Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Quarterlife Crisiss Pada Masa Dewasa Awal Ayqina Mafazania; Hanum Syifa Rafsanjani; Jasmine Mutiara Bintang; Juwita Putri Ananta
PUSTAKA: Jurnal Bahasa dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): April : Jurnal Bahasa dan Pendidikan
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/pustaka.v4i2.1231

Abstract

Quarter-life crisis is a real time that people experience in early adulthood, especially in their 20s and 30s. This crisis is characterized by challenges, fear, confusion and uncertainty about the direction of life and career that individuals face. This crisis often occurs in people who are searching for self-identity and starting a professional career. This study uses library research from various sources such as journals, books, articles and other sources of information found inĀ  documents. Information sources can be searched using search engines such as Google Scholar, Scopus and PubMed
Peran Idola K-POP Seventeen dalam Meningkatkan Self-Esteem dan Self-Forgiveness pada Mahasiswi Usia Dewasa Awal Ayqina Mafazania
Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol. 2 No. 06 (2024): Desember : Jurnal Pendidikan Berkarakter
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/pendekar.v2i06.604

Abstract

Kepercayaan diri merupakan faktor penting dalam pembentukan self-esteem (penghargaan diri) dan self-forgiveness (penerimaan diri). Sebagian besar mahasiswi pada usia dewasa awal tidak memiliki kepercayaan diri yang cukup dalam menghadapi aktivitas perkuliahan di dalam kelas maupun di luar kelas. Maka, self-esteem dan self-forgiveness mereka tidak terbentuk secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran idola K-Pop Seventeen dalam pembentukan self-esteem dan self-forgiveness pada mahasiswi usia dewasa awal. Metode penelitian ini adalah literature review atau kajian Pustaka dengan cara membaca dan menelaah berbagai jurnal, buku, dan berbagai naskah terbitan lainnya yang berkaitan dengan topik penelitian untuk menghasilkan sebuah tulisan yang berkenaan dengan suatu topik atau isu tertentu. Hasil penelitian bahwa konten pada kanal youtube milik Seventeen dapat meningkatkan kepercayaan diri dan mengurangi Tingkat depresi pada mahasiswi usia dewasa awal. Dengan kesimpulan bahwa Rasa Bahagia yang timbul setelah menonton konten milik Seventeen dapat meningkatkan kepercayaan diri seseorang, diikuti dengan perkembangan self-esteem dan self-forgiveness mahasiswi usia dewasa awal. Sehingga dapat mengurangi intensitas depresi dan perilaku self-harm. Bahkan dapat menghilangkan pemikiran terkait bunuh diri.
Peran Idola K-Pop Seventeen Dalam Meningkatkan Self-Esteem Dan Self-Forgiveness Pada Mahasiswi Usia Dewasa Ayqina Mafazania
Observasi : Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi Vol. 2 No. 1 (2024): February : Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/observasi.v2i1.104

Abstract

Confidence is an important element in the development of self-esteem and self-forgiveness. This study aims to reveal the role of K-pop idol Seventeen in the formation of self-esteem and self-forgiveness among young adult female students. This research method is a literature review or library study that involves reading and examining various journals, books, and various other published manuscripts related to the research topic in order to create an article on a particular topic or issue. Research shows that the content on Seventeen's YouTube channel can increase self-confidence and reduce levels of depression in young adult female students. We conclude that the feeling of well-being that occurs after viewing Seventeen's content can increase a person's self-confidence and subsequently foster self-esteem and self-forgiveness in young adult students. This reduces the intensity of depression and self-harm. Even suicidal thoughts can be removed.