Marini, Ajeng Rizka
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN KONSUMSI TEH DAN KOPI READY TO DRINK SERTA KUALITAS TIDUR TERHADAP RISIKO ANEMIA REMAJA PUTRI DI SMAN 8 KOTA BOGOR Marini, Ajeng Rizka; Stefani, Megah
Journal of Nutrition College Vol 13, No 2 (2024): April
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v13i2.41080

Abstract

ABSTRACTBackground: The compounds tannin and caffeine found in tea and coffee can affect hemoglobin levels and sleep quality, often associated with the risk of anemia and poor sleep quality in adolescent girls.Objective: This study aims to analyze the relationship between the consumption of ready-to-drink tea and coffee and the quality of sleep with the risk of anemia in adolescent girls in SMAN 8 Kota Bogor.Methods: The method in this research employs a cross-sectional design, utilizing proportional random sampling technique. The study was conducted on 79 adolescent girls who met the inclusion criteria: having experienced menstruation, not experiencing menstrual disorders, and regularly consuming ready-to-drink tea and coffee (≤3 times/day). The exclusion criteria included students with anemia. The research was carried out on August 3, 2023, at SMAN 8 Kota Bogor, and data collection occurred at a single point in time. Data was collected using a questionnaire for respondent characteristics, a Food Frequency Questionnaire (FFQ) for the habit of consuming ready-to-drink tea and coffee, the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire for assessing sleep quality, and an assessment for anemia risk through screening using an 8-group questionnaire (Yes or No). Data analysis used the chi-square test.Results: No association of ready-to-drink tea and coffee consumption with sleep quality with p>0,05 (p-value = 0,331; p-value = 0,232 and POR = 1,728; POR = 1,859), and no association of ready-to-drink coffee consumption with the risk of anemia with p<0.05 (p-value = 0.254 and POR = 1.832). There was a significant association of ready-to-drink tea consumption and sleep quality on the risk of anemia with a p<0.05 (p-value = 0,006; p-value = 0,001 and POR = 4,148; POR = 5,920).Conclusion: It is concluded that there is no association between ready to drink tea and coffee consumption with sleep quality and anemia risk.Keywords : Adolescent girls; coffee; risk of anemia; sleep quality; tea. ABSTRAKLatar Belakang: Senyawa tanin dan kafein yang terdapat pada teh dan kopi dapat mempengaruhi kadar hemoglobin dan kualitas tidur, sehingga seringkali dikaitkan dengan risiko anemia dan kualitas tidur yang buruk pada remaja putri..Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan konsumsi teh dan kopi ready to drink serta kualitas tidur terhadap risiko anemia pada remaja putri di SMAN 8 Kota Bogor.Metode: Metode dalam penelitian ini menggunakan desain cross sectional (potong lintang) dengan menggunakan teknik proportional random sampling dan dilakukan kepada 79 remaja putri dengan kriteria inklusi siswi yang sudah mengalami menstruasi, tidak mengalami gangguan menstruasi, rutin (≤3 kali/hari) mengonsumsi teh dan kopi ready to drink. Kriteria eksklusi penelitian ini yaitu siswi yang memiliki status anemia. Penelitian dilakukan pada tanggal 3 Agustus 2023 di SMAN 8 Kota Bogor dan dilakukan satu waktu dengan pengambilan data satu kali. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner tanya jawab untuk data karakteristik responden, kuesioner FFQ (Food Frequency Questionnaire) untuk data kebiasaan konsumsi teh dan kopi ready to drink, kuesioner PSQI (Pittsburgh Sleep Quality Index) untuk mengukur penilaian kualitas tidur, dan peniliaian untuk risiko anemia dengan skrining menggunakan kuesioner yang terdiri dari 8 kelompok pertanyaan tertutup (Ya atau Tidak). Analisis data menggunakan uji chi-square.Hasil: Tidak adanya hubungan konsumsi teh dan kopi ready to drink dengan kualitas tidur dengan nilai p>0,05 (p-value = 0,331; p-value = 0,232 dan POR = 1,728; POR = 1,859), dan tidak adanya hubungan konsumsi kopi ready to drink dengan risiko anemia dengan nilai p<0,05 (p-value = 0,254 dan POR = 1,832). Terdapat hubungan signifikan konsumsi teh ready to drink dan kualitas tidur dengan risiko anemia diperoleh nilai p<0,05 (p-value = 0,006; p-value = 0,001 dan POR = 4,148; POR = 5,920).Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan konsumsi teh dan kopi ready to drink dengan kualitas tidur dan juga tidak terdapat hubungan konsumsi kopi ready to drink dengan risiko anemia. Namun, terdapat hubungan signifikan konsumsi teh ready to drink dan kualitas tidur dengan risiko anemia pada remaja putri.Kata Kunci : Kopi; kualitas tidur; teh; remaja putri; risiko anemia