Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Paparan Besi dan Mangan Pada Air Tanah Terhadap Keluhan Kesehatan Masyarakat Di Desa Lakardowo Kabupaten Mojokerto Fadillah, Ganish; Mulia, Mimin Indriani
Environmental Pollution Journal Vol. 2 No. 2: July 2022
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58954/epj.v2i2.53

Abstract

Dugaan cemaran air tanah di Desa Lakardowo berasal dari industri pengelolaan limbah B3menjadi titik balik keluhan kesehatan yang dialami oleh masyarakat. Maka dari itu,penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kualitas air dengan parameter Fe dan Mn padaair bersih yang bersumber dari air tanah (sumur bor) warga yang dekat dengan industripengelola limbah B3 dan gangguan kesehatan masyarakat. Sampel penelitian ini adalah 9sampel air tanah dan 9 sampel warga yang menggunakan air tanah di Desa Lakardowo.Pengujian sampel air menggunakan alat dari Hanna instrument, lalu keluhan masyarakatdidapat dari hasil wawancara dan kuisioner. Hasil pengujian 2 dari 9 sampel air diatasbaku mutu Fe air higiene sanitasi dengan nilai tertinggi 1.23 mg/l dan 1 dari 9 sampel airdiatas baku mutu Mn air higiene sanitasi dengan nilai tertinggi 10.6 mg/l. Gangguankesehatan masyarakat yang dirasakan di sekitar industri pengelolaan limbah B3 adalahgatal-gatal dengan gejala serupa
Analisis Faktor Risiko Perilaku dengan Kasus Malaria pada Masyarakat di Indonesia - Meta Analysis 2016-2021 : Literature Review: Behavioral Risk Factor Analysis with Malaria Cases in Indonesian Society - Meta Analysis 2016-2021 : Literature Review Fadillah, Ganish; R. Azizah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i11.2733

Abstract

Latar belakang: Indonesia merupakan negara penyumbang kasus malaria tertinggi kedua setelah India untuk wilayah WHO South-East Asia pada tahun 2020-2021. Penyebab tingginya kasus malaria pada masyarakat, salah satunya disebabkan oleh faktor perilaku yaitu kebiasaan menggunakan kelambu berinsektisida, kebiasaan menggunakan obat anti nyamuk, dan kebiasaan beraktivitas di luar rumah pada malam hari. Tujuan: untuk menganalisis faktor risiko perilaku diantaranya kebiasaan menggunakan kelambu berinsektisida, kebiasaan menggunakan obat anti nyamuk, dan kebiasaan beraktivitas di luar rumah pada malam hari dengan kasus malaria pada masyarakat di Indonesia. Metode: penelitian ini menggunakan metode meta-analisis pada aplikasi JASP versi 0.9.2. Sumber data yang digunakan adalah 33 literatur yang berasal dari Google Scholar, Pubmed, dan Science Direct. Hasil: hasil meta-analisis menunjukkan bahwa masyarakat yang tidak memiliki kebiasaan menggunakan kelambu berinsektisida berisiko 2,248 kali lebih besar untuk terkena malaria dibandingkan dengan masyarakat yang memiliki kebiasaan menggunakan kelambu berinsektisida. Selanjutnya, masyarakat yang memiliki kebiasaan beraktivitas di luar rumah pada malam hari berisiko 2,014 kali lebih besar untuk terkena malaria dibandingkan dengan masyarakat yang tidak memiliki kebiasaan beraktivitas di luar rumah pada malam hari. Sedangkan kebiasaan menggunakan obat anti nyamuk bukan merupakan faktor risiko. Kesimpulan: Faktor risiko perilaku tertinggi malaria pada masyarakat di Indonesia disebabkan oleh kebiasaan menggunakan kelambu berinsektisida.