Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA PROGRAM SEKOLAH LANSIA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN LANSIA (Studi Sekolah Lansia Selaras Desa Tandem Hulu II) Manurung, Putri Adinda
JURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/juispol.v4i1.3461

Abstract

AbstrakAdapun alasan peneliti mengangkat permasalahan ini ialah dikarenakan masalah kesejahteraan lansia sering terabaikan sehingga peneliti ingin mendeskripsikan bagaimana upaya sekolah lansia dalam meningkatkan  kesejahteraan lansia di Desa Tandem Hulu II, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi yang akan dilakukan untuk observasi penelitian ini adalah di Desa Tandem Hulu II, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan wawancara, dan observasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah analisis naratif. Hasil dari penelitian ini adalah Sekolah lansia sudah efektif dalam meningkatkan kesejahteraan lansia, pasalnya karena adanya sekolah lansia ini membuat para lansia bisa mengembangkan potensi diri seperti pengembangan hobi, bakat, dan keterampilan, serta dapat belajar hidup sehat dan bersosial. Adapun alasan para lansia mengikuti sekolah lansia ini ialah karena tertarik dengan program-programnya, karena ingin jadi lansia yang produktif, ingin meningkatkan pengetahuan, menjaga kesehatan, mengembangkan potensi lansia dimasa tua, serta mengembangkan keterampilan lansia. Organisasi yang diikuti para lansia selain sekolah lansia dimasa tua sepeti ini antara lain: posyandu lansia, pengajian mingguan atau majelis ta’lim, dan ikut kegiatan PKK.Kata Kunci: Lansia; Program sekolah lansia: Kesejahteraan
Urgensi Penegakan Hukum terhadap Kasus Pencurian Sepeda Motor oleh Anak Muda di Kota Medan: Studi Putusan Nomor: 1816/Pid.B/2023/PN Mdn Jannah, Nur; Manurung, Putri Adinda; Safitri, Rohma; Isnaniah, Isnaniah; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Batu, Dewi Pika Lbn
As-Syar i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga  Vol. 6 No. 1 (2024): As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/as.v6i1.904

Abstract

Theft cases are the most common cases that are most disturbing to the public and detrimental to the parties involved. The law on theft no longer makes perpetrators of theft feel afraid of sanctions. Even though it is very clear that theft is classified as a criminal offense that will be punished according to the level of the theft case. The type of research carried out is empirical legal research, empirical legal research is a type of research that aims to look at the law as a whole and examine how the law functions in society. Empirical legal research methods can also be referred to as sociological legal research because the focus of this research is examining people in their social relationships. And the data collection techniques used were interview methods and literature studies. In the research, the data used is primary data in the form of statements from the Medan Police and the Medan District Court regarding motorbike theft. The results of the discussion were that each defendant was sentenced to prison for 4 (four) years. Causative factors include family or parental factors, environmental factors, economic need factors, and low education factors.