Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Kegiatan Monitoring Dan Evaluasi Di Badan Penelitian Dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat Hapsari, Nidya; Wirjatmi TL, Endang; T. Gedeona, Hendrikus
Jurnal Media Administrasi Terapan Vol. 4 No. 1 (2023): Vol. 4, No. 1, Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jmat.v4i1.90

Abstract

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2016 tentang Pedoman Penelitian dan Pengembangan di Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintahan Daerah, Badan Litbang Daerah Provinsi memiliki tugas dan fungsi untuk melakukan pemantauan dan evaluasi, dengan tujuan untuk mengamati perkembangan pelaksanaan rencana kerja kelitbangan, mengidentifikasi serta mengantisipasi permasalahan yang timbul dan/atau akan timbul untuk dapat diambil tindakan sedini mungkin, serta melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pemanfaatan hasil-hasil kelitbangan dalam penyusunan kebijakan. Saat ini monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat yaitu monitoring dan evaluasi pada aspek proses, yang dilakukan setiap bulan, triwulan, dan semester, untuk memantau capaian kinerja serta serapan anggaran. Dari latar belakang permasalahan tersebut, dirancang sebuah model monitoring dan evaluasi untuk rekomendasi dari hasil kelitbangan, sehingga dapat membantu organisasi dalam mengoptimalkan tugas pokok dan fungsinya dalam kegiatan kelitbangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan ini teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan telaah dokumen. Dalam penelitian ini, proses analisis data yang akan dilakukan yaitu, menggunakan Soft Systems Methodology dan analisis CATWOE. Berdasarkan hasil wawancara, upaya yang dilakukan untuk permasalahan ini yaitu perbaikan pada proses perencanaan yang dilakukan pada tahun ini, yaitu forum perencanaan, menggunakan teknik desk kepada seluruh pengusul kelitbangan, sehingga diharapkan pelaksanaannya dapat mencapai tujuan yang diharapkan dengan menghasilkan rekomendasi kebijakan berkualitas serta bermanfaat. Berdasarkan hasil penelitian, telah disusun secara sederhana model pelaksanaan monitoring evaluasi terhadap hasil kelitbangan, dengan rekomendasi standar operasional prosedur yang dapat memantau pemanfaatan hasil kelitbangan untuk mendapatkan tindak lanjut.
Self-Paced Moodle Learning Advances Teachers Digital Competence Levels: Pembelajaran Mandiri Moodle Meningkatkan Tingkat Kompetensi Digital Guru Rajab, Hafizh Fajar; Jubaedah, Edah; T. Gedeona, Hendrikus; Pradesa, Hafid Aditya Pradesa
Academia Open Vol. 11 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/acopen.11.2026.13825

Abstract

General Background: Digital competence has become a fundamental requirement for effective pedagogy in technology-integrated education systems. Specific Background: At SMAN 1 Nagreg, teachers’ use of digital tools remained limited, with most operating at the Newcomer and Explorer levels of the DigCompEdu framework and relying on conventional professional development approaches. Knowledge Gap: Empirical action research on self-paced e-learning models for secondary school teachers in resource-constrained settings remains limited, particularly regarding structured and iterative interventions. Aims: This study evaluates a Moodle-based self-paced e-learning program designed using the ADDIE framework within Classroom Action Research to improve teachers’ digital competencies across six DigCompEdu domains. Results: Findings indicate a transition from A1/A2 levels to the Integrator (B1) level, with notable progress in legal digital resource curation and interactive digital assessment practices. Teachers reported a 79.05% positive response rate, emphasizing flexibility as a key advantage, while time management remained a primary challenge. Novelty: The study demonstrates the integration of CAR and ADDIE within a self-paced Moodle environment as a structured intervention model for teacher professional development. Implications: Institutional support, including formal policy integration and protected learning time, is essential to sustain competency development and ensure broader adoption of self-paced digital training. Highlights• Transition from beginner to integrator competency stages across all DigCompEdu domains• Strong progression in ethical resource selection and data-driven evaluation practices• Flexible access model widely appreciated despite workload-related participation barriers KeywordsDigital Competency; DigCompEdu Framework; Moodle Learning Platform; Self-Paced Learning; Teacher Professional Development