This Author published in this journals
All Journal SinarFe7
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Smart Attandance System Menggunakan Smart Card Berbasis Internet Of Things (IoT) Michael Markus; Endi Permata; Desmira
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mengetahui proses pembuatan sistem absensi otomatis yang menggunakan smart card. 2) Penggunaan secara langsung hasil inovasi di dalam kegiatan belajar mengajar di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, khususnya Jurusan Pendidikan Vokasional Teknik Elektro. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, develop, Implement, Evaluate) yang dikemukakan oleh Pribadi dan direduksi sesuai kebutuhan peneliti . Langkah – langkah pada penelitian ini ada 5 (lima) tahapan, yaitu Analyze (menganalisi), Design (desain/perancangan), Development (pengembangkan), Implement (melaksanakan/eksekusi), dan Evaluate (mengevaluasi/umpan balik). Dalam penelitian ini dikembangkan prototype sistem absensi otomatis berbasis IoT yang dimana memudahkan proses absensi pada kegiatan belajar mengajar di Pendidikan Teknik Elektro. Penelitian ini dikembangkan berdasarkan observasi lapangan yang dimana marak terjadi manipulasi tanda tangan kehadiran/absensi. Hasil dari penelitian ini diharapkan mampu mengurangi manipulasi tersebut sehingga data absensi mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro semakin obyektif dan laporan absensi dapat diakses melalui web dengan bantuan IoT untuk transfer data dari RFID menuju Halaman Web. Selain itu peneliti mengharapkan dari prototype ini dapat meningkatkan kompetensi peserta didik dalam bidang mikrokontroller. Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan data kelayakan prototype sistem presensi otomatis dengan perolehan rata-rata skor 91,3 menurut ahli alat, 87,3 menurut pengguna dosen, dan 87,7 menurut pengguna mahasiswa. Dari ketiga hasil uji kelayakan semua skor masuk kategori “Sangat Layak”.