Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Perempuan Dalam Upaya Deteksi Dini Kanker Serviks: Empowering Women in Early Detection of Cervical Cancer Leky, Ardian S.; Sry Yunita; Zhafarina Nastiti Jundillah; Nurul Baiti Jannati; Ruwanto; Linda Laila; Ni Luh Dewi Yuliani; Nurramadhani; Yuniar Wardani; Ichtiarini Nurullita Santri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kanker serviks merupakan salah satu penyakit yang memiliki dampak serius terhadap kesehatan perempuan di seluruh dunia. Meskipun demikian, kanker serviks dapat dideteksi secara dini melalui berbagai metode pemeriksaan seperti tes Pap smear dan tes HPV. Namun, pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini kanker serviks masih rendah, terutama di daerah-daerah pedesaan dan perkotaan dengan akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Oleh karena itu, pemberdayaan perempuan dalam hal peningkatan pengetahuan dan kesadaran mengenai kanker serviks serta pentingnya deteksi dini menjadi sangat penting. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemberdayaan perempuan dalam upaya deteksi dini kanker serviks melalui kegiatan penyuluhan. Kegiatan penyuluhan dilakukan terhadap Kelompok PKK Melati 3 dan Melati 4 Kelurahan Timbulharjo, dengan melibatkan 35 peserta. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan sikap peserta setelah mengikuti kegiatan penyuluhan. Pengetahuan yang baik meningkat dari 45,7% menjadi 85,7% sedangkan sikap yang positif mengingkat dari 68,6% menjadi 88,6%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan perempuan dalam upaya deteksi dini kanker serviks melalui kegiatan penyuluhan memiliki dampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan risiko kanker serviks, edukasi tentang tindakan pencegahan, serta mendorong perilaku sehat dan akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan reproduksi.   Abstract: Cervical cancer is a disease that has a serious impact on women's health throughout the world. However, cervical cancer can be detected early through various examination methods such as the Pap smear test and HPV test. However, public knowledge and awareness about the importance of early detection of cervical cancer is still low, especially in rural and urban areas with limited access to health services. Therefore, empowering women in terms of increasing knowledge and awareness about cervical cancer and the importance of early detection is very important. This activity aims to evaluate the effectiveness of women's empowerment in efforts to detect cervical cancer early through outreach activities. Extension activities were carried out for the Melati 3 and Melati 4 PKK Groups, Timbulharjo District, involving 35 participants. The results of the implementation of the activities showed that there was a significant increase in participants' knowledge and attitudes after participating in the extension activities. Good knowledge increased from 45.7% to 85.7% while positive attitudes increased from 68.6% to 88.6%. Thus, it can be concluded that empowering women in early detection of cervical cancer through outreach activities has a positive impact in increasing public awareness of the risk of cervical cancer, education about preventive measures, as well as encouraging healthy behavior and better access to reproductive health services.
Edukasi Aktivitas Fisik Pada Mahasiswa Dalam Mendukung Implementasi Kampus Sehat Trisnowati, Heni; Salsabila, Asa; Yuliani, Ni Luh Dewi; Nurramadhani; Salawah, Syahirah; Mait, Tesya Oktavia
Health Promotion and Community Engagement Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Health Promotion and Community Engagement Journal
Publisher : Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya aktivitas fisik pada mahasiswa merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit tidak menular dan menjaditantangan dalam implementasi Health Promoting University (HPU). Berdasarkan need assessment, sebagian besarmahasiswa menunjukkan tingkat aktivitas fisik yang masih rendah, sehingga diperlukan intervensi promosi kesehatan.Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi aktivitas fisik terhadap peningkatan pengetahuan mahasiswa sertamendeskripsikan perilaku aktivitas fisik sebagai bagian dari implementasi Kampus Sehat. Penelitian menggunakan desainquasi-experimental one-group pretest-posttest dengan melibatkan 82 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknikaccidental sampling. Intervensi dilaksanakan dalam satu sesi edukasi selama ±4 jam 45 menit yang meliputi pretest,penyampaian materi interaktif menggunakan poster dan video edukasi, diskusi, praktik aktivitas fisik, dan pos-test, yangdilaksanakan pada tiga kelas secara paralel. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner, sedangkan perilaku aktivitasfisik diukur menggunakan Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa rerata skor pengetahuan meningkat dari 8,63 ± 1,09 menjadi 10,21 ± 0,54, dengan selisihrerata sebesar 1,58 poin dan perbedaan yang bermakna secara statistik (p < 0,001). Sebagian besar mahasiswa melakukanaktivitas fisik ringan berupa berjalan kaki (68%), diikuti oleh bersepeda (22%) dan aktivitas fisik lainnya (10%), sedangkanpartisipasi dalam aktivitas fisik berintensitas berat masih relatif rendah. Edukasi aktivitas fisik efektif meningkatkanpengetahuan mahasiswa dan berpotensi mendukung implementasi Health Promoting University melalui penguatanliterasi kesehatan serta penciptaan lingkungan kampus yang mendukung gaya hidup aktif.