Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Politeknosain

Rancang Bangun Doorlock Berbasis Sensor Fingerprint dan Sensor Touch Menggunakan Arduino Uno Nurhidayat, Taufik; Haryawan, Agus
Politeknosains Vol 22 No 1 (2023): Jurnal Politeknosains Volume 22 Nomor 1 - Maret 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Politeknik Pratama Mulia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The function of ATmega328p microcontroller as a microprocessor on instrument tool and control system. Microcontroller is non stand alone, it is should be connected with Bluetooth HC-05 module as a bluetooth sensor of microcontroller. In the other way, this system need to connect with a relay module as a on/off switch. Android smartphone is needed by user as a close device. Through sound command to Android smartphone, then Android smartphone is transmit a bluetooth signal to system of bluetooth module – microcontroller – relay module, so that system will cut off the electricity and lamp is can be switch on or off. According to constructed system, the lamp controller system is operate smoothly, but it is will be disruption in case smartphone is far away from Bluetooth HC-05 module operation range due to bluetooth connection will be loss automatically that is fifteen meters without barrier or eleven meters with barrier. The lamp controller system that utilized are Atmega328p as microcontroller and Android smartphone as a controller.
Keamanan Brankas Berbasis Fingerprint Haryawan, Agus; Nurhidayat, Taufik
Politeknosains Vol 23 No 1 (2024): Jurnal Politeknosains Volume 23 Nomor 1 - Maret 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Politeknik Pratama Mulia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Brankas adalah alat untuk menyimpan dokumen-dokumen penting, uang, atau barang-barang yang tidak boleh sembarangan orang dalam mengakses atau mengetahui. Untuk membatasi akses seseorang atau sistem keamanan brankas tersebut maka diperlukan adanya sistem keamanan yang sesuai perkembangan teknologi sekarang. Brankas dengan akses kunci manual atau kunci menggunakan kode angka keduanya masih dapat diakses pihak lain tanpa sepengetahuan pihak yang terkait, untuk mengatasi hal tersebut maka penulis merancang brankas dengan sistem keamanan menggunakan fingerprint atau sidik jari dengan sistem kendali menggunakan Arduino Nano ATmega328. Metode yang dikerjakan adalah membuat keamanan brankas berbasis fingerprint menggunakan sensor sidik jari 305 yang berfungsi merekam sidik jari atau memindai sidik jari. Komponen Arduino Nano ATmega 328 digunakan untuk mengendalikan mekanik secara terprogram, seperti mampu membuka solenoid, menyalakan lampu LED serta buzzer sebagai indikator. Hasil yang dicapai adalah Arduino Nano ATmega 328 mampu digunakan untuk mengendalikan perangkat solenoid pada pintu brankas melalui sensor Fingerprint 305 sebagai media inputannya. Sistem rekam sidik jari yang dilakukan langsung melalui brankas untuk hak akses hanya satu sidik jari. Sedangkan sistem rekam sidik jari melalui pc/komputer mampu merekam kurang lebih 100 sidik jari untuk hak akses pada brankas.
Otomatisasi Penyiraman Tanaman Berbasis Mikrokontroler Arduino Nurhidayat, Taufik; Haryawan, Agus
Politeknosains Vol 24 No 1 (2025): Jurnal Politeknosains Volume 24 Nomor 1 - Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Politeknik Pratama Mulia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini penyiraman tanaman secara tradisional dirasa kurang efisien karena memerlukan waktu yang lama. Tak hanya itu, penyiraman tanaman secara tradisional membutuhkan banyak tenaga. Hal ini menyebabkan pemilik tidak bisa meninggalkan tanaman dalam waktu yang lama, karena tanaman dapat kekurangan air. Atas dasar tersebut, alat ini ditujukan untuk membantu pengguna atau pemilik tanaman untuk menyiram tanaman tanpa harus disiram secara manual.Dengan menggunakan sensor kelembaban yang dikombinasikan dengan Arduino dan juga pompa air kita sudah dapat membuat suatu alat penyiram tanaman otomatis yang sederhana, hemat biaya pembuatan dan juga hemat daya, juga dapat membantu mempersingkat para pelaku usaha tanaman hias, kolektor tanaman dan para petani jika dapat dikembangkan agar menjadi lebih efisien.Pada proyek ini, telah dirancang sebuah alat penyiram tanaman otomatis dengan menggunakan sensor yl-69 dengan cara kerja sensor akan mendeteksi kadar kelembaban tanah pada suatu media/area kemudian sensor mengirim data ke Arduino dan Arduino akan memproses data tersebut kemudian data akan dikirim ke relay untuk menentukan apakah pompa harus hidup atau mati sesuai dengan data yang diterima, apabila kelembaban melebihi kadar yang ditentukan maka relay akan memerintahkan pompa untuk mati/hidup. Alat ini dapat bekerja di saat penghuni rumah tidak berada di rumah, sehingga tanaman akan tetap terawat.
Sensor Suhu dan Kelembaban untuk Green House Menggunakan Wemos D1 Mini dan Protokol MQTT Sudarno, Sudarno; Haryawan, Agus; Ginting, Taman
Politeknosains Vol 24 No 2 (2025): Jurnal Politeknosains Volume 24 Nomor 2 - September 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Politeknik Pratama Mulia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Greenhouse modern memerlukan sistem monitoring lingkungan yang mampu bekerja secara real-time serta mudah diintegrasikan dengan layanan berbasis cloud guna mendukung konsep pertanian presisi dan smart agriculture. Penelitian ini membahas perancangan dan implementasi sistem monitoring lingkungan berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler Wemos D1 Mini (ESP8266). Sistem ini dirancang untuk memantau parameter lingkungan utama yang berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman, yaitu suhu, kelembaban udara, dan kelembaban tanah.Pengiriman data dari perangkat IoT ke sistem backend dilakukan menggunakan protokol Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) yang memiliki karakteristik ringan, efisien dalam penggunaan bandwidth, serta sesuai untuk perangkat dengan sumber daya terbatas. Data sensor dikirimkan secara periodik melalui jaringan WiFi ke broker MQTT dengan interval publikasi setiap 2 detik. Arsitektur sistem menerapkan model komunikasi publish–subscribe, sehingga memungkinkan sistem untuk dikembangkan menjadi ekosistem multi-perangkat yang bersifat skalabel dan fleksibel.Metodologi penelitian meliputi perancangan perangkat keras, pengembangan firmware, konfigurasi komunikasi MQTT, serta pengujian sistem secara kontinu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengirimkan data telemetry sensor secara stabil dan berkelanjutan dengan latensi yang rendah. Selain itu, sistem mendukung fitur pemantauan status perangkat melalui mekanisme Last Will and Testament (LWT), yang memungkinkan pendeteksian otomatis ketika perangkat mengalami gangguan koneksi atau tidak aktif.Berdasarkan hasil penelitian, sistem monitoring greenhouse berbasis MQTT ini dinilai mampu mendukung kebutuhan monitoring lingkungan secara real-time dan dapat dijadikan sebagai modul dasar dalam pengembangan platform GreenCloud IoT untuk aplikasi smart agriculture. Sistem ini juga memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut dengan integrasi layanan cloud, analisis data, serta otomasi pengendalian lingkungan greenhouse.