Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ablasi 3-Dimensi pada Pasien dengan Takikardia Right Ventricular Out-flow Track (RVOT) Origin: Pengalaman Pertama di RSUD Dr. Saiful Anwar Provinsi Jawa Timur Cik, Kahadi; Rizal, Ardian
Jurnal Klinik dan Riset Kesehatan Vol 3 No 3 (2024): Edisi Juni
Publisher : RSUD Dr. Saiful Anwar Province of East Java

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/jk-risk.03.3.9

Abstract

Latar Belakang: Premature ventricular complexes (PVCs) umum terjadi pada populasi. PVC dapat terjadi tanpa disertai dengan penyakit jantung struktural atau penyakit jantung lain. Umumnya PVC tidak menimbulkan gejala, namun pada pasien dengan PVC yang frekuen, dapat menimbulkan gejala seperti berdebar, pingsan, mudah lelah, atau bahkan sesak napas. Beberapa studi, mengatakan bahwa PVC memiliki risiko kardiovaskular dua kali lipat lebih tinggi, termasuk stroke, kematian, dan juga aritmia serta kardiomiopati. Obat-obatan dapat digunakan untuk menekan PVC, namun jika dengan obat tidak efektif, maka ablasi PVC dapat dilakukan untuk menghilangkan gejala atau mencegah terjadinya kardiomiopati akibat PVC. Ilustrasi Kasus: Wanita, 57 tahun dengan hipertensi dan menopause, sejak tahun 2017, sering mengeluh berdebar disertai sesak, pusing, dan terkadang hampir pingsan, baik saat istirahat maupun beraktivitas ringan. Dari hasil Holter monitoring, ditemukan frekuent PVC (39%) yang berasal dari RVOT. Dari echocardiography didapatkan penurunan fraksi ejeksi (EF 48%) tanpa didapatkan regional wall motion abnormalities (RWMA) sehingga dicurigai disebabkan oleh Tachycardia-Induced cardiomyopathies. Pasien kemudian dilakukan Electrophysiology Study (EP Study) dan kemudian dilanjutkan dengan Ablasi 3-Dimensi dengan RFA pada RVOT di RSUD Dr. Saiful Anwar Provinsi Jawa Timur (RSSA), yang merupakan tindakan ablasi 3-Dimensi pertama di RSSA Malang. Follow-up 1 tahun kemudian tidak menunjukkan kekambuhan dan berhasil meningkatkan kualitas hidup pasien Diskusi: Berdasarkan guideline, Catheter ablation direkomendasi kelas I untuk pasien dengan gejala, pada outflow tract ventricular arrhythmias jika penggunaan obat tidak efektif, tidak dapat ditoleransi, atau pilihan pasien. Kesimpulan: Ablasi 3-Dimensi pada pasien dengan takikardia RVOT-Origin, berhasil menghilangkan PVC dan tidak mengalami rekurensi dalam 1 tahun evaluasi.
Ablasi 3-Dimensi pada Pasien dengan Takikardia Right Ventricular Out-flow Track (RVOT) Origin: Pengalaman Pertama di RSUD Dr. Saiful Anwar Provinsi Jawa Timur Cik, Kahadi; Rizal, Ardian
Jurnal Klinik dan Riset Kesehatan Vol 3 No 3 (2024): Edisi Juni
Publisher : RSUD Dr. Saiful Anwar Province of East Java

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/jk-risk.03.3.9

Abstract

Background: Premature ventricular complexes (PVCs) occur commonly in general population. It can occur in patient without structural heart disease as well as those with any form of cardiac disease. Commonly PVCs are asymptomatic, but in patients with frequent PVCs causing palpitations, syncope or dizziness, easily to fatigue, or shortness of breath. PVCs has been connected with a more than two-fold higher risk of cardiovascular events including stroke, mortality and also associated with arrhythmias or cardiomyopathy. Medications can be used to suppress PVCs but when drug therapy is ineffective, PVC ablation is reasonable to eliminate symptoms and treat or prevent PVC-induced cardiomyopathy. Case Presentation: A hypertension and menopause, 57-year-old woman, frequently complained about palpitation with shortness of breath, dizziness and sometimes near syncope since 2017, occurring both at rest and with mild activities. After serial examinations, found Frequent PVC (39%) with RVOT-Origin and reduced ejection fraction (EF 48%), then conclude with Suspect Tachycardia Induced cardiomyopathies. She performs cardiac electrophysiological study and continue with 3-Dimentional Ablation with Radiofrequency (RFA) at RVOT in Saiful Anwar Hospital, that is The First 3-Dimension Ablation in East Java. 1 year follow up shows no recurrency and successful to improve quality of life of the patient Discussion: According to guideline, catheter ablation is class I recommendation for patients with symptomatic outflow tract ventricular arrhythmias if medications are ineffective, not tolerated, or patient’s choose Conclusion: Three-Dimensional Ablation at patient with Right Ventricular Outflow Track Tachycardia, can successfully eliminate PVCs with no recurrency in 1 year follow-up.