Welly Ferianti, Flesia
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH KURIKULUM MARDEKA BELAJAR TERHADAP MINAT SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA Dwi Saputri, Linda; Welly Ferianti, Flesia; Septiadi, Wahyu
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2024): VOL 4 NO 1
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v4i1.1852

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kurikulum mardeka belajar terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 7 SMP Setya Budi berjumlah  53 siswa dengan 2 kelas. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket. Data dianalisis menggunakan analisis regresi. Sebelum dilakukan uji regresi, maka dilakukan uji normalitas dan uji linearitas. hasil penelitian diperoleh bahwa kurikulum mardeka belajar memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat belajar siswa pada mata Pelajaran matematika.Kata Kunci: Kurikulum mardeka, Minat belajar.  Abstract: This research aims to determine the effect of the freedom to learn curriculum on students' interest in learning in mathematics. The method used is a quantitative method. The subjects in this research were 53 grade 7 students at Setya Budi Middle School in 2 classes. The techniques used to collect data are  questionnaires. Data were analyzed using regression analysis. Before the regression test is carried out, a normality test and linearity test are carried out. The research results showed that the freedom to learn curriculum had a significant influence on students' interest in learning in mathematics.Keywords: Freedom curriculum, interest in learning
PENGARUH KURIKULUM MARDEKA BELAJAR TERHADAP MINAT SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA Dwi Saputri, Linda; Welly Ferianti, Flesia; Septiadi, Wahyu
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): VOL 4 NO 1
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v4i1.1852

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kurikulum mardeka belajar terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 7 SMP Setya Budi berjumlah  53 siswa dengan 2 kelas. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket. Data dianalisis menggunakan analisis regresi. Sebelum dilakukan uji regresi, maka dilakukan uji normalitas dan uji linearitas. hasil penelitian diperoleh bahwa kurikulum mardeka belajar memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat belajar siswa pada mata Pelajaran matematika.Kata Kunci: Kurikulum mardeka, Minat belajar.  Abstract: This research aims to determine the effect of the freedom to learn curriculum on students' interest in learning in mathematics. The method used is a quantitative method. The subjects in this research were 53 grade 7 students at Setya Budi Middle School in 2 classes. The techniques used to collect data are  questionnaires. Data were analyzed using regression analysis. Before the regression test is carried out, a normality test and linearity test are carried out. The research results showed that the freedom to learn curriculum had a significant influence on students' interest in learning in mathematics.Keywords: Freedom curriculum, interest in learning
ETNOMATEMATIKA PADA KERAJINAN ANYAMAN TIKAR MASYARAKAT SUKU DAYAK KENINJAL Kristiani, Ica; Welly Ferianti, Flesia
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 15 No 1 (2026): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep etnomatematika yang terdapat pada kerajinan anyaman tikar masyarakat Suku Dayak Keninjal pada Desa Madya Raya, Kecamatan Sayan, Kabupaten Melawi. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif menggunakan metode etnografi. Subjek penelitian terdiri atas seorang pengrajin anyaman tikar dan  seseorang tetua istiadat yg memahami budaya menganyam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. hasil penelitian membagikan bahwa dalam proses pembuatan anyaman tikar terdapat aneka macam konsep matematika, mirip menghitung jumlah helai daun pandan, pengukuran berukuran tikar secara tradisional, pola berulang, simetri, dan  konsep geometri datar berupa persegi dan  sudut siku-siku. Konsep-konsep matematika tadi diterapkan secara alami serta intuitif tanpa menggunakan alat ukur modern, dan  diwariskan secara turun-temurun. Temuan ini membagikan bahwa kerajinan anyaman tikar memiliki potensi menjadi sumber belajar matematika yang kontekstual dan  berbasis budaya lokal.
Kajian Etnomatematika Pada Tenun Ikat Motif Tengkawang Desa Tumbak Raya Suku Dayak Keninjal Anjeli, Meisy; Welly Ferianti, Flesia
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 15 No 1 (2026): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the ethnomathematical concepts found in the ikat weaving with the tengkawang motif created by the Dayak Keninjal community in Desa Tumbak Raya. This research used a qualitative approach with an ethnographic method to understand the cultural meanings and mathematical activities involved in the weaving process. The research subjects consisted of traditional weavers and community figures who understand the process of making the tengkawang motif and its philosophical meaning. Data were collected through direct observation, in-depth interviews, documentation, and literature studies. The results of the study show that the tengkawang motif, which is inspired by the fruit of the tengkawang tree, symbolizes fertility, prosperity, and community welfare. In addition to its cultural value, the tengkawang motif also contains several mathematical concepts such as geometric shapes (triangles), symmetry, and repeating patterns. Furthermore, mathematical activities are found in the weaving process, including counting the number of threads (counting), measuring the size of the fabric (measuring), and designing the motif patterns (designing). These findings indicate that the weaving practices carried out by the Dayak Keninjal community indirectly contain mathematical concepts that naturally develop within their cultural activities. Therefore, the ethnomathematical study of the tengkawang motif in ikat weaving can be used as a contextual culture-based mathematics learning resource while also supporting the preservation of local wisdom.