Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG TB PARU DENGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TB PARU DI RSUD BANGKINANG Mawaddah, Fadila; Erlinawat, Erlinawat; Eka Sudiarti, Putri
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v2i3.32900

Abstract

Penyakit tuberkulosis paru masih menjadi masalah kesehatan di seluruh dunia. Pada tahun 2021 TB paru menjadi penyakit menular paling mematikan pada urutan kedua setelah infeksi covid-19. Kepatuhan pasien dalam meminum obat TB paru sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pengobatan TB Paru, salah satu penyebab kegagalan dalam pengobatan pada pasien TB paru adalah pengetahuan. Pengetahuan yang kurang tentang penyakit dan kepatuhan minum obat menjadi faktor terjadinya drop out. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang TB paru dengan tingkat kepatuhan minum obat pada penderita TB paru di RSUD Bangkinang. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan Cross sectional dengan populasi 777 orang dan sampel 89 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple randon sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner yang dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini di dapatkan 40 responden (44,9%) yang memilki pengetahuan cukup. 43 responden (48,3%) memiliki kepatuhan minum obat rendah. Hasil dari uji chi square didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 sehingga dapat di simpulkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan tentang TB paru dengan kepatuhan minum obat di RSUD Bangkinang. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan edukasi tentang pentingnya kepatuhan meminum obat.
Penerapan Pemberian Massage Effleurage untuk Mengurangi Risiko Decubitus pada Pasien Ny. T dengan Stroke Infark di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Silpia, Dina; Nurman, Muhammad; Eka Sudiarti, Putri
World Health Digital Journal Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/wolgitj.v2i1.61

Abstract

Angka kasus stroke masih menjadi permasalahan kesehatan utama baik di negara maju maupun di Negara berkembang. Menurut World Health Organization (2022) secara global, lebih dari 12,2 juta. Pasien dengan stroke infark menyebabkan penderitanya mengalami keterbatasan mobilisasi dalam waktu yang cukup lama sehingga akan menyebabkan risiko terjadinya dekubitus meningkat. Salah satu tindakan yang dapat diberikan untuk mencegah hal tersebut adalah dengan penerapan massage effleurage dengan olive oil. Tujuan penelitian adalah untuk memberikan penerapan pemberian massage effleurage untuk mengurangi risiko decubitus melalui asuhan keperawatan pada Ny. T dengan stroke infark di RSUD Arifin Achmad pekanbaru. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 16 Juni-18 Juni tahun 2025. Pada saat pengkajian kelemahan anggota gerak sebelah kiri sejak 6 jam sebelum masuk rumah sakit, klien kulit kering, tampak kemerahan, kulit tegang atau kaku bagian punggung. Intervensi keperawatan yang diberikan yaitu memberikan massage efflurage selama 3 hari. Dari analisa kasus pada pasien didapatkan kulit lebih elastis dan kemerahan berkurang, aliran darah, menjadi lancar, punggung lebih rileks. Diharapkan kepada keluarga dapat meneruskan teknik massage effleurage dengan olive oil untuk mencegah decubitus pada pasien stroke hemoragik sehingga dapat mencegah terjadinya komplikasi-komplikasi terutama penyakit stroke.
HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL DI SMPN 5 TAMBANG Aisyah, Siti; Eka Sudiarti, Putri; Apriyanti, Fitri
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Volume 4, Nomor 2, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i2.56435

Abstract

Kekerasan seksual dalam arti yang lebih luas merupakan perilaku seksual yang tidak diinginkan, remaja sering kali rentan terhadap kekerasan, termasuk kekerasan seksual, karena kurangnya pemahaman tentang hak-hak mereka. Banyak kasus kekerasan seksual saat ini dianggap sebagai hal yang normal karena masih kurangnya pengetahuan dan kesadaran tentang kekerasan seksual, sehingga mengakibatkan rendahnya perilaku anak dalam melakukan pencegahan terhadap kekerasan seksual untuk dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan remaja dengan perilaku pencegahan kekerasan seksual yang dilakukan di SMPN 5 Tambang. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 104 siswa remaja putri SMP menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan Uji Chi-Square. Hasil analisa univariat diperoleh bahwa sebanyak 87 responden (83,7%) memiliki tingkat pengetahuan baik, dan sebanyak 57 responden (54,8%) memiliki perilaku pencegahan kekerasan seksual yang positif. Hasil Uji Chi-Square diperoleh p-value sebesar 0,042 menandakan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dan perilaku pencegahan. Diharapkan adanya program pendidikan di sekolah yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan remaja dalam melindungi diri mereka dari kekerasan seksual.