Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Kelimpahan Mikroplastik di Sekitar Perairan Provinsi Gorontalo Argiandini, Devita Mega
Environmental Pollution Journal Vol. 3 No. 1: April 2023
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58954/epj.v3i1.106

Abstract

Negara Indonesia sebagian besar memiliki masalah pada bidang perairannya yaitu perairan dengan masalah sampahnya, terutama sampah plastik. Sampah plastik tersebut akan terdegradasi yang nantinya akan menjadi masalah baru yaitu mikroplastik. Identifikasi kelimpahan mikroplastik pada perairan provinsi Gorontalo yang dilakukan di tiga stasiun dengan 6 titik lokasi yang berbeda-beda. Metode pengambilan sampel ini menggunakan purposive sampling, lalu pada proses identifikasi yaitu dilakukan waterbath dan diamkan selama 24 jam, lalu dilakukan presparasi menggunakan H2O2 sebanyak 30%,FESO4 sebanyak 5 tetes, NACL, dan aquades. Identifikasi mikroplastik menggunakan mikroskop stereo dengan perbesaran 10x4. Hasil identifikasi kelimpahan mikroplastik Provinsi Gorontalo ditemukan jenis filamen, fragmen, pellet, dan fiber. Jenis mikroplastik yang paling banyak mendominasi adalah fragmen
Pemberdayaan Kelompok Pembudidaya King Lele Farm di Desa Tengket, Arosbaya : Metode Persiapan Sistem Bioflok Safitri, Talitha Aulia Nadifah; Junaedi, Abdus Salam; Argiandini, Devita Mega; Pratiwi, Putri Ajeng; Nexvia, Cinta Marshanda; kholiq, Mad; Ramadhani, Mohammad Rifli; Zainuri, Muhammad; Biroli, Alfan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret IN PROGRESS
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komoditas ikan lele (Clarias sp.) menjadi salah satu ikan air tawar yang banyak di budidayakan salah satunya oleh pembudidaya King Lele Farm, Desa Tengket, Arosbaya. Budidaya ikan lele masih diterapkan secara konvensional oleh masyarakat serta memiliki permasalahan pada kualitas air dan biaya pakan yang mahal. Kegiatan pengabdian KKN-T yang dilakukan oleh mahasiswa dan dosen secara langsung untuk mengatasi permasalahan budidaya yang masih dilakukan secara konvenional melalui pendampingan persiapan budidaya dengan sistem bioflok. Budidaya sistem bioflok ini memiliki beberapa tahapan untuk menciptakan ekosistem kolam yang baik dengan penambahan molase dan probiotik hingga pemasangan aerator. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada Bulan September hingga Desember 2025. Budidaya sistem bioflok memiliki keunggulan dapat mengatasi permasalahan pada kualitas air dan mampu menekan biaya pakan karena munculnya pakan alami serta pembesaran ikan yang lebih cepat. Hasil dari kegiata ini mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan