Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Studi Kecepatan Pembakaran Laminar dan Tinggi Api Premix Avgas 100 LL dengan Variasi Ekuivalen Rasio Nasrullah, Muhammad Nur Cahyo Hidayat; Kustanto, Muh Nurkoyim; Darsin, Mahros; Ilminnafik, Nasrul; Syuhri, Skriptyan Noor Hidayatullah
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 12, No 2 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v12i2.2952

Abstract

Aviation gasoline atau yang umum disebut dengan avgas merupakan bahan bakar bagi pesawat dengan mesin piston. Pesawat tipe ini pada umumnya banyak digunakan untuk pelatihan terbang hingga untuk penyemprotan tanaman. Banyak peneliti yang telah membahas mengenai bahan bakar ini. Namun, masih belum ditemukan mengenai pengujian kecepatan pembakaran (SL) dan tinggi api laminar premix menggunakan metode bunsen burner. Oleh karena itu penelitian ini membahas mengenai studi kecepatan pembakaran laminar dan tinggi api premix avgas 100 LL dengan memvariasikan ekuivalen rasio dari 0,8; 1,0 dan 1,2. Pada penelitian ini ditemukan bahwa kecepatan pembakaran tertinggi didapatkan pada ekuivalen rasio 1,0 yakni 49,31 cm/detik. Namun pada pengujian tinggi api, ekuivalen rasio 1,0 menghasilkan nilai tingi api terendah yakni 6,303 mm. Hal ini disebabkan karena nilai maksimum kecepatan pembakaran umumnya tercapai pada rasio stoikiometrik, yang menandakan saat bahan bakar dan udara dicampur dalam proporsi yang tepat untuk pembakaran sempurna. Dengan pembakaran campuran bahan bakar-udara yang mendekati stokiometri ini maka menyebabkan nilai tinggi api semakin rendah. Fenomena ini terjadi karena tinggi api terkait erat dengan konsumsi penuh uap bahan bakar, Sehingga, tinggi api mencapai titik akhir ketika semua bahan bakar yang menguap telah terbakar habis.
Penigkatan Kualitas Produk Material Komposit Fiberglass Menggunakan Vaccum Assisted Resin Infusion di Industri Wangi Fiberglass Banyuwangi Asrofi, Mochamad; Dwilaksana, Dedi; Sakura, Rahma Rei; Junus, Salahuddin; Hentihu, M. Fahrur Rozy; Yudhistiro, Danang; Syuhri, Skriptyan Noor Hidayatullah; Taufik, Taufik
Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jpm.v2i3.366

Abstract

Pembuatan komposit sebagai pengganti material logam membutuhkan teknologi sebagai penunjang produksi sehingga menghasilkan banyak produk dengan kualitas yang bagus. Bahan komposit mempunyai beberapa keunggulan diantaranya massa jenis ringan dan sifat mekanik yang baik. Umumnya, bahan komposit terdiri dari dua penyusun yaitu matriks dan fiber. Matriks berfungsi sebagai pengikat dan fiber berguna sebagai penguat struktur komposit. Metode pembuatan produk tersebut yaitu vaccum, casting, dan hand lay-up. Hasil menunjukkan produk komposit dengan vaccum assisted resin infusion (VARI) mempunyai kualitas yang baik dan minim cacat dibandingkan dengan casting dan hand lay-up. Metode VARI dapat diaplikasikan di industri manufaktur komposit fiberglass. The fabrication of composites as a substitute for metal materials requires technology to support the production to produce many products with good quality. Composite materials have several advantages, including light density and good mechanical properties. Generally, composite materials consist of two components, namely matrix and fiber. The matrix functions as a binder and the fiber is useful as a reinforcement for the composite structure. The fabrication methods of these products are vacuum, casting, and hand lay-up. The results show that composite products with vacuum-assisted resin infusion (VARI) have good quality and minimal defects compared to casting and hand lay-up. The VARI method can be applied in the fiberglass composite manufacturing industry.
Kecepatan Pembakaran Laminar dan Tinggi Api Premix pada Campuran Pertamax-Avgas dengan Etanol Nur Cahyo Hidayat Nasrullah, Muhammad; Nurkoyim Kustanto, Muh; Darsin, Mahros; Ilminnafik, Nasrul; Noor Hidayatullah Syuhri, Skriptyan
National Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): PROCEEDING SEMAKIN E.1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan bakar penerbangan yang umum digunakan untuk pesawat dengan tipe mesin reciprocating adalah avgas 100 LL. Keandalan penggunaan bahan bakar ini masih belum tergantikan, khususnya di daerah Indonesia. Pada umumnya avgas menggunakan zat aditif berbahaya berupa tetraethyl lead atau timbal untuk meningkatkan performa bahan bakar ini. Meskipun dapat meningkatkan performa, zat aditif ini terkenal menjadi cancer agent hingga penyebab penurunan IQ akademik pada anak-anak. Beberapa penelitian untuk mengurangi penggunaan timbal pada bahan bakar penerbangan sudah beberapa kali dibahas oleh para peneliti, salah satunya dengan mencampurkan avgas dengan bahan bakar konvensional tanpa timbal. Namun jarang yang membahas mengenai kecepatan pembakaran laminar (SL) pada topik tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui dampak pencampuran bahan bakar avgas dengan pertamax serta penambahan etanol, serta variasi nosel burner terhadap kecepatan pembakaran laminar (SL) dan tinggi api premix yang dihasilkan pada rasio ekuivalen 0,8; 1,0; dan 1,2. Metode bunsen burner dipilih sebagai alat pengujian, karena dinilai simpel dan memiliki hasil yang cukup akurat. Dari pengujian yang dilakukan etanol memiliki nilai S­L tertinggi. Campuran avgas dan pertamax memiliki kecepatan pembakaran yang lebih rendah dibanding avgas 100 LL murni, namun lebih tinggi dari pada pertamax murni. Sebaliknya hasil tinggi api berbanding terbalik. Namun dapat diketahui bahwa penambahan volume 30% etanol pada campuran terbukti meningkatkan kecepatan pembakaran yang dihasilkan. Selain data dari variasi bahan bakar, pengujian juga dilakukan dengan variasi diameter nosel. Dapat diketahui bahwa diameter nosel mempengaruhi nilai SL.