Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Penerapan Kurikulum Merdeka pada Kelas IV MI Ihyaul Ulum Dukun Gresik untuk Mewujudkan Tujuan Pendidikan Karakter Tatik Safiqo
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol 29 No 01 (2022): April 2022
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v29i01.452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Penerapan Kurikulum Merdeka Pada Kelas IV MI Ihyaul Ulum Dukun Gresik Dalam Upaya Mewujudkan Tujuan Pendidikan Karakter. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Berbagai literatur yang terkait dengan permasalahan penelitian dikumpulkan dan kemudian diseleksi lalu disajikan beserta analisisnya. Subjek informan dalam penelitian ini terdiri dari guru dan siswa kelas IV MI Ihyaul Dukun Gresik. penelitian ini di lakukan di MI Ihyaul Ulum dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk menganalisis data penelitian digunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitan menunjukkan bahwa: penerapan Kurikulum Merdeka pada kelas IV MI Ihyaul Ulum telah memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan tujuan pendidikan berarakter. Guru-guru secara aktif melibatkan siswa dalam proses pembelajaran, memberikan kebebasan kepada siswa untuk menggali potensi diri, serta mempromosikan nilai-nilai karakter yang diharapkan. Selain itu, siswa juga merasakan manfaat dari penerapan Kurikulum Merdeka. Mereka merasa lebih termotivasi dan terlibat dalam pembelajaran, mereka memiliki ruang untuk bereksplorasi dan mengembangkan kreativitas, serta mengalami peningkatan dalam pembentukan karakter pribadi. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan dalam penerapan Kurikulum Merdeka. Faktor-faktor seperti keterbatasan sumber daya dan pemahaman yang belum sepenuhnya merata di antara guru-guru dapat mempengaruhi implementasi yang optimal dari kurikulum ini. Dalam rangka meningkatkan efektivitas penerapan Kurikulum Merdeka, penelitian ini merekomendasikan adanya pelatihan dan pendampingan bagi guru-guru untuk memperkuat pemahaman mereka tentang kurikulum ini. Selain itu, perlu juga perhatian terhadap pengembangan sumber daya yang mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara menyeluruh.
Pembelajaran Tahfidzul Qur’an dalam Penanaman Karakter Islami di MA. Ihyaul Ulum Tatik Safiqo
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4 No 01 (2022): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v4i01.466

Abstract

MA Ihyaul Ulum adalah sebuah lembaga sekolah Madrasah Aliyah swasta yang yang lokasinya berada di Jl. Pondok Pensantren Ihyaul Ulum 108 Dukun Gresik 61155, Kabupaten Gresik, Prov. Jawa Timur yang menerapkan Pendidikan pendidikan Tahfidzul Qur’an pada kurikulum ekstranya. Disini peneliti bertujuan (1) untuk mengetahui langkah-langkah Pendidikan karakter melalui program tahfidzul Qur’an MA Ihyaul Ulum Dukun Gresik (2) untuk mengidentifikasi karakter islami siswa MA Ihyaul Ulum Dukun Gresik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik analisis triagulasi data. Untuk mendapatkan informasi peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi dengan subjek guru takhfidz dan kepala sekolah. Berdasarkan hasil didapatkan: Langkah-langkah pendidikan karakter Islami melalui pembelajaran Tahfidz Al Qur’an MA Ihyaul Ulum Dukun Gresik; telah memberikan salah satu bentuk dan pola pendidikan karakter Islami dalam pembelajaran Tahfidz Al Qur’an yang memasukan 5 karakter yaitu: Religius, sopan, istiqomah, disiplin, dan sabar dalam pembelajaranya. Tujuan penelitian ini adalah 1.Untuk mengetahui langkah-langkah pendidikan karakter Islami dalam pembelajaran Tahfidz Al Qur’an. 2. Untuk mengetahui implementasi pendidikan karakter Islami dalam pembelajaran Tahfidz Al Qur’an
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Religius Peserta Didik di Era Digital Tatik Safiqo; Abdul Ghofur
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era digital membawa perubahan signifikan dalam kehidupan peserta didik, termasuk dalam aspek moral dan spiritual. Kemudahan akses informasi yang tidak terfilter menuntut peran strategis guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter religius siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru PAI dalam menanamkan nilai-nilai religius di tengah tantangan digitalisasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru PAI di sekolah menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai pendidik (mu’allim), teladan (uswah hasanah), dan pembimbing spiritual (murabbi) yang berupaya membangun karakter religius melalui integrasi pembelajaran kontekstual, pemanfaatan media digital positif, dan pembiasaan ibadah harian. Kendala yang dihadapi meliputi kurangnya literasi digital guru serta rendahnya kontrol penggunaan gawai di kalangan siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi digital guru PAI untuk mengoptimalkan pendidikan karakter religius di era digital.
Penerapan Kurikulum Merdeka pada Kelas IV MI Ihyaul Ulum Dukun Gresik untuk Mewujudkan Tujuan Pendidikan Karakter Tatik Safiqo; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 29 No. 01 (2022): April 2022
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v29i01.452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Penerapan Kurikulum Merdeka Pada Kelas IV MI Ihyaul Ulum Dukun Gresik Dalam Upaya Mewujudkan Tujuan Pendidikan Karakter. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Berbagai literatur yang terkait dengan permasalahan penelitian dikumpulkan dan kemudian diseleksi lalu disajikan beserta analisisnya. Subjek informan dalam penelitian ini terdiri dari guru dan siswa kelas IV MI Ihyaul Dukun Gresik. penelitian ini di lakukan di MI Ihyaul Ulum dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk menganalisis data penelitian digunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitan menunjukkan bahwa: penerapan Kurikulum Merdeka pada kelas IV MI Ihyaul Ulum telah memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan tujuan pendidikan berarakter. Guru-guru secara aktif melibatkan siswa dalam proses pembelajaran, memberikan kebebasan kepada siswa untuk menggali potensi diri, serta mempromosikan nilai-nilai karakter yang diharapkan. Selain itu, siswa juga merasakan manfaat dari penerapan Kurikulum Merdeka. Mereka merasa lebih termotivasi dan terlibat dalam pembelajaran, mereka memiliki ruang untuk bereksplorasi dan mengembangkan kreativitas, serta mengalami peningkatan dalam pembentukan karakter pribadi. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan dalam penerapan Kurikulum Merdeka. Faktor-faktor seperti keterbatasan sumber daya dan pemahaman yang belum sepenuhnya merata di antara guru-guru dapat mempengaruhi implementasi yang optimal dari kurikulum ini. Dalam rangka meningkatkan efektivitas penerapan Kurikulum Merdeka, penelitian ini merekomendasikan adanya pelatihan dan pendampingan bagi guru-guru untuk memperkuat pemahaman mereka tentang kurikulum ini. Selain itu, perlu juga perhatian terhadap pengembangan sumber daya yang mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara menyeluruh.
Pembelajaran Tahfidzul Qur’an dalam Penanaman Karakter Islami di MA. Ihyaul Ulum Tatik Safiqo; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4 No 01 (2022): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v4i01.466

Abstract

MA Ihyaul Ulum adalah sebuah lembaga sekolah Madrasah Aliyah swasta yang yang lokasinya berada di Jl. Pondok Pensantren Ihyaul Ulum 108 Dukun Gresik 61155, Kabupaten Gresik, Prov. Jawa Timur yang menerapkan Pendidikan pendidikan Tahfidzul Qur’an pada kurikulum ekstranya. Disini peneliti bertujuan (1) untuk mengetahui langkah-langkah Pendidikan karakter melalui program tahfidzul Qur’an MA Ihyaul Ulum Dukun Gresik (2) untuk mengidentifikasi karakter islami siswa MA Ihyaul Ulum Dukun Gresik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik analisis triagulasi data. Untuk mendapatkan informasi peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi dengan subjek guru takhfidz dan kepala sekolah. Berdasarkan hasil didapatkan: Langkah-langkah pendidikan karakter Islami melalui pembelajaran Tahfidz Al Qur’an MA Ihyaul Ulum Dukun Gresik; telah memberikan salah satu bentuk dan pola pendidikan karakter Islami dalam pembelajaran Tahfidz Al Qur’an yang memasukan 5 karakter yaitu: Religius, sopan, istiqomah, disiplin, dan sabar dalam pembelajaranya. Tujuan penelitian ini adalah 1.Untuk mengetahui langkah-langkah pendidikan karakter Islami dalam pembelajaran Tahfidz Al Qur’an. 2. Untuk mengetahui implementasi pendidikan karakter Islami dalam pembelajaran Tahfidz Al Qur’an
PENDAMPINGAN PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA EVALUASI INTERAKTIF DENGAN APLIKASI QUIZIZZ Tatik Safiqo; Abdul Ghofur
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan evaluasi pembelajaran yang efektif merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Namun, banyak guru yang masih menghadapi kendala dalam memanfaatkan teknologi untuk menciptakan media evaluasi yang menarik dan interaktif. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru di MI Ihyaul Ulum Dukun Gresik dalam pembuatan media evaluasi interaktif menggunakan aplikasi Quizizz. Quizizz adalah platform berbasis digital yang memudahkan guru untuk membuat kuis, ujian, atau latihan dengan elemen gamifikasi sehingga dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Pelatihan ini dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan teknis penggunaan aplikasi Quizizz, praktik pembuatan media evaluasi, dan pendampingan dalam implementasi hasil pelatihan. Metode yang digunakan meliputi presentasi, demonstrasi, diskusi, dan kerja kelompok. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa guru mampu memahami fitur-fitur utama Quizizz, seperti pembuatan soal, pengaturan mode kuis, dan analisis hasil evaluasi siswa. Selain itu, guru juga berhasil mengintegrasikan media evaluasi berbasis Quizizz ke dalam proses pembelajaran, yang terbukti meningkatkan antusiasme siswa. Melalui kegiatan ini, kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi untuk evaluasi pembelajaran dapat ditingkatkan secara signifikan. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi MI Ihyaul Ulum Dukun Gresik untuk terus mengembangkan inovasi dalam pembelajaran berbasis digital. Keberlanjutan program serupa juga perlu dilakukan untuk memperkuat kemampuan guru dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan di era digital.  Kata kunci: kompetensi guru, media evaluasi, Quizizz, pelatihan, pembelajaran interaktif
PEDAGOGI AKHLAK TRANSFORMATIF BERBASIS MUHASABAH: REORIENTASI KONSEP AL-ITSMU DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KONTEMPORER Ubaidillah Ubaidillah; Moh. Faishol Khusni; Naal Hira’ Angrheini; Tatik Safiqo
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 8 No 01 (2026): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/pj38jz55

Abstract

Pembelajaran teologi mengenai konsep dosa dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) kontemporer cenderung reduksionis dan terjebak pada dogma eskatologis-ritual yang kering. Akibatnya, terjadi pembelahan moral (moral splitted) di kalangan pelajar yang saleh secara ritual namun permisif terhadap transgresi moral publik di era digital, seperti perundungan siber (cyberbullying), kecurangan akademik, dan penyebaran hoaks. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi konsep al-itsmu dalam Al-Qur'an dan merumuskan implikasi pedagogisnya bagi konseptualisasi kurikulum akhlak dalam PAI modern. Menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan Tafsir Maudhu'i (Tematik) model Muhammad Baqir al-Shadr, penelitian ini melacak korpus ayat melalui kitab al-Mu'jam al-Mufahras li Alfadzil Qur'anil Karim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata al-itsmu beserta derivasinya disebutkan sebanyak 48 kali dalam Al-Qur'an dan terklasifikasi ke dalam empat klaster sosioreligius: komodifikasi harta, konsumsi destruktif, manipulasi hukum/persaksian, serta dekadensi mental-sosial. Secara teologis, al-itsmu merupakan transgresi moral yang dilakukan secara sadar, sengaja, dan digerakkan oleh kesombongan egoistik (al-'izzatu bil itsmi) yang berdampak destruktif secara sistemik. Sebagai solusi, studi ini menawarkan orientasi baru melalui formulasi "Pedagogi Transformatif berbasis Muhasabah" (Pendidikan Penyadaran dan Reorientasi Moral). Implikasi instruksionalnya bertumpu pada tiga strategi utama: redefinisi dosa berbasis dampak sosiologis-humanistik (habl min an-nas), kontekstualisasi asbabun nuzul melalui pembelajaran berbasis kasus (case-based learning) dalam literasi digital Islam, serta penerapan dialog reflektif untuk melatih kemampuan regulasi diri (self-regulation) peserta didik demi mewujudkan integrasi kesalehan individual dan sosial secara berimbang di ruang publik.
IMPLEMENTASI KURIKULUM BERBASIS CINTA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS DAN SIKAP TOLERANSI PESERTA DIDIK Tatik Safiqo
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 8 No 01 (2026): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/p3jna181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter religius dan sikap toleransi peserta didik di MA Modern Al Miftah. Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pembelajaran yang menempatkan nilai kasih sayang, kepedulian, penghargaan, penghormatan, dan penerimaan terhadap sesama sebagai bagian integral dalam proses pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru PAI, dan peserta didik sebagai sumber data. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam pembelajaran PAI di MA Modern Al Miftah dilakukan melalui perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi yang mengintegrasikan nilai kasih sayang, keteladanan, kepedulian, saling menghargai, dan penghormatan terhadap perbedaan. Dalam proses pembelajaran, guru PAI tidak hanya menekankan pencapaian aspek pengetahuan keagamaan, tetapi juga membangun hubungan yang positif antara guru dan peserta didik serta membiasakan perilaku saling menghormati dan peduli terhadap sesama. Implementasi tersebut berkontribusi terhadap terbentuknya karakter religius peserta didik yang tercermin dalam pembiasaan ibadah, kedisiplinan, tanggung jawab, kesopanan, dan perilaku sesuai nilai-nilai ajaran Islam. Selain itu, sikap toleransi terlihat melalui kemampuan peserta didik menghargai perbedaan pendapat, bekerja sama, menghormati teman, serta menghindari sikap diskriminatif dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, Kurikulum Berbasis Cinta dalam pembelajaran PAI dapat menjadi salah satu pendekatan strategis dalam membentuk peserta didik yang religius, berakhlak mulia, peduli, dan memiliki sikap toleran terhadap keberagaman.