Claim Missing Document
Check
Articles

Historis Pendidikan Islam serta Upaya Penguatannya dalam Sistem Pendidikan Nasional Muthoharoh, Miftakhul; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 28 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v28i1.111

Abstract

Pendidikan islam ialah suatu pendidikan yang bertujuan ingin membentuk seorang pribadi yang muslim sepenuhnya, serta mengembangkan semua kemampuan manusia dan menumbuhkan hubungan yang erat antara manusia dengan allah dan ciptaannya. Sejarah adalah suatu peristiwa yang terjadi di masa lampau. Jadi, Sejarah pendidikan islam di Indonesia adalah suatu peristiwa mengenai pendidikan islam pada mala lampau yang ada di Indonesia. Dalam pendidikan islam di Indonesia ada pembagian berdasarkan zamannya: pendidikan zaman kerajaan, pendidikan zaman penjajahan, pendidikan zaman kemerdekaan. Pada zaman kerajaan pendidikan islam memiliki beberapa lembaga yang digunakan dalam proses pendidikan yakni, masjid dan langgar, pesantren. Dari pendidikan islam zaman kerajaan ke pendidikan islam zaman penjajahan ada perubahan terhadap sistem pendidikan islam tersebut, Belanda menganggap pendidikan agama islam yang diselenggarakan di pondok-pondok pesantren, masjid, mushalla, dianggap tidak membantu pemerintah belanda. Para santri dianggap buta huruf latin. Lebih jelasnya madrasah dan pesantren dianggap tidak berguna dan tingkatannya rendah, sehingga disebut sekolah desa. Oleh sebab itu, belanda mendirikan sekolah-sekolah dasar di tiap Kabupaten dimaksudkan untuk menandingi dan menyaingi madrasah, pesantren, dan pengajian di desa itu. begitu juga dengan bangsa jepang yang mengganti semua kebijakan- kebijakan bangsa indonesia untuk kepentingaan pribadi jepang. Pendidikan islam mengalami perkembangan pesat pada zaman kemerdekaan yang telah mengembangkan mulai dari proses sampai dengan lembaga-lembaganya menjadi lebih baik. Pada zaman kemerdekaan pendidikan islam sudah mendirikan madrasah dan sekolah umum yang lebih baik dari sebelumnya. Upaya penguatan terhadap posisi pendidikan Islam dalam sistem pendidikan nasional. Penguatan tersebut ditunjukkan oleh lembaga dan SDM pendidikan Islam itu sendiri, baik secara kuantitas maupun kualitasnya. Pendidikan harus terdepan dalam segala hal, sehingga eksistensinya bisa diakui secara nasional.
Penerapan Metode Tikrār Dalam Menghafal Al-Quran Ikhwanuddin, Muhammad; Husnah, Asmaul; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 28 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v28i1.112

Abstract

Penerapan metode dalam menghafal al-Quran di lembaga TaÍfiÐ al-Quran memerlukan perhatian serius dalam rangka mencetak generasi Qurani di bumi Allah Swt. Karya tulis ini adalah hasil dari sebuah penelitian di Pondok Pesantren Takhassus al-Quran di mana tujuan di dalam penelitian tersebut adalah untuk menjawab tiga persoalan yaitu: Bagaimana penerapan metode tikrār dalam menghafal al-Quran, apa faktor pendukung dan penghambat metode tikrār dalam menghafal al-Quran, dan bagaimana solusi mengatasi hambatan dalam penerapan metode tikrār dalam menghafal al-Quran. Penelitian ini berjenis kualitatif yang mengambil data deskriptif berupa kata-kata atau wawancara langsung dengan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mubarok yang mencakup proses penerapan metode tikrār dalam menghafal al-Quran, hal-hal yang mendukung dan menghambat proses tersebut dan solusi dalam mengatasi hambatan-hambatan penerapan metode tikrār dalam menghafal al-Quran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Penerapan metode tikrār dalam menghafal al-Quran di Pondok Pesantren Al-Mubarok melalui beberapa tahapan, yaitu: bin-naÐar, taÍfiÐ, talaqqÊ, tikrār, dan tasmÊ’. Sedangkan pelaksanaanya antara lain: setoran tes (tikrār hafalan dalam bentuk evaluasi hafalan tiap hari satu juz), tikrār bersama teman pondok dalam bentuk sima’an berpasangan, ujian mengulang hafalan dalam bentuk tasmÊ’ (memperdengarkan) hafalan tiap kelipatan 5 juz yang didengarkan oleh para santri, dan Jam’iyah TaÍfiÐul Qur’an yang dilaksanakan setiap bulan bersama dengan para alumni Pondok Pesantren Al-Mubarok. 2) Faktor pendukung metode tikrār dalam menghafal al-Quran di Pondok Pesantren Al-Mubarok adalah motivasi, baik dari diri sendiri, orang tua, teman maupun lingkungan, niat, dan sima’an berpasangan. Sedangkan faktor penghambatnya adalah rasa malas, melemahnya semangat, dan ayat yang dihafal lupa lagi. 3) Solusi dalam mengatasi hambatan-hambatan tersebut adalah saling memberi motivasi antar teman, mendengar murattal al-Quran, membaca buku-buku kisah para penghafal al-Quran, dukungan orang-orang terdekat, dan selalu istiqāmah dalam mengulang hafalan al-Quran.
Penerapan Metode Modeling The Way dalam Proses Pengajaran : (Research dilakukan di MA PSM Sugiwaras Nganjuk) ., Rumina; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 28 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v28i1.113

Abstract

The correct delivery of material is when students understand what we have to say and do the questions well, along with practicing it in everyday life. Departing from the teaching process for a teacher who is required to deliver material in accordance with the curriculum, so that teachers are required to use various methods or methods in teaching so that the delivery of material can run well. The application of the modeling the way method in MA PSM loceret Nganjuk, motivated by the understanding of students in the learning process and the teacher must be able to apply methods or strategies that are in accordance with the learning material and the use of appropriate methods. This type of research is descriptive, and MA PSM Loceret Nganjuk is used as a data source to get a portrait of the application of the modeling method applied by religion teachers focused on the subject of fiqh. The data were obtained by means of interviews and observations. The method of analysis used consists of three stages, namely data reduction, data presentation, and verification. From the results of the research conducted, the authors conclude that: Learning with the modeling the way method has worked quite well and students' attention can be focused on the child demonstrating the material, as well as providing practical experience that can form a strong memory. In addition, the supporting factors in The application of the modeling the way method at MA PSM Sugiwaras Nganjuk includes: teachers, students or students, learning methods, facilities and infrastructure, parents or guardians of students and the surrounding environment.
Pendekatan Hermeneutika antara Ajaran (Otoritas) dan Perilaku (Otoritarism) Khalid M. Abou El Fadl Muawanatul Hasanah, Siti; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 28 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v28i1.114

Abstract

Tulisan ini memaparkan tentang pendekatan hermeneutika antara ajaran otoritas dan perilaku otoritarism yang digagas oleh Khalid M. Abou El Fadl.kiPemikiran keislaman lahir dari respon lslam terhadap realitas sosial yang mengakibatkan pemikiran Islam tumbuh subur dan berkembang. Dengan banyaknya pemikir keislaman menyebabkan munculnya berbgai macam persolan yang dihadapi, dan tentunya sebanyak jumlah dari pemikir itu. kiOleh karenanya, pluralitas dalam agama Islam perlu direspon sebagai kekayaan umat muslim. Disinilah Khalid Abou El Fadl menggagas tentang pendekatan hermeneutika antara ajaran otoritas dan perilaku otoritarism yang dapat dibedakan dari masing-masing. Dalam ajaran otoritas, Sesungguhnya otoritas itu tidak berdiri sendiri dan tidak pula independen yang tidak melibatkan elemen lainkyang mendukungnya dan mendasarinya. Dalam hal ini ada beberapaksumber yang bisa dijadikan sumber otoritas, diantaranya adalah: sumber dari wahyu, sumber dari hasil pembuktian empiris, dan selanjutnya adalah sumber dari kekuatan penalaran manusiandan tradisi yang telah mapan. Sedangkan Dalam Membangun gagasan otoritas dan otoritarism yaitu melalui (kompetensi, penetapan makna, dan konsep perwakilan dalam Islam). Yaitu dengan Pertama: menjadikan Tuhan sebagai otoritas tertinggi. Kedua: penetapan makna, Ketiga: konsep perwakilan dalam Islam melalui kedaulatan Tuhan.
Membentuk Generasi Milenial Qur’ani Melalui Pembelajaran PAI Ardiningrum, Aufaa Dzakiy; Maulidya, Farah Nida; Rahayu, Indah; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 28 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v28i1.115

Abstract

Al-Quran merupakan sumber ilmu pengetahuan baik ilmu agama maupun ilmu umum. Generasi milenial sebagai generasi berjiwa qurani merupakan generasi yang diidam-idamkan bangsa. Melihat akhlak dari generasi milenial yang semakin jauh dari ajaran agama Islam maka dalam tulisan ini berupaya memberikan solusi bagaimana cara pemuda bertindak sesuai ajaran agama Islam dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama tanpa melupakan indentitasnya sebagai milenial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Tulisan ini juga membahas tentang konsep generasi milenial berbasis qur’ani, eksistensi PAI dalam membentuk generasi milenial qurani, pembentukan karakter generasi milenial berjiawa qur’ani dalam perspektif PAI, dan peran mapel PAI dalam pembentukan generasi berjiwa qur’ani . PAI merupakan pendidikan karakter yang paling utama. Melalui PAI para siswa diajarkan cara bertingkah laku sesuai Al-Quran dan menjadikan Al-Quran dan sunnah sebagai way of life, PAI juga memuat sejarah yang didalamnya kita dapat mempelajari tokoh-tokoh nabi, sahabat, maupun sastrawan dimasa lampau untuk dijadikan suri tauladan sebagai konsepsi dari masa lalu untuk dijadikan ibrah dimasa sekarang. Dan fiqih sebagai salah satu mata pelajaran PAI mengajarkan rambu-rambu hukum dalam beribadah. Oleh sebab itu tujuan utama dari pembelajaran PAI adalah pembentukan kepribadian bernafaskan unsur qurani. Hasil dari pembahasan ini diharapkan bagi generasi milenial menjaga ayat-ayat Allah, mencintai ayat-ayat Al-Quran, memahami, mentadabburi, dan mengaktualisaiskan dalam kehidupan sehari hari melalui pembelajaran PAI.
An Analysis of The English Textbook Entitled “Pathway to English” for Second Grade Students of Senior High School Based on Tomlinson’s Theory Sholah, Hanif Maulaniam; Rohma, Cholifatur; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 28 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v28i1.116

Abstract

English is one of the most widely spoken international official languages worldwide. In Indonesia, English is used as a subject at various school levels. Teaching English itself is not an easy thing, so the role of media is very important in the learning process. One of the learning media that is often used and easy to find is textbooks. The purpose of this study was to determine the suitability of the textbook entitled Pathway to English with Tomlinson's theory. This research is a qualitative descriptive study with a focus on library research. The object of research is an English textbook entitled Pathway to English. The theory used to analyze is Tomlinson's theory. Data collection technique is obtained by in-depth observation of English textbooks. The technique of analyzing data is by reading, reducing data, presenting data, and verifying data. The results of this study indicate that the Pathway to English textbook meets the sixteen criteria contained in Tomlinson's theory. So that the textbook is declared fit for use as a learning medium. The author provides suggestions to several parties, including the teacher to pay more attention when choosing textbooks to be used during learning. To the publisher, it is suggested to publish quality books so that it can help the learning process to reaches the intended target.
Pendidikan Islam Perspektif Burhanuddin Az-Zarnuji : (Konsep dan Relevansi bagi Pendidikan Saat Ini) Nurjanah, Nike; Ardhilani, Arivia; Haq, Zulfikar Emir; Nur Maghfiroh, Alyadita; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 28 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v28i1.117

Abstract

Pendidikan adalah salah satu sarana untuk meningkatkan sebuah kualitas suatu bangsa, oleh sebab itu kemajuan beberapa negara bisa terjadi karena mereka menaruh perhatian besar terhadap dunia pendidikan. Pendidikan Islam adalah proses pembimbingan dan pengajaran peserta didik agar meningkatkan keimanan, intelektual, kepribadian dan keterampilan yang diajarkan melalui pengajaran oleh pendidik. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui konsep dan relevansi pendidikan Islam perspektif Burhanuddin Az-Zarnuji bagi pendidikan saat ini. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif didukung dengan library research, yakni mengumpulkan literatur dari buku dan jurnal berkaitan dengan masalah yang akan diselesaikan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa konsep pendidikan Islam persepektif Burhanuddin Az-Zarnuji dapat dikelompokkkan menurut komponen pendidikan yakni tujuan pendidikan yang harus berfokus untuk mencari ridha dan kedekatan kepada Allah SWT. Guru sebagai pendidik hendaknya ia yang lebih alim, sholeh dan menjauhkan diri dari perbuatan dosa serta menguasai betul bidang ilmu tertentu karena kekuatan pembelajaran berpusat pada seorang pengajar. Murid sebagai penuntut ilmu haruslah memuliakan guru dan memiliki kepribadian yang baik. Metode pendidikan yang digunakan yakni dengan menghafal, mencatat, memahami, berdiskusi dengan materi-materi yang diajarkan lebih menekankan pada bidang keagamaan. Relevansinya dengan pendidikan saat ini adalah tujuan belajar berhubungan dengan niat, belajar akan dikatakan berhasil jika antara niat, keinginan dan tujuan peserta didik saling berkesinambungan sehingga pendidik perlu mengarahkan agar peserta didik mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Metode yang diberikan Az-Zarnuji pada intinya menekankan untuk peserta didik agar memperoleh pemahaman yang baik karena belajar haruslah dengan wawasan yang mendalam.
Manajemen Penilaian E-Learning Madrasah dalam Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Setiono, Agus; Darim, Abdu; Zamroni, Afif; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 28 No. 02 (2021): Oktober 2021
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v28i02.131

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk mendiskusikan pelaksanaan penilaian menggunakan aplikasi e-learning madrasah, intensifikasi host-server kepala madrasah. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah deskriptuf kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil artikel ini adalah: Pertama, implementasi penilaian berbasis aplikasi e-learning dilakukan dengan cara: (a) perencanaan penilaian berdasarkan perangkat pembelajaran yang disusun dan pembuatan soal bersumber dari pemanfaatan laman-laman pendidikan yang mengandung level soal high-order thinking skill (HOTS), (b) pengorganisasian dilakukan dengan sosialisasi dan diseminasi cara menggunakan aplikasi e-learning kepada guru dan siswa, (c) pelaksanaan penilaian dilakukan dengan pengawasan akun masing-masing guru mata pelajaran, dan (d) analisis data hasil penilaian dengan penyimpanan data di dalam gawai siswa, akun guru, dan server sistem, sedangkan pengolahan pengolahan hasil penilaian secara otomatis dihitung oleh aplikasi. Kedua, intensifikasi host-server kepala madrasah dilakukan dengan cara: (a) perencanaan sistem aplikasi dengan waka kurikulum, waka sarana prasarana, teknisi, operator, dan bendahara sekolah, (b) pengorganisasian sistem aplikasi melibatkan waka kurikulum, wali kelas, dan guru BK menghasilkan petunjuk teknis pelaksanaan penilaian pendidikan untuk diteruskan kepada guru mata pelajaran dan siswa, (c) pelaksanaan penilaian pendidikan dengan mengoptimalkan host-server sebagai media pengawasan, dan (d) analisis data hasil penilaian dengan penyimpanan data hasil olahan otomatis aplikasi dalam host-server kepala madrasah sebagai source nilai rapor siswa.
Tantangan Pembelajaran Online di Masa Pandemi Achadah, Alif; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 28 No. 02 (2021): Oktober 2021
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v28i02.132

Abstract

Dunia pendidikan saat ini mnegalami tantangan yang sangat luar biasa dengan adanya kondisi pandemi karena virus covid-19. Tantangan tersebut timbul dalam bidang penerapan sistem pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah. Dalam kajian ini menemukan bahwa adanya tingkat profesionalisme pengajar yang sedang diuji serta pemenuhan sarana prasarana dalam kegiatan belajar mengajar. Profesionalitas guru diuji karena dalam kondisi pandemi ini pembelajaran menggunakan sistema daring / online yang smeuanya memanfaatkan TIK (teknologi informasi dan komunikasi) yang pada dasarnya banyak guru yang belum pandai bahkan belum bisa mengoperasikan TIK dengan baik. tantangan lain yang sama pentingnya adalah pemenuhan sarana dan prasarana seperti jaringan internet yang baik untuk proses pembelajaran.
Pengembangan Strategi dan Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam ., Jeprianto; ., Herwani; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 28 No. 02 (2021): Oktober 2021
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v28i02.133

Abstract

Strategy is a very influential component in the world of education, one of which is in the learning process of islamic religious education. This islamic religious education learning strategy is one of the efforts to apply how the values of islamic teachings that axist in eact material can be learned, understood and can be practiced by students in veryday life. In this case strategies and methods in learning are needed by an aducator because strategies and methods are tools or ways to make it easier for an educator to convey learning material so that the results obtained re in accordance with what the educator wants to expect. Therefore strategies and methods must go hand in hand in the teaching process.
Co-Authors , Masykur H. Mansyur ., Fahrudin ., Ihya’ Ulumuddin ., Jeprianto ., Khoirunnisaa’ ., Mudiyono ., Rumina ., Zainab A'yun, Qurroti Abd. Latif Abdillah Dimas Pratama Abdul Gani Jamora Nasution Abdul Ghofur Abdul Kosim, Abdul Abdurrohim Abdurrohim Abdurrohim, Abdurrohim Abidin , Jaenal Abidin, Jaenal Ach. Husaini Achadah, Alif Achmad Junaedi Sitika Achmad Muhajir SAM Achmad Muhibin Zuhri Achmat Mubarok Ade Indriany Afriani, Risa Agusten Agustin, Cindy Ahmad Faisal Ahmad Marzuki Ahmad Ma’ruf Ahmad Muzakki Al Mahbubi Ahmad Zuhdi AHMADI Aini Farida, Nur Ainurrofiq, Machbub Ali muhajir, Ali Ali Mustofa Ali, M. Makhrus Alya Navida Nurita Amaliya Nasucha, Juli Amalya, Kanaya Amelia, Vernelysa Amirudin Amril M, Amril M Amrillah, Rizki Anaya, Alvi Angraeini, Naal Hira Anisah, Rafiqatul Anisak, Siti Darojatun Anugrah, Vivian Apriani, Ellita Ardhilani, Arivia Ardiningrum, Aufaa Dzakiy Ardiyansyah, Nanda Ari Dwianto, Ari Arief Azizi Arief Wirawan Arif Rahman Arlina Arlina, Arlina Arnadi Arnadi Arnadi, Arnadi Arrumaisha Fasya Nuriy Aryanti, Dewi Asmuri, Asmuri Astuti Darmiyanti Asyikin, Nurul Asyrof Syafi'i Atiqah Qudsiyah Aulia Rahman, Nadila Aulia, Salsabila Ayuni, Audy Aziz, Nurul Azmi Azzahra, Amalia Azzara, Anggi Putri A’yun, Qurroti Badriyah, Laila Badrun Taman Badrus Zaman Badruttamami, Badruttamami Bariah, Oyoh Bella Sukma, Adriana Hanny Betti Megawati Bisri Mustofa Budi Sudrajat choir, miftachul damanhuri , Damanhuri Darim, Abdu Darmayanti, Hj. Astuti Daud, Fauzi Ahmad Daulay, Afrahul Fadhila Debibik Nabilatul Fauziah Dedek Ardiansyah Deshi Karunia Hajarwati Desra Reifka Rhaudia Devina Kuncoro, Rhaudhatuljannati Devita Aulia Putri Devita Yanti, Kartika Dewi Nur Fariida Dewi Pertamasari Dewi, Eva Dhitami, Dhitami Dian Farda Al Hasani Dodi Edy Purwanto Eka Rahma, Annisa Salsabila Aprilia Eka susanti Eka Yusnaldi Eki Waluyo, Kasja Elisya Laesya Tasya Elsa Nurfadiyah Endang Retnowati Erna Widyastuti Fadillah Putri Adeana Fadiya, Nasyia Alifa Fadriati Fadriati Fahira mutia kirana Faizin, Nurul Farida, Nur Aini Faruuq Trifauzi Fatiatun Fatimatuzzahro, Rima Fauzi Tamami, Hanif Fauziah , Adinda Nur Fauziah, Debibik Nabilatul Fauziyah, Lana Febrianti, Putri Silvia Ferawati, Dewi Fihris Filkhoiriya, Afifah Findah Nur Hamidah Firda Al-Vina Firdausih Firdausih, Firdausih Fitra Audina Fitri Selviah Fitria Mauilida Frezzi Ramadhan Syah Furdianto, Muafan Gatot Marwoko Chahya Ansyani Gatot Sujono, Gatot Ghozali, Solchan Habibie Ramadhan, Habibie Hadi, M Nur Hafidz Rifqi Hafiidh, Muhammad Hairul Huda Hakim, Robiah Umi Halimah Halimah Hanif Maulaniam Sholah, Hanif Maulaniam Hanifuddin Mahadun Hanik Yuni Alfiyah Hanik Yuni Alfiyah, Hanik Yuni Hanum OK, Azizah Haq, Zulfikar Emir Harahap, Adek Saputra Harsoyo, Roni Hartono, Febri Hasibuan, Hafnan Aziz Hasibuan, Najwa Naumira Hasibuan, Salsa Bila Hasima Harahap Henny Saraswati Henny Saraswati Herin Supardi Herrian, Aulia Dwi Putri Herwani . Hidayati Murtafiah, Nurul Hidayatullah, Rendra Nur Iman Hinggil Permana Holis, Khoirul Hosna, Roifatul Humairah, Nabila Husaini, Muhammad Zahdi Husnah, Asmaul Ibrahim, M. Maulana Idi Warsah Ifan Ali Alfatani Ihya` Ulumuddin Ihya` Ulumuddin, Ihya` Ihya` Ulumuddin, Ihya` Ulumuddin Iin Wahyu Mahmuda Ika Ramadhani Ikhlasul Amalia, Riza Ikhwanuddin, Muhammad Ilma Fauziah ilmaknuna, Lulu Ilun Mualifah, Ilun Imam Fauji, Imam Imam Sukardi Imron Arifin Inayatur Rosyidah Indana, Nurul Indriana Dewi Mawarni Marpaung Indriana Pitaloka Indriani,, Sinar Mahardika Iqtianti, Haniefah Irfa Waldi Irma Soraya Isa Anshori, Mochammad Ismail Istiqomah, Fida Ulil Iswari Maghfiroh, Dana Iwan Hermawan Jaelani Jaenal Abidin Jahro Muniro Jailani Syahputra Siregar Jannah, Eni Miftahul Jayid, Ruwaidan Karnia, Nia Karyawati, Lilis Kasidi, Reyhandika Kusnul Kasja Katra Pramadeka Khairunnisa Khoir, Muhammad Ikhsanul Khoiri, Muhammad Mirzaq KHOIRUL ANWAR kholilurahman, Muhammad fadil Khoridatunnida Khoridatunnida, Khoridatunnida Khotimah, Maulidy Putri Khusnul khusnul khotimah Kirana Kurniawati , Lilis Laila Badriyah Laili Agustinaning Galuh Muninggar Landy Arief Syaputra Larasati, Septri Layli Musyfiroh Liansyah Lidya Febrianty Lubis, M Ridho Lucky Damara Yusuf Luhlu Zahara M Ilham Firdaus M Jamhuri, M Jamhuri M, Amril M. Anang Sholikudin M. Daud, M. Daud M. Jamhuri, M. Jamhuri M. Makbul M. Mudlofar M. Rofik Fitrotulloh Ma'ruf, Ahmad Maghfirah, Dewi Nazilatul Maha, Mhd. Zulfadi Mahadun , Hanifuddin Mahmuda, Muhammad Manshur, Masykur Mansyur, Masykur Mansyur, Masykur H. Marini, Niken Seviana Masfufah Mas’udah Mas’udah, Mas’udah Mathlaul Pajri Matondang, Muhammad Alfaridzi Maulida, Najmi Maulidya, Farah Nida Ma’ruf, Ahmad Ma’sum , Toha Meuthia Putri Meutiah Khairani Harahap Miftahir Rizqa Mimin Maryati Moh. Ali Moh. Isbir Mohamad Rosid Mohammad Amin Mohtarom, Ali Muadzah, Alya Muawanatul Hasanah, Siti Mubarok, Achmat Mubarok, Wildan Nur Muchamad Ifan Maulana Mudlofar, M. Mufaizah Muhamad Afandi MUHAMMAD FAHMI Muhammad Fiqri Alwi Muhammad Heru Hresnawanza Muhammad Ikhwanuddin Muhammad Iqbal Hafiz Muhammad Miftah, Muhammad Muhammad Nur Hadi Muhammad Nur Hadi Muhammad Ruslan Muhammad Syaifuddin Muhammad Yusron Maulana El – Yunusi Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi Muhammada Muhammada, Muhammada Muhtarom, H.Ali Muji Munawir Munawir Munawir Murdianto Murdianto, Murdianto Musthofa, Abdul Mu’thi Mustofa, Taufik Muthoharoh, Miftakhul Mutiara Fajriatu Aprilia Muzdalifah Nabila, Putri Nabila, Tri Yunita Nadia Nura Salma, Nafisa Zahira, Alma Nafisa, Nadia Zayyanan Naili Tsamrotul Mufidah Nainggolan, Hendra Najwa, Ari Sabila nasikhin Naufal, Muhammad Fatur Rafi Nawawi, Muhammad Ruston Neng Ulya Nia Kurnia Nirzal Sunardi Nugraha, Danyu Nur Azizah Nur Azizah, S. Fitriyah Nur Imama Jamil Nur Maghfiroh, Alyadita Nur ‘Azah, Nur ‘Azah Nurabiyah, Nurabiyah Nuraini Nurasia Nurdiana, Whan Nurfadillah, Nuke Nurfauziah, Nabilla NURHASAN Nurhasan Nurhasan, Nurhasan Nuriya Maslahah Nurjanah, Nike Nurlaeli, Acep Nurma Yunita Nurman Nursalimah Nursayidah, Didah Nurseha, Raflie Nursikin Nursikin , Mukh Nursikin, Mukh. Nurul Fadhilah Ramadhani Nurul Hasanah Nurul Hasanah Nurul Indana Nurwijayanti Nuryati Nuryupa okhman, Mauhibur Parulian Sibuea Parwanto Pasaribu, Sriwahyuni Pasmah Candra Pebri, Mitta Prastiwi, Anida Elika Pratama, Aufar Rifqi Pratama, Hidayatullah Akbar Pratama, Muhammad Rusfiansyah Puput Meilanis Puspa Rahayu, Puspa Putri nur aisyah Putri, Rika Amalia Qirsy Halimatus Sa’diyah Qomariyah Ulfa Qudus Nofiandri Eko Dwi Sucipto Qurroti A’yun Rachmah Khairunnisa Rahayu, Indah Rahayu, Windi Ovi Sri Rahma Sinta Rahmadani , Dini Ramadhan , Habibie Ramdani, Muhammad Rasuli Riansyah, Riansyah Ridha, Zaifatur Ridho Akbar Ridwan Akbar Ramadhan Rina Rirqa, Miftahir Risa Risnawati Risnawati Risnawati Ristianah, Niken RIZKI DWI LESTARI Rizki Nazlia Robianna Harahap Rodia Tammardia Siregar Rofiq, Ahmad Ainur Rofi’ah, Erma Athiyatur Rohma, Cholifatur Rohman , Rofiq Nur Rohman, M. Imdadur Romadhon, Nisfi Rosdiana Rumina Ruslan Wahyudi, Undang Rusmaida, Cici Rusydi Ruwaidah Saefullah Azhari Safitri, Anita Saida Hashina Saini , Mukhamat Salmah, Nur Salsabila Nurfitria Salsabila, Firdausi Maulidiyah Salsabila, Maya Sari, Delvina Sari, Dwi Kurnia Sayyid Ahmad Haqqin Nazil Selviza, Dinda Senata Adi Prasetia Setiawan, Bahar Agus Setiono, Agus Sholikhudin, Anang Sholikhudin, M Anang Sholikhudin, M. Anang Silvia, Atik Sinaga, Devi Yusnila Sinorowati, Citra Wulan Siregar, Muthomainnah Siti Ainurrohmah Siti Aisyah Nurjannah, Siti Aisyah Siti Khairani SIti Kholida Siti Kholidatur Rodiyah Siti Kulsum Siti Norhasanah, Siti Siun Rohan Siun Ruhan Solchan Ghozali Solikhudin, Anang Sopian, Novi Fadhilah Sopyan Sri Rahmayanti Berutu Sriwahyuni Pasaribu sugeng Sejati Sulfatun Naimah Supatmi Suriadi Suriadi Suriadi Suwatah Suwistiyonengsih Syafina Maulani Syahputri, Leli Syahri ., Syahri Syaifuddin Syaifuddin , Syaifuddin Syaifullah Syamsuddin Syarif Hidayat Tajuddin Nur Tajudin Nur Tatik Safiqo Tegar Difa Alhaqi, Muhamad Tehedi, Tehedi Thoha, Muhammad Akbar Triana Rosalina Noor, Triana Rosalina Ubabuddin Ubabuddin, Ubabuddin Ubaidillah Ubaidillah , Ubaidillah Ubaidillah ., Ubaidillah Ulumuddin, Ihya’ Undang Undang Usman Vaula Putri Dwi Kurnia Wahyu Hidayat Wahyudi . Wati, Flora Ambar Wenty Septria DS Widiyastuti, Ananda Vibra Widura, Salsabila Weka Wijono, Hani Adi Winda Amelia Putri Wiwin Fachrudin Yusuf Wulandari, Riya Tri YM, Khairuddin YULIANI Yuliastutik Yuni Alfiyah , Hanik Yunita, Tiara Yusniaini, Alisah Yusuf, Achmad Yusuf, Lucky Damara Zahra Azzura Jaffa Zahro, Umniiatuz Zainab, Nurul Zainal Abidin Zainudin Zainudin Zamroni, Afif Zuairiyah, Zuairiyah