Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Hictorical Of Sufism In Recent Centuries Rahmat Lutfi Guefara; Ali Mu’tafi; Robingun Suyud El Syam
International Journal of Education, Language, Literature, Arts, Culture, and Social Humanities Vol. 1 No. 3 (2023): August : International Journal of Education, Language, Literature, Arts, Cultur
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/ijellacush.v1i3.857

Abstract

The emergence of research examining Islamic mysticism or Sufism in recent centuries, reaching its peak in the 20th century, indicates significant development of Sufism outside the Islamic world. This is evidenced by the presence of Muslim communities in the West who adhere to Sufi teachings. The aim of this article is to explore the development of Sufism in the West, focusing on two aspects: (1) Examining the theories and early studies on the introduction of Sufism to the West since the 17th century; (2) Investigating the models and patterns of Sufism that have emerged in the West, especially in the 20th century. This research employs a qualitative approach with methods of historical and philosophical analysis. The research findings include: (1) Western studies on Sufism began as early as the 17th century and reached their peak in the 19th/20th century, marked by numerous translations of Sufi texts. (2) In the 20th century, several models or patterns of understanding Sufism emerged in the Western world, namely hybrid, perennial, and transplant Sufism.
MENUAI HIKMAH MELALUI PENDERITAAN TIADA AKHIR DALAM KASUS ISTRI GALAK Robingun Suyud El Syam; Ahmad Guspul; Adi Suwondo; Ali Mu’tafi
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 1 No. 4 (2022): Desember : Concept: Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1411.051 KB) | DOI: 10.55606/concept.v1i4.77

Abstract

Laki- laki dan wanita memiliki peran dan fungsi berbeda, akan tetapi dalam aspek hak dan kewajiban keduanya setara. Seperti dalam perihal kepemimpinan, peran laki-laki lebih diutamakan daripada wanita. Dengan pendekatan teori, penelitian disimpulkan : istri galak merupakan berkah, dimana jodoh telah ditentukan Allah. Melalui sikap sabar maka akan tersingkap hikmah di dalamnya. Penelitian merekomendasikan dalam posisi suami yang mempunyai istri galak, jangan lari dari kenyataan, namun pahami dengan kacamata agama agar tersingkap hikmah didalamnya
Edukasi Islam Melalui Manajemen Strategik Entititas Setan Dalam Merusak Mahligai Rumah Tangga Robingun Suyud El Syam; Ali Mu’tafi
Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrafi.v2i1.923

Abstract

Keluarga merupakan pondasi pendidikan bagi anak. Rusaknya bangunan rumah tangga berakibat buruk bagi pendidikannya. Tujuan penelitian mengungkap manajemen strategik entititas setan dalam merusak mahligai rumah tangga, untuk kemudian dicari langkah antisipasinya dalam konteks pendidikan Islam. Dengan pendekatan teoritik, disimpulkan, bahwa setan mempunyai entitas yang bertugas merusak keutuhan rumah tangga yang disebut divisi Dasim. Manajemen mereka terstruktur rapih dengan melibatkan agen konspirasi global dari unsur manusia, yakni tukang sihir, pelakor dan pebinor. Capain tertinggi dari progam ini adalah perceraian. Kejahatan terstuktur mereka dilancarkan melalui tiga segmen: pra nikah, rumah tangga dan pasca cerai. Solusi untuk mengatasi gangguan ini, dengan memahami hakikat pernikahan dan menjalani bahtera rumah tangga dengan semangat ibadah untuk memperoleh ridha Allah. Penelitian merekomendasikan agar manajemen ini menjadi solusi mempertahankan rumah tangga yang bahagia.
Edukasi Kebahagiaan Sejati dalam Penyelenggaraan Haji di Tengah Pandemi Ali Mu’tafi
Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Vol. 1 No. 1 (2022): April : Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrafi.v1i1.1206

Abstract

The research intends to describe true happiness education in organizing Hajj in the midst of a pandemic. The article is the result of qualitative research from literature data, the results of the research show: that happiness is a concept that refers to the positive emotions felt by individuals and the positive activities they like. Even though the Covid-19 pandemic has overshadowed the implementation of the Hajj, everyone in the pilgrimage must develop positive feelings. That way he can feel true happiness. True happiness can be achieved when a person knows himself, knows God, knows the world, and knows the hereafter. It is not something that comes suddenly, but through continuous effort. At least five aspects of the source of true happiness, namely: 1) establishing positive relationships with other people, 2) focusing on something that is done, 3) finding meaning in everyday life, 4) positive emotions, 5) resilience. The implications of research on the need to think positively in response to all circumstances, being the core of the continuity of happiness requires more focused research. Research suggests that Hajj organizers refresh congregations about true happiness.
PERAN GURU PAI DALAM PENINGKATAN PENERAPAN NILAI-NILAI ISLAMI SISWA DI SMP NUSANTARA WONOSOBO Deny Setiawan; Moh. Sakir; Ali Mu’tafi
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7651

Abstract

Seorang guru PAI yang paling banyak menghabiskan waktu dengan siswa dalam ranah pendidikan, mereka berinteraksi secara langsung setiap hari dan memberikan pembelajaran yang bukan hanya teori saja tetapi juga praktik dalam kehidupan. Peran guru PAI ini menjadi semakin penting dalam peningkatan penerapan nilai-nilai Islami untuk mencegah berbagai permasalahan pendidikan. Rumusan masalaah dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana peran guru PAI dalam peningkatan penerapan nilai-nilai Islami siswa di SMP Nusantara Wonosobo; 2) Bagaimana metode  yang dilakukan oleh guru PAI dalam peningkatan penerapan nilai-nilai Islami siswa di SMP Nusantara Wonosobo; 3) Apa saja tantangan yang dihadapi guru PAI dalam proses peningkatan penerapan nilai-nilai Islami siswa di SMP Nusantara Wonosobo. Adapun tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui peran guru PAI dalam peningkatan penerapan nilai-nilai Islami siswa di  SMP Nusantara Wonosobo; 2) Untuk mengetahui metode yang dilakukan oleh guru PAI dalam peningkatan penerapan nilai-nilai Islami siswa di SMP Nusantara Wonosobo; 3) Untuk mengetahui tantangan yang dihadapi guru PAI dalam proses peningkatan penerapan nilai-nilai Islami siswa di SMP Nusantara Wonosobo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis penelitiannya bersifat penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data diperoleh dari Kepala sekolah, Operator sekolah, guru PAI, dan juga perwakilan siswa siswi SMP Nusantara Wonosobo, Teknik analisis yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Peran guru PAI dalam peningkatan penerapan nilai-nilai Islami siswa terdapat beberapa metode efektif yang diterapkan oleh guru PAI dan pihak sekolah, seperti kegiatan rutin setiap pagi para siswa dan guru berjejer untuk bersalaman serta menerapkan 5S, dan juga ketika melaksanakan sholat dzhuhur berjamaah; (2) Metode yang diterapkan metode yaitu keteladanan, pembiasaan, dan nasihat, (3) terdapat tantangan yang signifikan seperti sebagian guru lain menunjukkan masih belum bisa bekerjasama, kurangnya pengawasan dari orang tua terhadap anak ketika menggunakan HP saat mereka berada di rumah, dan keberagaman latar belakang peserta didik.