Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Potensi Implementasi Telemedicine (Telekonsultasi, Telemonitoring, dan Telenutrisi) pada Penyakit Kronis Pasca Pandemi COVID-19 sebagai Upaya Resiliensi Bangsa Indonesia Prawestiningtyas, Eriko; Hamada, Muhammad; Aulia, Nur; Puspitasari, Diyah; Yusuf, Vincetius; Amar, Nasim
Jurnal Klinik dan Riset Kesehatan Vol 2 No 3 (2023): Edisi Juni
Publisher : RSUD Dr. Saiful Anwar Province of East Java

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/jk-risk.02.3.6

Abstract

Pendahuluan: COVID-19 telah berkembang menjadi pandemi dan menarik perhatian negara di penjuru dunia termasuk Indonesia. Adanya pembatasan mobilitas masyarakat berakibat pada berkurangnya akses pelayanan kesehatan bagi pasien non-COVID-19 dan mengakibatkan sebagian besar pasien dengan penyakit kronis enggan untuk melakukan perawatan. Pemberian layanan kesehatan perlu dipersiapkan dengan suatu strategi dimana transmisi COVID-19 dapat diminimalisir, namun layanan tetap dapat diberikan secara efektif, efisien, dan aman. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan menggunakan telemedicine yang mencakup telekonsultasi, telemonitoring, dan telenutrisi. Di Indonesia, regulasi penggunaan telemedicine sudah diatur dalam undang-undang. Tujuan: untuk mengetahui potensi implementasi dari telemedicine (telekonsultasi, telemonitoring, telenutrisi) pada penyakit kronis pasca pandemi COVID-19. Metode: studi literatur yang telah dilakukan dalam rentang waktu publikasi 10 tahun terakhir yaitu 2011-2021 serta didapatkan dari database “PUBMED”, “Science Direct”, dan “Cochrane” dengan menggunakan kata kunci “Teleconsultation”, “Telenutrition”, “Telemonitoring”, dan “Chronic disease”. Hasil dan Kesimpulan: Didapatkan 19 artikel yang valid dan reliabel berdasarkan kriteria inklusi menyatakan bahwa penggunaan telemedicine (telekonsultasi, telemonitoring dan telenutrisi) dapat meningkatkan kualitas hidup, memperbaiki outcome pasien serta menurunkan mortalitas dan morbiditas terutama pada pasien dengan penyakit kronis. Pasien juga merasa puas dan merekomendasikan penggunaan telemedicine dalam masa mendatang. Dibutuhkan studi lanjutan terkait penggunaan telemedicine pada pasien dengan penyakit kronis, terutama di masa pasca pandemi COVID-19.
Potensi Implementasi Telemedicine (Telekonsultasi, Telemonitoring, dan Telenutrisi) pada Penyakit Kronis Pasca Pandemi COVID-19 sebagai Upaya Resiliensi Bangsa Indonesia Yusuf, Vincetius; Prawestiningtyas, Eriko; Hamada, Muhammad; Aulia, Nur; Puspitasari, Diyah; Yusuf, Vincentius; Amar, Nasim
Jurnal Klinik dan Riset Kesehatan Vol 2 No 3 (2023): Edisi Juni
Publisher : RSUD Dr. Saiful Anwar Province of East Java

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/jk-risk.02.3.6

Abstract

Pendahuluan: COVID-19 telah berkembang menjadi pandemi dan menarik perhatian negara di penjuru dunia termasuk Indonesia. Adanya pembatasan mobilitas masyarakat berakibat pada berkurangnya akses pelayanan kesehatan bagi pasien non-COVID-19 dan mengakibatkan sebagian besar pasien dengan penyakit kronis enggan untuk melakukan perawatan. Pemberian layanan kesehatan perlu dipersiapkan dengan suatu strategi dimana transmisi COVID-19 dapat diminimalisir, namun layanan tetap dapat diberikan secara efektif, efisien, dan aman. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan menggunakan telemedicine yang mencakup telekonsultasi, telemonitoring, dan telenutrisi. Di Indonesia, regulasi penggunaan telemedicine sudah diatur dalam undang-undang. Tujuan: untuk mengetahui potensi implementasi dari telemedicine (telekonsultasi, telemonitoring, telenutrisi) pada penyakit kronis pasca pandemi COVID-19. Metode: studi literatur yang telah dilakukan dalam rentang waktu publikasi 10 tahun terakhir yaitu 2011-2021 serta didapatkan dari database “PUBMED”, “Science Direct”, dan “Cochrane” dengan menggunakan kata kunci “Teleconsultation”, “Telenutrition”, “Telemonitoring”, dan “Chronic disease”. Hasil dan Kesimpulan: Didapatkan 19 artikel yang valid dan reliabel berdasarkan kriteria inklusi menyatakan bahwa penggunaan telemedicine (telekonsultasi, telemonitoring dan telenutrisi) dapat meningkatkan kualitas hidup, memperbaiki outcome pasien serta menurunkan mortalitas dan morbiditas terutama pada pasien dengan penyakit kronis. Pasien juga merasa puas dan merekomendasikan penggunaan telemedicine dalam masa mendatang. Dibutuhkan studi lanjutan terkait penggunaan telemedicine pada pasien dengan penyakit kronis, terutama di masa pasca pandemi COVID-19.
THE EFFECT OF PROFITABILITY, CAPITAL STRUCTURE, AND ASSET GROWTH ON DIVIDEND POLICY (Case study on LQ45 companies listed on the IDX for the 2019-2024 period) Puspitasari, Diyah; Sunarto, Sunarto
Journal of Industrial Engineering & Management Research Vol. 7 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : AGUSPATI Research Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7777/jiemar.v7i1.689

Abstract

This study aims to examine the influence of Profitability, Capital Structure, and Growth on Dividend Policy. The data used in this study are secondary data taken from the issuer's financial statements listed on the IDX for the 2019-2024 period. The sample was used by 114 companies. The sample sampling technique uses the Purposive sampling method. This study uses multiple linear regression analysis with the SPSS program. The results of this study show that profitability does not have a significant effect on dividend policy, capital structure has a negative effect on dividend policy, and asset growth has a positive effect on dividend policy.