS XI JURUSAN AKUNTANSI SMK NEGERI 2 LUWU TIMUR Winda Rahayu; Sitti Hajerah Hasyim; Samsinar
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol. 6 No. 1 (2025): Vol 6 No 1 November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/edunomia.v6i1.8204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap kemampuan public speaking siswa kelas XI jurusan akuntansi SMKN 2 Luwu Timur. Variabel dalam penelitian ini yaitu model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw sebagai variabel bebas (X) dan kemampuan public speaking sebagai variabel terikat (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Akuntansi SMK Negeri 2 Luwu Timur yang berjumlah 40 siswa, sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik total sampling sehingga keseluruhan populasi dijadikan sampel yakni sebanyak 40 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji instrumen dan uji hipotesis dengan menggunakan SPSS 27 for windows.Berdasarkan analisis regresi linear sederhana diperoleh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw Y’ = 97,519+0,350X yang berarti model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berpengaruh positif terhadap kemampuan public speaking siswa yang mana tiap penambahan satu satuan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw maka nilai kemampuan public speaking mengalami peningkatan sebesar 0,350 satuan dan hasil uji-t diperoleh nilai signifikan 0,000<0,05 yang berarti variabel model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berpengaruh dan signifikan terhadap kemampuan public speaking siswa, dengan demikian hipotesis “diterima”. Sementara itu, hasil analisis koefisien determinasi (KD) diperoleh nilai r2 = 0,486 berarti bahwa pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap kemampuan public speaking sebesar 48,6 persen sedangakan 51,4 persen dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. This study aims to analyze the effect of jigsaw cooperative learning model on the public speaking abilities of class XI students majoring in accounting at SMKN 2 East Luwu. The population in this study was all students in class XI Accounting at SMK Negeri 2 East Luwu, totaling 40 students, while the sample in this study was taken using total sampling techniques, so that the entire population used as a sample was 40 people. The data collection techniques used are questionnaires and documentation. The data analysis techniques used are descriptive analysis, instrument tests and hypothesis tests using SPSS 27 for windows. The results of this study indicate that: (1) Based on simple linear regression analysis, it was obtained that the jigsaw type cooperative learning model Y' = 97.519+0.350X, which means that the jigsaw type cooperative learning model has a positive effect on students' public speaking abilities where for every additional unit of the jigsaw type cooperative learning model, the public speaking ability value increases by 0.350 units. (2) Based on the results of the t-test obtained a significant value of 0.000<0.05, which means that the jigsaw type cooperative learning model variable has a significant and influential effect on students' public speaking abilities, thus the hypothesis is "accepted". (3) Based on the results of the analysis of the coefficient of determination (KD) obtained a value of r2 = 0.486, meaning that the influence of the jigsaw type cooperative learning model on public speaking skills was 48.6 percent while 51.4 percent was influenced by other factors not studied.