Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Upaya Pelestarian Budaya Lokal Ada’ Tuho Dalam Festival Budaya Sebagai Akselerasi Pemajuan Kebudayaan Di Kecamatan Ulumanda Majene Irfan, Muhammad; Alimuddin, Hardiyanti; Amir , Nani Hamdani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Ulumanda di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, memiliki kekayaan budaya yang tinggi meskipun infrastrukturnya terbatas dan akses ke wilayah ini cukup sulit. Salah satu budaya yang masih dijunjung tinggi adalah Ada’ Tuho, sebuah sistem adat yang menjadi pedoman kehidupan masyarakat lokal. Adat ini meliputi aturan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari pernikahan, pertanian, upacara kematian, hingga penanganan perkara hukum. Di tengah tantangan budaya modern dan pengaruh dari luar, nilai-nilai Ada’ Tuho mengalami kemunduran, terutama dalam pemahaman generasi muda. Komunitas Sulbar Culture bersama pemerintah setempat menginisiasi Festival Ada’ Tuho untuk melestarikan budaya ini. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep pelestarian budaya melalui festival dan pengaruhnya dalam membentuk karakter dan identitas masyarakat. Pendekatan budaya yang diangkat diharapkan tidak hanya memperkuat pemahaman budaya lokal tetapi juga menjadi sarana edukasi yang menyeluruh bagi generasi muda. 
Student on Sandeq sebagai Medium Pendidikan Karakter Berdasarkan Kearifan Lokal Masyarakat Mandar Irfan, Muhammad; Saldin, Saldin; Alimuddin, Hardiyanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4730

Abstract

Student On Sandeq (SOS) merupakan program pendidikan karakter berbasis kearifan lokal masyarakat Mandar yang memanfaatkan perahu sandeq sebagai media pembelajaran. Melalui pendekatan eksperiensial, program ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kemaritiman seperti keberanian, kolaborasi, dan kecintaan lingkungan kepada generasi muda di Sulawesi Barat. Artikel ini menganalisis implementasi SOS selama tiga tahun (2022–2024) dengan fokus pada: (1) transformasi pengetahuan tradisional pelaut Mandar menjadi materi pendidikan karakter, (2) dampak kegiatan terhadap pembentukan sikap peserta, dan (3) keberlanjutan program sebagai model pendidikan berbasis budaya. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan analisis dokumen kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SOS berhasil mengintegrasikan tujuh nilai karakter utama (percaya diri, empati, kesetaraan, dll.) melalui aktivitas kebaharian yang terstruktur. Tantangan utama terletak pada aspek institusionalisasi program ke dalam sistem pendidikan formal. Artikel ini menyimpulkan bahwa SOS menawarkan kerangka kerja praktis untuk pendidikan karakter kontekstual yang relevan dengan masyarakat pesisir.