Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Karakter Nasionalisme Relijius berbasis Nilai ASWAJA pada Peserta Didik di Yayasan Pendidikan Al-Murtadho Ngadiluwih Kediri Kriyantono, Rachmat; Alim, Syahirul; Prantama, Muhammad Barqah
Belantika Pendidikan Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Kayon Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47213/bp.v6i2.278

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji implementasi nilai ASWAJA sebagai upaya penguatan karakter nasionalisme religius pada peserta didik di Yayasan Pendidikan Al-Murtadho Ngadiluwih Kediri. Metode yang digunakan yaitu deskripsi kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, FGD, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai ASWAJA tercermin dalam aktivitas pembelajaran berupa cerita keseharian yang dilakukan oleh peserta didik yang kemudian diselipkan nilai-nilai toleransi dan tenggang rasa. Selain itu, peserta didik juga dibiasakan untuk saling menghargai dengan tidak membeda-bedakan teman yang satu dengan lainnya. Temuan ini memberikan wawasan baru tentang strategi penguatan karakter berbasis nilai agama dalam konteks pendidikan Islam  khususnya bagi anak usia dini di Indonesia.
Desain Kelembagaan BUMDES: Menelaah Kerangka Kerja Analisis dan Pengembangan Kelembagaan BUMDES Maju Bersama, Kabupaten Malang Rohman, Ahmad Zaki Fadlur; Prantama, Muhammad Barqah
International Journal of Demos (IJD) Volume 5 Issue 1 (2023)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v5i1.397

Abstract

AbstractEnterprise, it has provided various kinds of benefits for the village community. This is because this Village Owned Enterprise is a socially oriented village-owned institution. In this study using a type of qualitative research with a case study approach. This research itself uses data collection techniques in the form of documentation, observation, and interviews. As an analytical tool, Elinor Ostrom's Institutional Analysis Development Theory is used to describe the institutional design of Maju Bersama Village-Owned Enterprises. First Biophysical Condition of Village-Owned Enterprise managers is able to optimize and make very good use of the potential that exists in their villages. The second is the Attributes of Community, the ability of managers to change community distrust into a trust that is profitable for Village-Owned Enterprises. And the last one is the Rules in Use, namely as an Ad and ART norm the Maju Bersama Village-Owned Enterprise can control the behavior of the actors by assigning roles and positions to each actor.Keywords: Village Owned Enterprises, Institutionalism Analysis Development, Elinor Ostrom AbstrakBadan Usaha Milik Desa merupakan sebuah pilar ekonomi yang tertelak pada tingkat desa. Keberadaan dari Badan Usaha Milik Desa ini sangat dibutuhkan bagi desa sebagai sebuah upaya guna meningkatkan perkonomian masyarakat dan juga Pendapatan Asli Desa. Salah satu Badan Usaha Milik Desa yang berada di Kabupaten Malang dan tidak bergerak pada bidang pariwisata adalah Badan Usaha Milik Desa Maju Bersama Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Dengan berdirinya Badan Usaha Milik Desa Maju Bersama ini telah memberikan berbagai macam manfaat bagi masyarakat desanya. Hal tersebut dikarenakan Badan Usaha Milik Desa ini merupakan sebuah lemabaga milik desa yang berbasis social oriented. Dalam penelitian kali ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini sendiri menggunakan teknik pengambilan data berupa dokumetasi, observasi, dan wawancara. Sebagai sebuah pisau analisis maka Teori Institutional Analysis Development milik Elinor Ostrom digunakan dalam menggambarkan desain kelembagaan Badan Usaha Milik Desa Maju Bersama. Pertama Biophysical Condition para pengelola Badan Usaha Milik Desa mampu mengoptimalkan dan memanfaatkan potensi yang ada didesa mereka dengan sangat baik. Kedua yakni Attributes of Community kemampuan dari para pengelola dalam merubah ketidak percayaan masyarakat menjadi sebuah kepercayaan yang menguntungkan bagi Badan Usaha Milik Desa. Dan yang terakhir adalah Rules in Use yakni sebagai sebuah norma Ad dan ART Badan Usaha Milik Desa Maju Bersama dapat mengendalikan prilaku para aktornya dengan memberikan peran dan posisi bagi masing-masing aktor.Kata Kunci: Badan Usaha Milik Desa, Institutionalism Analysis Development, Elinor Ostrom
Institutional governance and degraded agricultural land management in supporting regional food security Prantama, Muhammad Barqah; Wijaya, Andy Fefta; Rozuli, Ahmad Imron; Hakim, Muhammad Lukman
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol. 13 No. 3 (2026)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2026.133.10689

Abstract

?Agricultural land degradation and land conversion increasingly threaten regional food security in Malang Regency, East Java. This study examined how biophysical vulnerability—particularly soil organic carbon decline in Inceptisol-dominated systems—interacted with land governance and agricultural productivity. This study adopted a qualitative case study approach, supported by secondary data on land use, soil characteristics, harvested area, and rice production, and complemented by document analysis of regional land protection regulations. Productivity was recalculated using official harvested area and production statistics, and long-term projections to 2035 were constructed under annual land conversion scenarios of 1% and 2%. The results suggest that merely designating land is not enough to ensure sustainable food production over the long term. To maintain the resilience of regional food systems, governance must effectively incorporate measurable efforts to restore soil quality and control land conversion.